• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Pemkot Pasuruan Gelar Pembinaan Ormas Bidang Keagamaan, Apresiasi Peran Muhammadiyah

Yogi Arfan oleh Yogi Arfan
9 bulan yang lalu
in Kabar
0
Foto: Pemkot Pasuruan

Foto: Pemkot Pasuruan

18
SHARES
42
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Sebanyak 75 peserta dari perwakilan berbagai amal usaha dan ortom Muhammadiyah Kota Pasuruan menghadiri kegiatan Pembinaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Bidang Keagamaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Pasuruan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol). Acara tersebut berlangsung di Aula Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pasuruan pada Kamis (28/8/2025).

Dalam kegiatan tersebut, terdapat empat topik utama yang disampaikan oleh PDM Kota Pasuruan, Wali Kota Pasuruan, Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan, dan DPRD Kota Pasuruan.

Materi pertama dibawakan oleh Ketua PDM Kota Pasuruan, Ustaz Abu Nasir, yang menekankan bahwa Muhammadiyah telah melangkah lebih jauh dari sekadar diskusi dan perdebatan mengenai ibadah. Saat ini, fokusnya adalah pada upaya membangun peradaban.

Selain itu, Ustaz Abu Nasir juga menekankan pentingnya sinergi yang terjalin antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU), yang ia gambarkan sebagai “dua sayap garuda”, yang semestinya bersatu dalam membangun persatuan serta kemandirian bangsa. Ia mengungkapkan bahwa di tingkat pusat, para pemimpin kedua organisasi ini telah menyetujui untuk menciptakan monumen persatuan, dan ia berharap inisiatif ini dapat direalisasikan hingga ke tingkat daerah.

Related Post

Cinta bisa tumbuh berbeda, tetapi pernikahan kokoh ketika dibangun di atas akidah yang sama. (ilustrasi: shutterstock.com

Cinta Beda Mazhab antara Muhammadiyah dan NU: Ketika Hati Bertemu, Haruskah Pernikahan Berpisah?

2 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

29 Mei 2026

Masjid Al-Ukhuwah Himpun 6 Sapi dan 10 Kambing Qurban, Distribusikan Hampir 1.800 Kantong Daging

28 Mei 2026

Di materi yang kedua disampaikan oleh Adi Wibowo, Wali Kota Pasuruan. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa kunci utama menjaga keutuhan bangsa adalah persatuan.

“Komitmen kita adalah berbangsa satu, bangsa Indonesia. Konsensus nasional sudah menegaskan, bangsa ini adalah bangsa besar. Jika kita tidak bersatu, maka yang terjadi adalah perpecahan,” ucapnya.

Lebih jauh, Adi Wibowo menekankan peran penting ormas keagamaan dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Ia menyebut bahwa pendidikan dan pembinaan SDM adalah investasi jangka panjang yang menentukan kemajuan suatu negara.

“Negara maju dapat dilihat dari kualitas SDM-nya. Ormas, khususnya yang berbasis keagamaan, punya peran strategis dalam mencetak generasi unggul,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung peran historis Muhammadiyah yang sudah ada bahkan sebelum lahirnya NKRI. Menurutnya, komitmen Muhammadiyah dalam mempersatukan bangsa menjadi aset berharga, baik bagi perserikatan maupun bagi negara.

“Secara historis, Muhammadiyah lebih tua dari NKRI. Satu hal yang penting adalah komitmen kita untuk mempersatukan nusantara. Seluruh anggota Muhammadiyah dari tingkat ranting hingga pusat menjadi aset berharga bagi perserikatan dan juga bangsa. Tidak heran, banyak hal yang bisa dipelajari pemerintah dari Muhammadiyah.”

Lalu di materi yang ketiga dan keempat, dibawakan oleh perwakilan dari Kejaksaan Negeri Pasuruan, Brigita Feby Florentina, dan DPRD Kota Pasuruan, Ismu Hardiyanto.

Brigita Feby Florentina menjelaskan peran kejaksaan dalam upaya pencegahan hukum. Ia menyoroti tiga isu utama yang marak terjadi di Kota Pasuruan.

Pertama, judi online yang disebutnya kian memprihatinkan.Kedua, ia mengingatkan bahaya peredaran narkotika dan obat-obatan keras di kalangan masyarakat. Kemudian yang ketiga, ia mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam menyebarkan berita hoaks dan ujaran kebencian.

Menurutnya, setiap orang perlu selektif terhadap sumber berita sebelum membagikannya, karena penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian dapat dikenai sanksi hukum sesuai UU ITE.

Sementara itu di materi yang terakhir, Ismu Hardiyanto, anggota DPRD Kota Pasuruan, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kontribusi Muhammadiyah dalam mempertahankan persatuan, toleransi, dan kemandirian bangsa. Ia mengangkat contoh konkret dari peran Muhammadiyah melalui Ambulan LazisMu. Ismu juga berbagi cerita mengenai pengalaman pribadinya ketika meminta bantuan ambulan untuk mengangkut jenazah dari Surabaya menuju Pasuruan, yang ia nilai sangat sigap dan responsif.

Selain membahas peran ormas, kegiatan pembinaan ini juga menyoroti tantangan zaman, salah satunya fenomena post-truth di media sosial yang berpotensi mengganggu persatuan. Melalui forum tersebut, Pemkot Pasuruan dan Bakesbangpol mengajak seluruh ormas untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan, memperkuat peran organisasi keagamaan, serta berkontribusi dalam menjaga persatuan, melindungi masyarakat, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: dakwahislammuhammadiyahPemerintah Kota Pasuruan
Share7Tweet5Share1
Yogi Arfan

Yogi Arfan

Kalau orang lain bisa, kenapa harus saya?

Related Posts

Cinta bisa tumbuh berbeda, tetapi pernikahan kokoh ketika dibangun di atas akidah yang sama. (ilustrasi: shutterstock.com
Opini

Cinta Beda Mazhab antara Muhammadiyah dan NU: Ketika Hati Bertemu, Haruskah Pernikahan Berpisah?

oleh Nashrul Muminin
2 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)
Opini

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

oleh Dary Yumna Joesi
1 Juni 2026
MI Muhammadiyah Pasuruan gelar qurban Idul Adha untuk menanamkan kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi. (foto: Istimewa/pasmu.id)
Kabar

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

oleh PasMu Media
29 Mei 2026
Next Post

Energi Kebaikan, Jalan Menuju Ketenangan: Refleksi dari Khutbah Jumat Ustadz Mustaqim Ismail

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Bahlil jadi lagu bank: pujian ironis yang bikin publik hafal rima, bukan kebijakan. (Ilustrasi: AI)

Lagu Viral Mas Bahlil Versi Nama nama Bank

3 Juni 2026
Iman adalah jangkar jiwa, saat sabar hilang, bahtera rumah tangga akan karam. (foto: Suharsono/pasmu.id)

Menjaga Nahkoda Iman di Tengah Badai Takdir

3 Juni 2026
Image IPM

Presiden Copot Kepala BGN: Harapan Baru Bagi Pelajar

3 Juni 2026
Cinta bisa tumbuh berbeda, tetapi pernikahan kokoh ketika dibangun di atas akidah yang sama. (ilustrasi: shutterstock.com

Cinta Beda Mazhab antara Muhammadiyah dan NU: Ketika Hati Bertemu, Haruskah Pernikahan Berpisah?

2 Juni 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan