Dalam suasana peringatan Hari Raya Idul Adha 1447 H, Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MI Muhammadiyah) Kota Pasuruan yang berlokasi di Jalan KH. Wahid Hasyim IX/14 menyelenggarakan kegiatan penyembelihan hewan qurban pada Kamis, 11 Dzulhijjah 1447 H atau bertepatan dengan 28 Mei 2026 M. Kegiatan tersebut berlangsung dengan lancar, penuh kekhidmatan, serta diwarnai semangat kebersamaan antara guru, siswa, dan masyarakat sekitar.
Pada kegiatan tahun ini, MI Muhammadiyah Pasuruan melaksanakan penyembelihan sebanyak 5 ekor kambing yang kemudian didistribusikan kepada peserta didik serta masyarakat sekitar madrasah.
Kegiatan tersebut melibatkan para guru serta peserta didik MI Muhammadiyah sebagai bagian dari proses pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman. Suasana Idul Adha terasa semakin hidup ketika para siswa mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias, mulai dari penyaksian proses penyembelihan hingga pendistribusian daging qurban kepada masyarakat sekitar.
Kepala Madrasah, Drs. Ust. Slamet Suharto, menyampaikan bahwa kegiatan qurban bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sarana tarbiyah dan pembelajaran nyata bagi peserta didik dalam meneladani ketakwaan serta pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
Menurutnya, pendidikan qurban memiliki dimensi spiritual, moral, dan sosial yang sangat penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Melalui kegiatan ini, siswa diajak memahami makna keikhlasan, kepatuhan kepada Allah SWT, serta pentingnya menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama.
“Keteladanan Nabi Ibrahim AS mengajarkan tentang kepasrahan total kepada perintah Allah, sedangkan Nabi Ismail AS memberikan pelajaran tentang ketaatan, kesabaran, dan pengorbanan. Nilai-nilai inilah yang ingin kami tanamkan kepada peserta didik agar mereka tumbuh menjadi generasi yang beriman, peduli, dan memiliki semangat berbagi,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang mampu menyentuh sisi kemanusiaan dan spiritual peserta didik. Momentum Idul Adha, lanjutnya, menjadi media efektif untuk menanamkan nilai solidaritas sosial, kebersamaan, serta membangun kesadaran bahwa kebahagiaan sejati hadir ketika mampu memberi manfaat bagi orang lain.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Khusnul Khotimah, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada masyarakat, alumni, serta wali murid yang telah mempercayakan hewan qurbannya kepada MI Muhammadiyah.
“Alhamdulillah, berkat dukungan dan kepercayaan masyarakat, kegiatan penyembelihan dan pendistribusian hewan qurban dapat berlangsung dengan lancar dan sukses. Daging qurban kemudian ditasyarufkan kepada peserta didik serta masyarakat dan tetangga di sekitar madrasah,” tuturnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa keterlibatan guru dan siswa dalam kegiatan tersebut menambah semarak Hari Raya Idul Adha sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan madrasah.
Melalui kegiatan qurban ini, MI Muhammadiyah Pasuruan berharap dapat terus menanamkan pendidikan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Islam, sehingga peserta didik tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat.












