• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Opini

Peremajaan Usia IPM: Kepentingan Organisasi atau Celah Kepentingan Luar?

Wildan Miftahul Ilmi oleh Wildan Miftahul Ilmi
4 bulan yang lalu
in Opini, Kabar
0
21
SHARES
48
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Wacana peremajaan batas usia Ikatan Pelajar Muhammadiyah dari 24 tahun menjadi 21 tahun menjelang Muktamar menjadi diskursus krusial bagi masa depan perkaderan Muhammadiyah.

Meski upaya mengembalikan IPM pada khitah sebagai organisasi pelajar patut diapresiasi, kebijakan ini tidak boleh dipandang sekadar sebagai penataan administratif semata, karena menyentuh aspek fundamental keberlanjutan sumber daya manusia di persyarikatan.

Sikap PW IPM Jawa Timur yang menekankan perlunya “jaminan” sebelum kebijakan ini disahkan merupakan posisi yang sangat strategis. Sejalan dengan hal tersebut, IPM Kota Pasuruan secara tegas menyatakan keberatan terhadap wacana peremajaan usia ini.

Penolakan tersebut didasari oleh realitas objektif di akar rumput, di mana kematangan kepemimpinan kader seringkali justru terbentuk pada rentang usia transisi. Tanpa adanya sistem integrasi yang jelas dengan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, kebijakan penurunan usia dikhawatirkan akan memicu fenomena “pensiun dini” bagi kader-kader potensial.

Related Post

Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026
MI Muhammadiyah Pasuruan gelar qurban Idul Adha untuk menanamkan kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi. (foto: Istimewa/pasmu.id)

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

29 Mei 2026

Masjid Al-Ukhuwah Himpun 6 Sapi dan 10 Kambing Qurban, Distribusikan Hampir 1.800 Kantong Daging

28 Mei 2026

Kuliah Belasan Juta, tapi Susah Dapat Kerja: Ada yang Salah dengan Kampus Kita?

27 Mei 2026

Menjaga Independensi dari Kepentingan Luar

Di tengah dinamisnya wacana ini, perlu kiranya kita bersikap mawas diri agar setiap regulasi yang lahir benar-benar murni demi kepentingan internal organisasi dan persyarikatan. Perlu dihindari adanya kebijakan yang hanya menguntungkan satu pihak atau justru memberi celah bagi masuknya pengaruh yang lain.

Jangan sampai peremajaan usia yang diputuskan tanpa kesiapan integrasi justru menjadi pintu masuk bagi kepentingan luar untuk mengisi ruang kosong pasca-IPM. Muktamar harus menjamin bahwa setiap perubahan aturan adalah upaya memperkuat benteng kaderisasi Muhammadiyah, bukan sebaliknya, melemahkan struktur internal yang berpotensi ditunggangi oleh kepentingan non-persyarikatan yang tidak selaras dengan paradigma kita.

Pimpinan Pusat (PP) IPM memikul tanggung jawab besar untuk memastikan Muktamar melahirkan keputusan yang utuh. Keadilan struktural harus ditegakkan, terutama mengingat terjadinya penundaan Muktamar yang secara tidak langsung telah merugikan masa aktif kader.

Keputusan Muktamar harus mampu menjawab: Bagaimana status integrasi kader usia 21 tahun saat memasuki IMM? Apakah ada rekognisi terhadap jenjang Taruna Melati Utama, ataukah proses panjang mereka akan dianggap terputus begitu saja?

Demi Kepentingan Jangka Panjang Persyarikatan

Persyarikatan membutuhkan aliran kader yang lancar (akselerasi), bukan proses yang terhambat oleh tembok birokrasi antar-Ortom. Pihak-pihak yang berwenang dalam merumuskan kebijakan ini harus menyadari bahwa mempermudah jalan bagi kader untuk melanjutkan pengabdian adalah kewajiban ideologis.

Kita tidak ingin melihat kader-kader terbaik kita berhenti berproses hanya karena merasa tidak memiliki wadah yang pasti setelah dari IPM.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: IPMIPM Kota Pasuruanislammuhammadiyah
Share8Tweet5Share1
Wildan Miftahul Ilmi

Wildan Miftahul Ilmi

Related Posts

Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)
Opini

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

oleh Dary Yumna Joesi
1 Juni 2026
MI Muhammadiyah Pasuruan gelar qurban Idul Adha untuk menanamkan kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi. (foto: Istimewa/pasmu.id)
Kabar

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

oleh PasMu Media
29 Mei 2026
Kabar

Masjid Al-Ukhuwah Himpun 6 Sapi dan 10 Kambing Qurban, Distribusikan Hampir 1.800 Kantong Daging

oleh Yogi Arfan
28 Mei 2026
Next Post

Pengajian Ahad Pagi: Menggali Makna Kedahsyatan Hari Akhir Melalui Tafsir Surah Al-Zalzalah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Istri shalihah bukan sekadar pendamping, melainkan benteng yang menggagalkan tipu daya setan. (Ilustrasi: shutterstock.com)

Istri Shalihah, Benteng Rumah Tangga dari Tipu Daya Setan

1 Juni 2026
1 Juni bukan sekadar sejarah; Pancasila adalah kompas persatuan yang menjaga Indonesia tetap utuh. (Ilustrasi: AI)

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

1 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026
Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan