Lazismu Bagikan Ratusan Porsi Bakso untuk Relawan di World Clean Up

PASURUAN 20 September 2025 - Semangat gotong royong dalam rangka World Clean Up Day (WCD) 2025 di kawasan pelabuhan Kota ...

wildan

Menuju Musycab 3 IMM Pasuruan Raya, Bergerak Matang atau Sekadar Rutinitas yang Terasa Selesai?

Musyawarah Cabang IMM Pasuruan Raya seharusnya menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi kolektif terhadap perjalanan satu periode kepemimpinan yang telah ...

foto: firnas/pasmu.id

Media Daerah Muhammadiyah Krisis SDM, Tapi Agus Wahyudi Bocorkan Jurus Rahasia Atasi Krisis Digital

Surabaya, 11 Oktober 2025 - Sebuah pernyataan mengejutkan datang dari Agus Wahyudi, Pemimpin Redaksi PWMU.co, dalam Pelatihan Manajemen Reputasi Digital ...

Wajibkah Kita Bermuhammadiyah di Tengah-Tengah Gempuran Kultus, Habib-Habiban, dan Feodalisme Pesantren?

Suatu sore, saya duduk di teras masjid sambil ngopi. Di depan saya, sekelompok anak muda sibuk debat soal siapa ustadz ...

Foto: Jogo Kota Pasuruan Aman/Wildan

Istighosah dan Doa Bersama “Jogo Kota Pasuruan Aman”: Sinergi Pemerintah, Ulama, dan Masyarakat Wujudkan Kota Kondusif

Pemerintah Kota Pasuruan sukses gelar istighosah dan doa bersama demi kondusifitas Pasuruan bersama ulama dan masyarakat.

Malam takbiran Idul Adha 1447 H menghadirkan gema Allahu Akbar yang menyatukan hati umat Islam dalam keikhlasan, pengorbanan, rasa syukur, serta harapan agar hidup senantiasa dipenuhi keberkahan dan ketakwaan kepada Allah SWT. (foto: Nashrul Mu'minin/pasmu.id)

Hari Raya Orang muslim melalui Takbir Idul Adha 1447 H/ 2026 M

Malam takbiran Idul Adha 1447 Hijriah akhirnya tiba. Sejak azan Magrib berkumandang pada Selasa petang, gema takbir mulai terdengar dari ...

SMA MUTU Pasuruan Unjuk Gigi di Edu Expo 2026: Strategi Kreatif Sambut Siswa Baru

Pasuruan, 25 Januari 2026 - Suasana Sandang Ayu Pasuruan Plaza mendadak riuh rendah sejak pagi hingga malam ini. Pusat perbelanjaan ...

AI yang Membuat IMF Puyeng: Ketika Claude Mythos Dinilai Mampu Mengguncang Sistem Keuangan Dunia Dunia teknologi kembali diguncang. Kali ini bukan karena kemampuan AI menulis artikel, membuat gambar, atau membantu pemrograman, melainkan karena munculnya model kecerdasan buatan yang dinilai memiliki kemampuan luar biasa dalam bidang keamanan siber. Model tersebut adalah Claude Mythos, yang dikembangkan oleh Anthropic. Kemampuannya bahkan membuat International Monetary Fund (IMF) mengeluarkan peringatan serius mengenai potensi ancaman terhadap stabilitas sistem keuangan global. Menurut Anthropic, Mythos dirancang untuk membantu menemukan kelemahan perangkat lunak sebelum dimanfaatkan oleh peretas. Dalam pengujian internal, model ini mampu menemukan ribuan celah keamanan pada berbagai sistem operasi dan peramban web utama di dunia. Namun, kemampuan tersebut juga berarti bahwa jika jatuh ke tangan yang salah, AI ini berpotensi digunakan untuk melakukan serangan siber berskala besar. AI yang Terlalu Pintar untuk Dilepas ke Publik Berbeda dengan chatbot AI pada umumnya, Claude Mythos tidak langsung dirilis secara luas. Anthropic justru membatasi akses hanya kepada sejumlah organisasi terpercaya melalui program Project Glasswing. Langkah tersebut diambil karena perusahaan menyadari kemampuan model ini dapat digunakan bukan hanya untuk memperbaiki sistem keamanan, tetapi juga mengeksploitasi kerentanannya. Di antara mitra awal yang mendapat akses terbatas adalah perusahaan teknologi dan lembaga besar seperti Amazon, Apple, Cisco, Nvidia, dan JPMorgan Chase. IMF: "Waktu Bukan Lagi Teman Kita" Kekhawatiran terbesar datang dari Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva. Dalam wawancara dengan CBS News, Georgieva mengatakan bahwa dunia belum memiliki kemampuan yang memadai untuk melindungi sistem moneter internasional dari ancaman siber yang diperkuat AI. Ia bahkan mengingatkan bahwa "time is not our friend" atau "waktu bukan lagi teman kita", menandakan bahwa perkembangan AI berlangsung jauh lebih cepat dibanding kesiapan sistem pertahanan global. Ancaman terhadap Perbankan Global IMF menilai serangan siber berbasis AI tidak hanya berpotensi mencuri data atau melumpuhkan server. Dalam skenario terburuk, serangan terhadap bank-bank besar dapat menyebabkan: 1. gangguan sistem pembayaran internasional, 2. kepanikan nasabah, 3. tekanan likuiditas, 4. gangguan transaksi lintas negara, 5. bahkan mengancam stabilitas lembaga keuangan yang dianggap "terlalu besar untuk gagal" (too big to fail). Inilah sebabnya isu keamanan AI kini tidak lagi dipandang sekadar masalah teknologi, melainkan telah menjadi isu stabilitas ekonomi global. Sampai Bank Sentral Turun Tangan Besarnya ancaman tersebut membuat pejabat tinggi Amerika Serikat menggelar pertemuan tertutup bersama para pemimpin bank-bank besar untuk membahas risiko Claude Mythos. Laporan CBS News menyebut Ketua Federal Reserve dan pejabat Departemen Keuangan AS bertemu dengan sejumlah CEO bank guna membahas kesiapan menghadapi ancaman AI generasi baru. Ironisnya, Model Ini Sempat Diretas Di tengah upaya pembatasan akses, Anthropic kemudian mengonfirmasi adanya dugaan akses tidak sah terhadap lingkungan vendor pihak ketiga yang berkaitan dengan Mythos. Perusahaan menyatakan investigasi dilakukan dan belum menemukan bukti bahwa sistem inti Anthropic ikut disusupi. Peristiwa tersebut justru memperkuat kekhawatiran bahwa model AI dengan kemampuan luar biasa pun tetap memiliki risiko kebocoran. Pelajaran bagi Dunia Kasus Claude Mythos menunjukkan bahwa perkembangan AI telah memasuki fase baru. Jika sebelumnya dunia khawatir AI menggantikan pekerjaan manusia, kini kekhawatiran bergeser ke kemungkinan AI digunakan sebagai senjata siber yang mampu mempercepat serangan terhadap infrastruktur vital. Bagi regulator seperti IMF, tantangannya bukan lagi sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi memastikan inovasi AI tidak berubah menjadi ancaman bagi sistem keuangan dunia. Claude Mythos pada akhirnya menjadi pengingat bahwa di era kecerdasan buatan, perlombaan bukan hanya soal menciptakan AI yang semakin pintar, melainkan juga membangun sistem keamanan yang mampu mengimbanginya. (Ilustrasi: AI)

AI yang Membuat IMF Puyeng: Ketika Claude Mythos Dinilai Mampu Mengguncang Sistem Keuangan Dunia

Dunia teknologi kembali diguncang. Kali ini bukan karena kemampuan AI menulis artikel, membuat gambar, atau membantu pemrograman, melainkan karena munculnya ...

Ustaz Abu Nasir Isi Kajian Ahad Pagi pada Peresmian Rehab Masjid Darul Arqom

Peresmian rehab Masjid Darul Arqom dirangkaikan dengan Kajian Ahad Pagi yang menghadirkan Ustaz Abu Nasir sebagai pemateri.

Lazismu Kota Pasuruan Jalankan Program “Peduli Guru Muhammadiyah” untuk 195 Pendidik

Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kota Pasuruan kembali menunjukkan kiprahnya dalam bidang sosial dan pendidikan dengan meluncurkan ...

TERBARU

Recommended

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.