• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

‘Haram’ Jadi Kader Mubah! PDM Pasuruan Tantang IMM Rebut Posisi Penting

Muslim Notonegoro oleh Muslim Notonegoro
6 bulan yang lalu
in Kabar
1
23
SHARES
54
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 12 Desember 2025 – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pasuruan memberikan “kuliah politik” kelas berat kepada para mahasiswa dalam pembukaan Darul Arqam Dasar (DAD) ke-8 PC IMM Pasuruan Raya. Ketua PDM, Ustaz Dr. H. Abu Nasir, M.Ag., tidak berbicara tentang normatif organisasi, melainkan membongkar rumus Kekuasaan dan Integritas.

Di hadapan peserta dan tamu undangan di Hall SMK Mutu, Abu Nasir menegaskan bahwa kader Muhammadiyah tidak boleh menjadi sosok pelengkap penderita. Ia memperkenalkan teori “Trilogi Pemberdayaan”: Eksistensi, Aktualisasi, dan Alokasi.

Rumus ‘Eksis Dulu, Baru Dapat Jatah’
Dengan gaya retorika yang tajam, Abu Nasir membongkar realitas pragmatis dalam berorganisasi. Menurutnya, kader yang tidak punya integritas tidak akan pernah mendapatkan “panggung” atau anggaran.

“Kalau Anda ingin berdaya, ingin punya integritas, maka satu: Eksistensi (keberadaan). Dua: Aktualisasi. Tiga: Alokasi. Anda menjadi orang yang berintegritas, selalu dicari, dan diminta untuk ada,” tegasnya.

Related Post

Bangga 2 anak panti asuhan menunjukkan gordon/ foto Suyatno pasmu.id

Lima Anak Panti Darul Arqom Lulus SMK MUTU, Siap Lanjut Kuliah dan Bekerja

23 Mei 2026
Rehab Masjid Darul Arqom menunjukkan hasil positif, jamaah kini lebih nyaman beribadah bersama/ foto Agus pasmu.id

Prosesnya Dilakukan Sangat Hati-Hati, Hasil Rehab Masjid Darul Arqom Mulai Terlihat

22 Mei 2026

Meneladani Keluarga Ibrahim: Kebenaran, Kesantunan Akhlak, dan Hakikat Ketaatan Iman

17 Mei 2026

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026

Ia menjelaskan logikanya sederhana: Jika kader mampu menunjukkan Eksistensi (hadir dan nyata) dan melakukan Aktualisasi (memberi kontribusi pemikiran/karya), maka otomatis ia akan mendapatkan Alokasi (tempat, jabatan, hingga anggaran).

“Kalau sudah aktualisasi diri, maka pastilah kita akan dapat alokasi. Kesempatan bicara, kesempatan melakukan ini, termasuk kesempatan mendapatkan anggaran,” imbuhnya.

Filosofi Fikih Organisasi: Jangan Jadi Kader ‘Makruh’
Pernyataan paling menohok muncul ketika Abu Nasir menggunakan terminologi fikih untuk menilai kualitas kader. Ia mewanti-wanti agar kader IMM tidak menjadi sosok yang kehadirannya bernilai Mubah (ada atau tidak ada, sama saja) atau bahkan Makruh (kehadirannya justru merusak suasana).

“Jangan jadi orang yang kehadirannya itu ‘mubah’. Orang yang kehadiran mubah itu podo karo (sama dengan) wong teko gak teko, gak ngaruh, blas,” sindirnya.

Ia menuntut kader IMM Pasuruan Raya untuk naik kelas menjadi sosok yang Sunnah (dibutuhkan) atau bahkan Wajib (harus ada, jika tidak ada maka sistem macet).

Kader Organik: Tuan Rumah di Amal Usaha Sendiri
Abu Nasir juga menekankan pentingnya “Kader Organik”—mereka yang lahir dan ditempa asli dari rahim perkaderan Muhammadiyah (IPM, IMM, Pemuda)—untuk memimpin Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Ia tidak ingin AUM dipimpin oleh orang luar yang tidak paham ideologi.

“Hampir semua AUM kita terutama pendidikan, itu dipimpin langsung oleh kader-kader kita yang berangkat dari perkaderan organik. Bukan orang-orang lain,” ujarnya bangga, menunjuk Kepala SMK Mutu sebagai contoh nyata.

Tantangan Jaket Merah: Siapa Berani S3?
Menutup orasi intelektualnya, Abu Nasir menantang para peserta DAD untuk tidak puas hanya dengan gelar sarjana. Ia memamerkan rekam jejak akademisnya sebagai pembuktian bahwa aktivis juga harus unggul secara otak.

“Saya punya jaket merah (almamater) ini tiga. S1, S2, S3… Saya tantang kalian siapa yang bisa meneruskan sampai S3?” tantangnya yang disambut tepuk tangan peserta.

Baginya, jaket merah almamater bukan sekadar kain, melainkan simbol perlawanan terhadap kebodohan dan bukti bahwa kader Muhammadiyah mampu menjadi pemimpin par excellence di masa depan.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: darul arqomIMMkader
Share9Tweet6Share2
Muslim Notonegoro

Muslim Notonegoro

Related Posts

Bangga 2 anak panti asuhan menunjukkan gordon/ foto Suyatno pasmu.id
Kabar

Lima Anak Panti Darul Arqom Lulus SMK MUTU, Siap Lanjut Kuliah dan Bekerja

oleh PasMu Media
23 Mei 2026
Rehab Masjid Darul Arqom menunjukkan hasil positif, jamaah kini lebih nyaman beribadah bersama/ foto Agus pasmu.id
Kabar

Prosesnya Dilakukan Sangat Hati-Hati, Hasil Rehab Masjid Darul Arqom Mulai Terlihat

oleh Agus Salim
22 Mei 2026
Meneladani Keluarga Ibrahim Ustadz Dr. Hasan Ubaidillah (PWM LPCRPM Jawa Timur)/Foto Firnas pasmu.id
Kabar

Meneladani Keluarga Ibrahim: Kebenaran, Kesantunan Akhlak, dan Hakikat Ketaatan Iman

oleh Firnas Muttaqin
17 Mei 2026
Next Post

PC IMM Pasuruan Raya: Kader IMM Harus Jadi 'Game Changer'

Comments 1

  1. Sri Endang PI says:
    6 bulan yang lalu

    Tantangan yg mencerahkan, semangat IMM smg jd penerus di persyarikatan.

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Istri shalihah bukan sekadar pendamping, melainkan benteng yang menggagalkan tipu daya setan. (Ilustrasi: shutterstock.com)

Istri Shalihah, Benteng Rumah Tangga dari Tipu Daya Setan

1 Juni 2026
1 Juni bukan sekadar sejarah; Pancasila adalah kompas persatuan yang menjaga Indonesia tetap utuh. (Ilustrasi: AI)

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

1 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026
Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan