Oleh: Ustadz Abdillah Ikbar (SPEAM Kota Pasuruan)
Lokasi: Masjid At-Taqwa Jagalan, Kota Pasuruan
Tanggal: Jum’at, 17 April 2026
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang senantiasa kita puji, kita mohon pertolongan-Nya, dan kita mohon ampunan-Nya. Kita berlindung kepada Allah dari keburukan diri kita dan dari keburukan amal perbuatan kita. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya.
Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul Allah. Ya Allah, limpahkanlah selawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabat beliau sekalian.
Wahai hamba-hamba Allah, aku berwasiat kepada diriku sendiri dan kepada kalian semua untuk senantiasa bertakwa, karena sungguh beruntung orang-orang yang bertakwa. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an:
“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” (QS. Ali Imran: 102).
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Marilah kita panjatkan puji syukur atas kehadiran Allah SWT yang telah memberikan nikmat yang tak terhitung jumlahnya. Bahkan seorang ahli matematika pun tidak akan sanggup menghitung nikmat Allah yang diberikan kepada kita. Maka, “Fabiayyi ala-i Rabbikuma tukadziban”, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
Selawat serta salam semoga selalu tercurah kepada baginda Nabi Muhammad SAW, yang telah membimbing umat manusia dari zaman kegelapan menuju zaman yang terang benderang dengan cahaya Islam.
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Tidak sedikit di antara kita yang merasa cemas atau takut ketika mendengar berita kematian. Kematian sering dianggap sebagai kejadian yang mengerikan, seolah-olah kehidupan ini tidak boleh berakhir. Padahal, semua orang tahu bahwa kematian adalah hal yang hak (pasti). Setiap makhluk yang bernyawa pasti akan mengakhiri kehidupannya. Allah SWT berfirman:
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.” (QS. Al-Ankabut: 57).
Tiga Bekal Utama Menuju Akhirat
Sebagai muslim yang taat, tentu banyak perkara yang harus dipersiapkan sebelum kita meniti jalan kembali ke hadirat Allah SWT. Dalam kesempatan ini, ada tiga hal pokok yang harus kita siapkan:
1. Menyiapkan Tabungan Amal Kebaikan Dalam Surah Al-Mulk ayat 1-2, Allah menegaskan bahwa Dialah yang menciptakan mati dan hidup untuk menguji siapa di antara manusia yang paling baik amalannya. Amalan yang baik adalah perbuatan yang dilakukan dengan niat ikhlas, istiqamah, dan maksimal. Baik itu dalam interaksi vertikal kepada Allah (Hablum minallah) maupun interaksi horizontal kepada sesama manusia (Hablum minannas).
2. Menyiapkan Amal Jariyah yang Terus Mengalir Islam mengenal konsep amal jariyah, yakni pahala yang tidak terputus meskipun raga telah terkubur. Rasulullah SAW bersabda:
“Jika seorang anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: Sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau doa anak yang saleh.” (HR. Muslim).
3. Berdoa Memohon Husnul Khatimah Indikator utama Husnul Khatimah (akhir yang baik) adalah ketika seorang hamba mampu mengucapkan kalimat “La ilaha illallah” di akhir hayatnya. Islam mengajarkan kebajikan, keimanan, dan akhlak mulia. Jika semua itu sudah dijalani dengan konsisten, maka kematian bukan lagi hal yang menakutkan, melainkan sebuah keniscayaan yang indah menuju rida Allah.
Khutbah Kedua & Doa Penutup
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Semoga dalam menjalani roda kehidupan ini, kita selalu berada dalam naungan, perlindungan, dan perkenanan Allah SWT. Mari kita tutup dengan berdoa kepada Allah:
Sholawat Ibrahimiyah:
Allahumma salli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad, kama sallayta ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim. Wa barik ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad, kama barakta ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim, fil ‘alamina innaka hamidun majid.
Doa Kebaikan Agama dan Dunia:
Ya Allah, perbaikilah agama kami yang merupakan penjaga urusan kami. Perbaikilah dunia kami yang menjadi tempat hidup kami. Dan perbaikilah akhirat kami yang menjadi tempat kembali kami. Jadikanlah hidup ini sebagai tambahan kebaikan bagi kami, dan jadikanlah kematian sebagai peristirahat bagi kami dari segala keburukan.
Doa untuk Palestina dan Umat Islam:
Allahummanshur ikhwananal muslimina fi Filistin. Ya Allah, tolonglah saudara-saudara kami umat Islam di Palestina dan di mana pun mereka berada.
Doa Sapu Jagat:
Rabbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhirati hasanah, waqina ‘adzabannar.
Penutup:
Subhana Rabbika Rabbil ‘izzati ‘amma yasifun, wa salamun ‘alal mursalin, walhamdulillahirabbil ‘alamin.











