PASURUAN – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gadingrejo Kota Pasuruan terus mengembangkan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang ekonomi. Salah satunya melalui Bimatiara Travel, usaha jasa perjalanan yang diinisiasi Heru Pratikno bersama Ketua PCM Gadingrejo, Irwan Suhardiman.
Bimatiara Travel menempati kantor sekretariat Masjid Al Ikhlas Bukir yang sebelumnya jarang digunakan. Ruangan tersebut kemudian dimanfaatkan dan disulap menjadi kantor travel sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali aktivitas di lingkungan masjid.
Meski tergolong baru, Bimatiara Travel mulai membangun jaringan kerja sama. Salah satunya dengan Rosalia Express. Sejumlah aktivitas pengiriman dan drop paket dari Rosalia Express juga sudah terlihat berlangsung di kantor Bimatiara Travel.
Heru Pratikno mengatakan, Bimatiara Travel nantinya akan lebih fokus menggarap paket wisata religi, khususnya perjalanan ziarah Wali Lima. Hal tersebut melihat tingginya minat masyarakat Pasuruan terhadap wisata religi.
“Kami mungkin lebih menyasar ke paket wisata religi ziarah Wali Lima, karena melihat warga Pasuruan yang dinilai lebih memilih wisata religi dibanding wisata-wisata lain,” ujar Heru saat ditemui di kantor Bimatiara Travel, Kamis (1/10/2026).
Menurutnya, potensi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan arah pengembangan Bimatiara Travel ke depan.
Sementara itu, Ketua PCM Gadingrejo Irwan Suhardiman berharap keberadaan Bimatiara Travel nantinya dapat memperoleh dukungan dari AUM dan Amal Usaha Aisyiyah (AUA) di Kota Pasuruan. Salah satunya dengan menggunakan jasa Bimatiara Travel untuk berbagai kegiatan perjalanan.
“Untuk saat ini memang belum dilaunching secara resmi. Rencananya kami akan mengundang seluruh AUM AUA dan PDM Kota Pasuruan dalam launching nanti,” kata Irwan.
Ia berharap momentum launching tersebut tidak hanya menjadi ajang pengenalan Bimatiara Travel, tetapi juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai AUM dan AUA.
“Harapannya selain sebagai promosi terbuka, AUM AUA juga bisa menggunakan jasa kami ketika ingin mengadakan wisata, trip, atau study tour, terutama bagi pihak sekolah. Terlebih travel ini milik Muhammadiyah sendiri, ngapain pakai jasa travel yang lain kan kalau gitu,” ujarnya.
Selain berorientasi pada pengembangan usaha, keberadaan Bimatiara Travel di Masjid Al Ikhlas Bukir juga memiliki misi untuk menghidupkan kembali aktivitas masjid.
Irwan menjelaskan, Masjid Al Ikhlas Bukir selama ini masih terbilang sepi dari aktivitas dan jamaah. Karena itu, penempatan kantor travel di lingkungan masjid diharapkan dapat menjadi salah satu pemantik kegiatan baru.
Dengan adanya aktivitas Bimatiara Travel, lingkungan masjid diharapkan menjadi lebih ramai dan memiliki kegiatan ekonomi yang tetap berjalan berdampingan dengan fungsi utama masjid sebagai pusat ibadah dan aktivitas umat.
Ke depan, Bimatiara Travel tidak hanya diharapkan menjadi AUM baru milik PCM Gadingrejo, tetapi juga dapat berkembang sebagai layanan perjalanan yang mendukung kebutuhan warga Muhammadiyah sekaligus masyarakat Pasuruan, khususnya dalam wisata religi.












