Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Masjid Al-Muttaqin Gading Permai Kota Pasuruan. Masjid Al-Muttaqin mengadakan kegiatan kajian Ahad pagi pada Ahad, 24 Mei 2026 usai salat subuh berjamaah. Kegiatan ini diikuti antusias oleh jamaah dengan rangkaian program menarik mulai dari kajian tafsir, salat Syuruq, sarapan bersama, hingga pembagian doorprize dan sayur berkah.
Kajian pagi tersebut membahas ringkasan Tafsir Ahkam yang dipandu oleh Ustaz Abdul Basith. Untuk mempermudah jamaah mengikuti pembahasan, setiap peserta mendapatkan satu buku ringkasan Tafsir Ahkam.
Dalam kajiannya, Ustaz Abdul Basith membahas persoalan hukum terkait denda dam haji yang dibayarkan tidak di Tanah Suci. Ia menjelaskan bahwa perbedaan pendapat dalam persoalan fikih merupakan hal yang wajar selama memiliki dasar dalil dan argumentasi yang kuat.
Menurut beliau, pembahasan dalam Tafsir Ahkam tersebut disusun berdasarkan kajian mendalam terhadap ayat-ayat hukum dan pandangan ulama. Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah lembaga dan pihak terkait telah menerima pendapat mengenai kebolehan penyembelihan dam haji dilakukan di luar Tanah Haram, termasuk di negara asal jamaah, selama memiliki dasar syariat yang jelas.
“Perbedaan pendapat selama memiliki dasar itu bisa diterima. Yang penting ada landasan ilmunya dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya di hadapan jamaah.
Selain memperdalam pemahaman agama, kegiatan Ahad pagi ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah antarjamaah. Setelah kajian selesai, jamaah melaksanakan salat Syuruq dan dilanjutkan dengan sarapan bersama yang telah disediakan oleh takmir Masjid dan disiapkan oleh ibu-ibu PCA Gadingrejo.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan adanya pembagian sayur berkah serta bazaar jajanan kuliner murah meriah yang disambut antusias warga. Jamaah yang hadir juga mendapatkan nomor undian berhadiah yang diundi setelah kajian berlangsung.
Beragam hadiah sederhana namun bermanfaat dibagikan kepada jamaah, mulai dari sabun cuci piring, gula, sabun cuci pakaian, hingga beras. Program ini menjadi daya tarik tersendiri sekaligus bentuk apresiasi kepada jamaah yang rutin menghadiri kegiatan kajian Ahad pagi di masjid tersebut.













