• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
Pasmu
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Opini

Timnas Tembus Rekor Setelah Puluhan Tahun, Tapi Ada yang Masih Tidak Puas

Marjoko oleh Marjoko
14 menit yang lalu
in Opini
0
Kemenangan atas Thailand membuktikan mental Timnas. Herdman belum setahun menangani tim, pantas diberi waktu untuk membangun proses

Kemenangan atas Thailand membuktikan mental Timnas. Herdman belum setahun menangani tim, pantas diberi waktu untuk membangun proses

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Juara bukan hanya soal taktik. Kemenangan Timnas Indonesia atas Thailand adalah contoh bagaimana mental dan fighting spirit bisa menentukan hasil. Bagi saya, inilah bukti terkuat bahwa John Herdman berada di jalur yang benar.

Lihat saja jalannya turnamen. Saat melawan Bangladesh, Indonesia sempat tertinggal dan kebobolan di babak tambahan, tetapi masih sanggup mencetak dua gol hanya dalam satu menit. Jika itu bukan mental baja, apa lagi namanya? Pertanyaan apakah Indonesia punya fighting spirit yang konsisten setelah empat pertandingan kini terjawab.

Satu hal lain yang patut dipuji adalah ketepatan Herdman dalam melakukan pergantian pemain. Para pemain pengganti terbukti memberi kontribusi nyata. Karena itu, saya enggan menunjuk satu man of the match. Dari Audero, Bagot, hingga Joey Pelupessy yang sering tak terlihat tetapi penting, semuanya punya andil. Bahkan pemain yang tidak mencetak gol maupun yang hanya duduk di bangku cadangan adalah bagian dari kemenangan ini.

Meski begitu, euforia tidak boleh menutup mata. Finishing Indonesia masih buruk, dan terlalu banyak kesalahan individu serta salah umpan. Indonesia mendominasi di babak pertama, tetapi di babak kedua Thailand justru mengambil alih permainan. Padahal hampir seluruh pemain inti kita adalah pemain diaspora, jadi wajar bila publik menuntut lebih. Namun kita juga perlu realistis: peringkat Indonesia masih di atas 100, jauh dari kelas Brasil, Argentina, atau Jerman, sehingga kesalahan semacam ini masih mungkin terjadi.

Related Post

Spanyol hancurkan Kroasia 4-1, torehkan 40 laga tanpa kalah, kokohkan dinasti baru gemilang El Matador

40 Laga Tanpa Kekalahan, Spanyol Hancurkan Kroasia 4-1 — Armada Tak Terkalahkan De la Fuente Sedang Menulis Ulang Sejarah Sepak Bola

1 Oktober 2026
JBP juara Asia dan lolos ke World Championship 2026. Jangan berhenti di Pontianak, buktikan di Polandia

Jawara Baru Asia yang Siap Mendunia: Jangan Berhenti di Pontianak

15 September 2026

Teka-teki Sepakbola U-45 di Pinggir Jalan

2 September 2026

Ketika La Furia Roja Menolak Tumbang: Drama Spanyol vs Belgia Dahsyat

11 Juli 2026

Pemilihan formasi juga patut dikritisi. Pola empat bek terbukti tepat, sedangkan saat Herdman memakai tiga bek melawan Bangladesh, Indonesia justru kebobolan dua gol meski lawannya lemah. Semoga di Piala Asia nanti ia tetap berani bereksperimen dengan 4-4-2 atau 4-2-3-1, tetapi tidak kembali ke tiga bek.

Tantangan sesungguhnya ada di depan. Di Piala Asia bulan Januari, Indonesia satu grup dengan Jepang, Qatar, dan Thailand. Thailand masih bisa dikalahkan, tetapi Jepang dan Qatar tidak akan mudah. Uji coba melawan Yordania pada November harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Timnas butuh lebih banyak laga tandang untuk menambah jam terbang dan menguji mental di kandang lawan, hal yang sudah berulang kali disampaikan, termasuk kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

Sebagian orang sudah menuntut Herdman dipecat jika tidak juara. Tuntutan itu berlebihan. Ia belum genap setahun menangani tim ini, baru delapan sembilan bulan dan segelintir laga. Wajar jika ia masih mencari pakem. Bahkan setelah lebih dari tiga dekade menanti trofi senior sejak SEA Games 1991, Indonesia akhirnya mendapatkannya. Tidak adil membandingkan Herdman dengan pelatih yang sudah tiga sampai lima tahun menukangi sebuah tim.

Kesimpulannya jelas: proses ini layak dilanjutkan. Herdman pantas diberi waktu.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: indonesia vs thailandkemenanganpertandingansepak bola
ShareTweetShare
Marjoko

Marjoko

Seorang pecinta tulisan, pengulik desain grafis, and Good Daddy and Hubby in every universe.

Related Posts

Spanyol hancurkan Kroasia 4-1, torehkan 40 laga tanpa kalah, kokohkan dinasti baru gemilang El Matador
Opini

40 Laga Tanpa Kekalahan, Spanyol Hancurkan Kroasia 4-1 — Armada Tak Terkalahkan De la Fuente Sedang Menulis Ulang Sejarah Sepak Bola

oleh Akmal
1 Oktober 2026
JBP juara Asia dan lolos ke World Championship 2026. Jangan berhenti di Pontianak, buktikan di Polandia
Opini

Jawara Baru Asia yang Siap Mendunia: Jangan Berhenti di Pontianak

oleh Akmal
15 September 2026
Mereka membalik U-45 jadi umur empat puluh lima ke atas, karena pemuda sibuk, dan kebersamaan lebih berharga dari aturan. (foto: Nur Yasin/pasmu.id)
Opini

Teka-teki Sepakbola U-45 di Pinggir Jalan

oleh Nur Yasin
2 September 2026
Next Post
SD MuCES Bentuk Komite Baru, Perkuat Sinergi Sekolah dan Wali Murid Menuju Pendidikan Berkualitas

SD MuCES Bentuk Pengurus Komite Baru, Perkuat Sinergi Sekolah dan Wali Murid

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Kepala TK ABA 3 Juara 3 Lomba Administrasi Jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Pasuruan 2026

14 September 2026
Pelatihan Perawatan Jenazah di Masjid Al-Ukhuwah/Pasmu.id

Masjid Al-Ukhuwah Gelar Pelatihan Perawatan Jenazah, Diikuti Lebih dari 50 Peserta dari Berbagai Wilayah Pasuruan

14 September 2026
74 Siswa SD Al Kautsar Berlaga di Semifinal KSNR-8 Se-Indonesia di Surabaya

74 Siswa SD Al Kautsar Berlaga di Semifinal KSNR-8 Se-Indonesia di Surabaya

20 September 2026
Kontingen Tapak Suci Kota Pasuruan borong puluhan medali dan Juara Umum Remaja Madinah van Java 2.(foto: istimewa)

Kontingen Tapak Suci Kota Pasuruan Borong Puluhan Medali di Kejuaraan Pencak Silat Madinah van Java 2

21 September 2026
SD MuCES Bentuk Komite Baru, Perkuat Sinergi Sekolah dan Wali Murid Menuju Pendidikan Berkualitas

SD MuCES Bentuk Pengurus Komite Baru, Perkuat Sinergi Sekolah dan Wali Murid

6 Oktober 2026
Kemenangan atas Thailand membuktikan mental Timnas. Herdman belum setahun menangani tim, pantas diberi waktu untuk membangun proses

Timnas Tembus Rekor Setelah Puluhan Tahun, Tapi Ada yang Masih Tidak Puas

6 Oktober 2026

PCM Gadingrejo Kembangkan AUM Baru, Hadirkan Bimatiara Travel

6 Oktober 2026

PD IGABA Kota Pasuruan Ikuti TOF Tunas Athfal di ATC Purwosari

6 Oktober 2026
PasMu

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan