• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Belajar ke Timur Tengah dan Afrika? Santri SPEAM Dapat Ilmu Langsung dari Ahlinya‎

PasMu Media oleh PasMu Media
7 bulan yang lalu
in Kabar
0
Speam

Foto Bersama

6
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Related Post

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

Muhammadiyah Kota Pasuruan Gelar Salat Idulfitri di Enam Titik, GOR Dipadati Ratusan Jamaah

20 Maret 2026

Santri Sekolah Pesantren Entrepreneur Al-Maun Muhammadiyah (SPEAM) Pasuruan mendapat kesempatan langka pada Kamis (14/8/2025). Salah satu mahasiswa asing yang kini menempuh studi di perguruan tinggi bergengsi Timur Tengah dan Afrika hadir langsung di pesantren untuk berbagi pengalaman, memberikan panduan, hingga memotivasi santri agar berani melanjutkan studi ke luar negeri.
‎
‎Ini merupakan program dari PPIDK TIMTENGKA Goes to School (Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia Kawasan Timur Tengah dan Afrika). Ini merupakan kesempatan emas karena terdapat 10 pesantren muhammadiyah di seluruh Indonesia yang terpilih untuk menjadi tempat sosialisasi dari tim PPIDK TimTengKa, salah satunya pesantren SPEAM kota pasuruan. Dari 19 Negara yang masuk di kawasan Timur Tengah dan Afrika ada 11 mahasiswa yang disebar di beberapa wilayah dalam program tersebut.
‎
‎Kunjungan ini dihadiri oleh Ilham Syaifuddin mahasiswa Al-Asmarya Libya. Ia hadir sebagai narasumber utama untuk memaparkan informasi seputar proses pendaftaran, persyaratan akademik, peluang beasiswa, dan gambaran kehidupan mahasiswa di Timur Tengah.
‎
‎Acara yang digelar di aula pesantren tersebut dimulai pukul 15.00 WIB dan disambut hangat oleh Pimpinan Pesantren SPEAM, Ustadz Rozzaqul Hasan. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas inisiatif tersebut.
‎
‎ “Kesempatan ini sangat berharga bagi santri. Mereka mendapatkan informasi langsung dari orang yang sudah berpengalaman, sehingga dapat mempersiapkan diri secara lebih matang,” ujarnya.
‎
‎
‎Ilham Syaifuddin mahasiswa asal Libya, menekankan bahwa santri Indonesia memiliki potensi besar untuk bisa berkuliah di luar negeri, sayangnya mereka tidak tahu jalur mana yang akan di ambil untuk kesana.
‎
‎“Banyak pelajar Indonesia yang merasa dirinya takut tidak diterima kuliah diluar negeri karena faktor akademik dan persyaratan yang sulit, sejatinya jika kita tahu jalurnya maka akan mudah” katanya.
‎
‎Ia menambahkan bahwa mereka juga dari kalangan dari nilai akademik yang di bawah rata-rata, namun jika tahu jalur pendaftaran nya makan akan lebih mudah,
‎
‎”saya sudah 10 kali lebih mendaftar di kuliah luar negeri, tapi saya tidak putus asa karena bertekad untuk bisa menimba ilmu langsung kepada para masyayikh, qadarullah akhirnya saya bisa berkuliah di Universitas Al-Asmarya Libya” Imbuhnya.
‎
‎Selama sesi sosialisasi, narasumber berbagi kisah perjalanan akademik mereka, termasuk tantangan menyesuaikan diri dengan budaya, cuaca, dan lingkungan baru. Mereka juga membagikan strategi belajar yang efektif serta tips mencari beasiswa penuh maupun parsial.
‎
‎Suasana menjadi semakin hidup saat narasumber menyampaikan beberapa fasilitas yang di dapatkan, mulai dari uang kuliah yang terjangkau, uang saku, culture shock adaptation yang menarik untuk di pelajari. salah seorang santri menanyakan terkait bahasa arab yang di pakai di lingkungan pesantren apa berbeda dengan yang di kawasan Timur Tengah dan afrika.
‎
‎”persiapan bahasa di pesantren tentu dapat mempermudah komunikasi, meskipun nantinya terdapat beberapa ucapan yang berbeda namun itu tidak menjadi masalah, apalagi yang sudah menguasai nahwu dan sharaf” jawabnya.
‎
‎beberapa sebaran mahasiswa PPIDK TIMTENGKA di beberapa negara, antara lain: Aljazair, Kuwait, Pakistan, Mesir, Maroko, Iran, Oman, Yordania, Libya, Sudan, Suriah, Tunisia, Yaman, Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, Qatar.
‎
‎Acara ditutup dengan penyerahan cendera mata dari pihak pesantren kepada para mahasiswa asing dan sesi foto bersama. Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal kerja sama pendidikan antara Pesantren SPEAM dan jaringan mahasiswa internasional, sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi santri untuk menimba ilmu di Timur Tengah.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: islammuhammadiyahSPEAMSpeam Kota Pasuruan
Share2Tweet2Share
PasMu Media

PasMu Media

Related Posts

Kabar

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

oleh Muslim Notonegoro
20 Maret 2026
Kabar

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

oleh Firnas Muttaqin
20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.
Kabar

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

oleh Marjoko
20 Maret 2026
Next Post

Meriah dan Penuh Keakraban, TK ABA 3 Pasuruan Gelar Lomba Agustusan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Berita Duka: Ustaz Saiful Hadi Wafat, PDM Kota Pasuruan Kehilangan Sosok Teladan Dakwah

20 Februari 2026
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 menjadi penegas presisi hisab KHGT sekaligus simbol kuat arah baru persatuan kalender umat Islam dunia.

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Validasi Astronomis KHGT dan Momentum Menuju Kesatuan Umat

3 Maret 2026
Menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan, Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan menyelenggarakan kajian i’tikaf di lima masjid yang tersebar di Kota Pasuruan.

Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan Gelar Rangkaian Kajian I’tikaf Ramadhan

6 Maret 2026
Menuju 2029, Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan resmi bersinergi kawal demokrasi bersih dan berintegritas.

Langkah Besar Menuju 2029: Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Teken MoU Strategis

3 Maret 2026

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026
Dosa adalah malware yang merusak sistem fitrah, dan Ramadhan adalah proses reset total atas virus-virus keburukan.

Khutbah Idul Fitri di Halaman Masjid Baiturrahman: Rekonstruksi Jiwa Menuju Fitrah Orisinal

20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan