• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Opini

Ustaz Ini Minta Transaksi Uang Haji di Kamar, Ada Apa Sebenarnya di Saudi?

Nur Yasin oleh Nur Yasin
9 bulan yang lalu
in Opini
0
30
SHARES
69
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Makkah, Arab Saudi – Jamaah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Al-Kautsar Kota Pasuruan menghadapi tantangan tak terduga terkait pembayaran dam atau hadyu saat menunaikan ibadah haji Tamattu di Makkah. Kejadian ini menyoroti pentingnya transparansi dan kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan, terutama dalam konteks ibadah haji yang melibatkan dana besar dan kepercayaan umat.

Awalnya, KBIHU Al-Kautsar telah merencanakan pembayaran dam sebesar 580 Real per orang melalui Bank Al Rajhi. Namun, setibanya di Makkah, bank tersebut mematok harga yang lebih tinggi, yaitu 720 Real. Kenaikan harga yang signifikan ini tentu saja menimbulkan kebingungan dan kekhawatiran di kalangan jamaah. Dengan jumlah 28 jamaah, selisih total yang harus ditanggung mencapai lebih dari 3.920 Real, sebuah angka yang tidak sedikit.

Menghadapi situasi ini, jamaah Al-Kautsar bersepakat untuk mencari solusi alternatif. Mereka memutuskan untuk meminta bantuan kepada Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Arab Saudi, yang sejak awal telah mematok harga dam yang lebih kompetitif, yakni 620 Real per orang. Keputusan ini menunjukkan langkah proaktif jamaah dalam mencari penyelesaian yang paling menguntungkan di tengah situasi yang mendesak.

Akhirnya, perwakilan dari PCIM Saudi Arabia, Ustaz Fazal, datang langsung ke hotel tempat jamaah menginap untuk membantu menyelesaikan urusan dam ini. Namun, ada satu hal yang menarik perhatian: Ustaz Fazal meminta agar transaksi pembayaran dam dilakukan di dalam kamar. Permintaan ini, yang mungkin terlihat tidak biasa, dijelaskan oleh Ustaz Fazal dengan tegas.

Related Post

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

Muhammadiyah Kota Pasuruan Gelar Salat Idulfitri di Enam Titik, GOR Dipadati Ratusan Jamaah

20 Maret 2026

“Urusan uang di Saudi, ketat, jarang terjadi transaksi uang offline yang terbuka, sudah sistem online untuk kontrol pemerintah,” jelas Ustaz Fazal. Pernyataan ini memberikan gambaran jelas mengenai kebijakan keuangan yang sangat ketat di Arab Saudi, di mana sebagian besar transaksi finansial sudah beralih ke sistem daring untuk meminimalisir praktik-praktik ilegal dan memastikan transparansi. Kebijakan ini, meskipun bertujuan baik, bisa jadi sedikit membingungkan bagi mereka yang belum terbiasa dengan sistem keuangan yang begitu terdigitalisasi.

Kejadian ini secara tidak langsung mengingatkan akan pentingnya manajemen keuangan yang serius dan akuntabel. Seperti yang pernah disampaikan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Dr. Hidayatullah, “jika ingin berkembang, maka mengelola keuangan harus sangat serius.” Ucapan ini sangat relevan dalam konteks penyelenggaraan ibadah haji, di mana kepercayaan jamaah adalah aset paling berharga.

Dokumentasi Pribadi: Foto bersama KBIHU Al Kautsar

Peristiwa yang dialami jamaah KBIHU Al-Kautsar ini menjadi hikmah ke-16 dalam perjalanan mereka, menyoroti tantangan yang mungkin timbul terkait pengelolaan dana haji di tanah suci. Ini bukan hanya tentang selisih harga, melainkan juga tentang pentingnya informasi yang akurat sejak awal, perencanaan keuangan yang matang, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan sistem keuangan lokal yang mungkin berbeda. Lebih dari itu, pengalaman ini menggarisbawahi perlunya transparansi penuh dalam setiap transaksi keuangan yang melibatkan dana jamaah, demi menjaga integritas dan kepercayaan.
Wallahu a’lam.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: hajiislammekkahmuhammadiyah
Share12Tweet8Share2
Nur Yasin

Nur Yasin

Related Posts

Kabar

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

oleh Muslim Notonegoro
20 Maret 2026
Kabar

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

oleh Firnas Muttaqin
20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.
Kabar

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

oleh Marjoko
20 Maret 2026
Next Post

Meluruskan Mitos Bulan Muharram: Menepis Anggapan Sial dalam Ajaran Islam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Berita Duka: Ustaz Saiful Hadi Wafat, PDM Kota Pasuruan Kehilangan Sosok Teladan Dakwah

20 Februari 2026
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 menjadi penegas presisi hisab KHGT sekaligus simbol kuat arah baru persatuan kalender umat Islam dunia.

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Validasi Astronomis KHGT dan Momentum Menuju Kesatuan Umat

3 Maret 2026
Menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan, Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan menyelenggarakan kajian i’tikaf di lima masjid yang tersebar di Kota Pasuruan.

Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan Gelar Rangkaian Kajian I’tikaf Ramadhan

6 Maret 2026
Menuju 2029, Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan resmi bersinergi kawal demokrasi bersih dan berintegritas.

Langkah Besar Menuju 2029: Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Teken MoU Strategis

3 Maret 2026

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026
Dosa adalah malware yang merusak sistem fitrah, dan Ramadhan adalah proses reset total atas virus-virus keburukan.

Khutbah Idul Fitri di Halaman Masjid Baiturrahman: Rekonstruksi Jiwa Menuju Fitrah Orisinal

20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan