• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Slamet Suharto: Pengorbanan Sebagai Jalan Peradaban

PasMu Media oleh PasMu Media
45 detik yang lalu
in Kabar
0
Idul Adha bukan sekadar tentang kurban, tapi tentang keberanian menempatkan Allah di atas segala cinta dunia.(foto: pasmu.id)

Idul Adha bukan sekadar tentang kurban, tapi tentang keberanian menempatkan Allah di atas segala cinta dunia.(foto: pasmu.id)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 27 Mei 2026 – Pelaksanaan Sholat Idul Adha tahun ini berlangsung khidmat di atas sebidang tanah wakaf milik Bapak H. Sukarlan sekeluarga, yang berada di wilayah PCM Grati, Kabupaten Pasuruan. Tanah wakaf tersebut menjadi simbol nyata semangat pengorbanan dan kepedulian sosial dalam kehidupan umat. Bapak H. Sukarlan sendiri dikenal sebagai salah satu pengurus aktif di lingkungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Grati.

Dalam khutbah dan refleksi Idul Adha yang disampaikan oleh Drs. Slamet Suharto selaku Pimpinan Harian PDM Kota Pasuruan, menegaskan bahwa Idul Adha bukan sekadar ritual tahunan penyembelihan hewan qurban, tetapi momentum spiritual untuk meneguhkan kembali makna pengorbanan dalam kehidupan umat manusia.

Menurut beliau, Nabi Ibrahim AS telah memberikan teladan agung tentang keimanan yang tidak berhenti pada keyakinan konseptual, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata yang penuh keberanian moral, keikhlasan spiritual, dan kepasrahan total kepada Allah SWT.

Puncak keteladanan itu tergambar dalam peristiwa ketika Nabi Ibrahim AS diperintahkan menyembelih putranya, Nabi Ismail AS. Peristiwa monumental tersebut diabadikan Allah SWT dalam Al-Qur’an surat As-Saffat ayat 103:

Related Post

KH Abu Nasir Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Otentik untuk Membangun Peradaban Islam (foto: Izza/pasmu.id)

Abu Nasir: Umat Islam Butuh Kepemimpinan Otentik, Bukan Pemimpin Karbitan

27 Mei 2026
Idul Adha mengajarkan ketaatan, keikhlasan, dan kebahagiaan sejati melalui indahnya berbagi kepada sesama. (Foto: Suharsono/pasmu.id)

Menjemput Kebahagiaan Melalui Keikhlasan Kurban, Catatan Idul Adha 1447 H di Wironini

27 Mei 2026

Khutbah Idul Adha di Masjid Al Kautsar Pasuruan Tekankan Pencarian Ketuhanan dan Nilai Sosial Qurban

27 Mei 2026

Khutbah Iduladha: Keteladanan Nabi Ibrahim Jadi Fondasi Ketakwaan dan Pendidikan Keluarga

27 Mei 2026

فَلَمَّا أَسْلَمَا وَتَلَّهُ لِلْجَبِينِ

Maka ketika keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipisnya untuk melaksanakan perintah Allah

Drs. Slamet Suharto menjelaskan bahwa ayat tersebut bukan sekadar kisah sejarah, tetapi simbol puncak kepasrahan spiritual seorang hamba kepada Tuhannya. Kata “falammā aslamā”* menunjukkan bahwa Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail telah mencapai derajat ketundukan total kepada kehendak Allah tanpa keraguan sedikit pun.

“Di sinilah pengorbanan berubah menjadi pelajaran abadi bahwa iman sejati menuntut keberanian menempatkan Allah di atas segala cinta duniawi,” ujarnya.

Beliau juga menekankan bahwa qurban memiliki dua dimensi penting, yaitu dimensi vertikal dan horizontal. Secara vertikal, qurban merupakan manifestasi tauhid dan bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT. Kata qurban sendiri berasal dari akar kata qoruba–yaqrabu–qurbanan yang berarti mendekat.

Sedangkan secara horizontal, qurban menghadirkan pesan sosial yang sangat mendalam. Spirit qurban harus melahirkan kepedulian terhadap sesama, memperkuat solidaritas sosial, dan menghadirkan keberpihakan kepada kaum lemah dan membutuhkan.

Hal tersebut sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS. Al-Hajj ayat 37:

لَن يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِن يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنْكُمْ

“Daging-daging dan darah hewan qurban itu tidak akan sampai kepada Allah, tetapi ketakwaan kalianlah yang sampai kepada-Nya.”

Dalam pandangan beliau, hakikat qurban bukan hanya menyembelih hewan, tetapi juga menyembelih sifat-sifat buruk dalam diri manusia, seperti keserakahan, keangkuhan, kebencian, dan ketamakan.

“Musuh terbesar manusia sesungguhnya bukan yang berada di luar dirinya, tetapi hawa nafsu dan sifat kebinatangan yang ada dalam jiwanya. Itulah yang harus disembelih dengan ketajaman iman dan kejernihan akal sehat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Drs. Slamet Suharto mengajak umat Islam menjadikan Idul Adha sebagai momentum membangun peradaban melalui amal nyata yang memberi manfaat luas bagi masyarakat. Menurutnya, pengorbanan di era modern dapat diwujudkan melalui dedikasi dalam pendidikan, pelayanan sosial, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi umat.

Beliau mengutip firman Allah SWT dalam QS. At-Taubah ayat 105:

“Dan katakanlah: Bekerjalah kalian, maka Allah akan melihat pekerjaan kalian, begitu pula Rasul-Nya dan orang-orang mukmin.”

وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ

Pelaksanaan Sholat Idul Adha di atas tanah wakaf keluarga H. Sukarlan tersebut menjadi contoh nyata bahwa semangat qurban tidak hanya diwujudkan dalam ibadah ritual, tetapi juga melalui pengorbanan harta dan tenaga demi kemaslahatan umat.

Dengan spirit Idul Adha, umat Islam diharapkan terus memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat beramal demi terwujudnya masyarakat yang berkemajuan, berkeadaban, dan diridhai Allah SWT.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: idul adhakurban
ShareTweetShare
PasMu Media

PasMu Media

Related Posts

KH Abu Nasir Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Otentik untuk Membangun Peradaban Islam (foto: Izza/pasmu.id)
Kabar

Abu Nasir: Umat Islam Butuh Kepemimpinan Otentik, Bukan Pemimpin Karbitan

oleh Izzaudin Nuskha Khalifah
27 Mei 2026
Idul Adha mengajarkan ketaatan, keikhlasan, dan kebahagiaan sejati melalui indahnya berbagi kepada sesama. (Foto: Suharsono/pasmu.id)
Kabar

Menjemput Kebahagiaan Melalui Keikhlasan Kurban, Catatan Idul Adha 1447 H di Wironini

oleh Suharsono
27 Mei 2026
Khutbah Idul Adha menekankan akal sehat, ketauhidan, kepedulian sosial, dan keteladanan keluarga Nabi Ibrahim AS (Foto: Firnas/pasmu.id
Kabar

Khutbah Idul Adha di Masjid Al Kautsar Pasuruan Tekankan Pencarian Ketuhanan dan Nilai Sosial Qurban

oleh Firnas Muttaqin
27 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
MI Muhammadiyah Kunjungan ke P3GI

Museum Gula yang Baru Diresmikan Diserbu Siswa MI Muhammadiyah, Ada Praktik Tanam Tebu

19 Mei 2026
Idul Adha bukan sekadar tentang kurban, tapi tentang keberanian menempatkan Allah di atas segala cinta dunia.(foto: pasmu.id)

Slamet Suharto: Pengorbanan Sebagai Jalan Peradaban

27 Mei 2026
KH Abu Nasir Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Otentik untuk Membangun Peradaban Islam (foto: Izza/pasmu.id)

Abu Nasir: Umat Islam Butuh Kepemimpinan Otentik, Bukan Pemimpin Karbitan

27 Mei 2026
Idul Adha mengajarkan ketaatan, keikhlasan, dan kebahagiaan sejati melalui indahnya berbagi kepada sesama. (Foto: Suharsono/pasmu.id)

Menjemput Kebahagiaan Melalui Keikhlasan Kurban, Catatan Idul Adha 1447 H di Wironini

27 Mei 2026
Khutbah Idul Adha menekankan akal sehat, ketauhidan, kepedulian sosial, dan keteladanan keluarga Nabi Ibrahim AS (Foto: Firnas/pasmu.id

Khutbah Idul Adha di Masjid Al Kautsar Pasuruan Tekankan Pencarian Ketuhanan dan Nilai Sosial Qurban

27 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan