• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Tanamkan Empati Sejak Dini, Siswa TK di Pasuruan Ajak Orang Tua Donasi untuk Lansia Dhuafa

Muslim Notonegoro oleh Muslim Notonegoro
9 bulan yang lalu
in Kabar
0
47
SHARES
109
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Puluhan siswa Kelompok Bermain dan Taman Kanak-Kanak (KB-TK) ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 6 Kota Pasuruan mempraktikkan pelajaran empati dengan cara yang tak biasa. Dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW, mereka berhasil menggalang dana untuk menyantuni 30 lansia dhuafa dalam sebuah acara bakti sosial bertajuk “Gerakan Praksis Al Ma’un” pada Kamis, (11/9/2025).

Inisiatif ini bukan sekadar kegiatan amal biasa. Pihak sekolah merancangnya sebagai metode penanaman karakter yang mendalam, di mana siswa menjadi subjek aktif dalam proses berbagi. Total donasi yang terkumpul dari wali murid mencapai Rp 3.465.000. Dana tersebut kemudian diwujudkan dalam bentuk 30 paket sembako senilai masing-masing Rp 100.000 untuk para lansia. Sementara itu, kelebihan dana sebesar Rp 465.000 diinfaqkan melalui Lazismu Kota Pasuruan.

Kepala Sekolah TK ABA 6 menyatakan bahwa proses ini sengaja dirancang untuk melampaui pengajaran teoritis di dalam kelas. Menurutnya, meneladani Nabi bukan hanya soal ritual ibadah, tetapi juga memanifestasikan kepedulian sosial secara nyata.

“Kami ingin anak-anak memahami makna Surat Al-Ma’un secara praksis. Mereka kami beri pemahaman tentang pentingnya menolong sesama, lalu mereka pulang dan menceritakannya kepada orang tua untuk ikut berdonasi,” ujarnya saat ditemui di lokasi. “Ini adalah pendidikan karakter yang sesungguhnya, di mana anak-anak belajar empati dan menjadi penggerak kebaikan di lingkungan terdekatnya, yaitu keluarga.”

Related Post

Cinta bisa tumbuh berbeda, tetapi pernikahan kokoh ketika dibangun di atas akidah yang sama. (ilustrasi: shutterstock.com

Cinta Beda Mazhab antara Muhammadiyah dan NU: Ketika Hati Bertemu, Haruskah Pernikahan Berpisah?

2 Juni 2026
MI Muhammadiyah Pasuruan gelar qurban Idul Adha untuk menanamkan kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi. (foto: Istimewa/pasmu.id)

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

29 Mei 2026

Masjid Al-Ukhuwah Himpun 6 Sapi dan 10 Kambing Qurban, Distribusikan Hampir 1.800 Kantong Daging

28 Mei 2026

Kuliah Belasan Juta, tapi Susah Dapat Kerja: Ada yang Salah dengan Kampus Kita?

27 Mei 2026

Metode ini sejalan dengan spirit pendidikan karakter yang dicanangkan pemerintah. Empati dan kepekaan sosial, yang menjadi salah satu pilar utama, tidak lagi diajarkan sebagai konsep abstrak, melainkan dipraktikkan langsung melalui aksi nyata yang melibatkan interaksi anak dan orang tua.

Acara yang berkolaborasi dengan Lazismu Kota Pasuruan ini dibuka dengan sesi dongeng oleh Kak Indah dari Surabaya. Melalui kisah keteladanan Nabi, anak-anak diajak untuk memahami pentingnya kepedulian terhadap kaum lemah. Antusiasme mereka memuncak saat menyerahkan langsung paket santunan kepada para lansia yang hadir.

Staf Lazismu Kota Pasuruan, M. Iqbal, mengapresiasi metode pendidikan tersebut. Ia menyebut inisiatif ini sebagai sinergi efektif untuk menumbuhkan jiwa filantropi sejak usia dini. “TK ABA 6 secara konsisten menunjukkan komitmennya. Program kemanusiaan seperti ini, bersama dengan qurban dan baksos Ramadhan, sudah menjadi agenda tahunan yang terstruktur,” kata Iqbal.

Gerakan ini, tidak akan berhenti di satu titik. Rencananya, kegiatan serupa akan diperluas jangkauannya dengan penyelenggaraan di dua lokasi berbeda, yakni di TK ABA 2 pada 19 September dan TK ABA 3 pada 26 September mendatang, demi menularkan semangat kepedulian yang lebih luas.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: LazisMumuhammadiyahPasuruan
Share19Tweet12Share3
Muslim Notonegoro

Muslim Notonegoro

Related Posts

Cinta bisa tumbuh berbeda, tetapi pernikahan kokoh ketika dibangun di atas akidah yang sama. (ilustrasi: shutterstock.com
Opini

Cinta Beda Mazhab antara Muhammadiyah dan NU: Ketika Hati Bertemu, Haruskah Pernikahan Berpisah?

oleh Nashrul Muminin
2 Juni 2026
MI Muhammadiyah Pasuruan gelar qurban Idul Adha untuk menanamkan kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi. (foto: Istimewa/pasmu.id)
Kabar

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

oleh PasMu Media
29 Mei 2026
Kabar

Masjid Al-Ukhuwah Himpun 6 Sapi dan 10 Kambing Qurban, Distribusikan Hampir 1.800 Kantong Daging

oleh Yogi Arfan
28 Mei 2026
Next Post

Rakyat Nepal Gulingkan Presidennya, Ternyata Ini Pemicunya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Cinta bisa tumbuh berbeda, tetapi pernikahan kokoh ketika dibangun di atas akidah yang sama. (ilustrasi: shutterstock.com

Cinta Beda Mazhab antara Muhammadiyah dan NU: Ketika Hati Bertemu, Haruskah Pernikahan Berpisah?

2 Juni 2026
Burung yang rajin berzikir pun bisa mati dengan suara kreek, bagaimana dengan kita (foto: Suharsono/pasmu.id)

Renungan Fajar: Ketika Burung Berzikir Mengajarkan Kita Tentang Kematian

2 Juni 2026
Istri shalihah bukan sekadar pendamping, melainkan benteng yang menggagalkan tipu daya setan. (Ilustrasi: shutterstock.com)

Istri Shalihah, Benteng Rumah Tangga dari Tipu Daya Setan

1 Juni 2026
1 Juni bukan sekadar sejarah; Pancasila adalah kompas persatuan yang menjaga Indonesia tetap utuh. (Ilustrasi: AI)

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

1 Juni 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan