Langkah Presiden mencopot Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) patut diapresiasi sebagai bentuk evaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Keputusan tersebut dinilai sebagai langkah yang tepat di tengah banyaknya persoalan yang muncul dalam pelaksanaan program MBG di berbagai daerah. Mulai dari kasus siswa keracunan, pengelolaan distribusi yang kurang baik, hingga kualitas konsumsi yang dikeluhkan para pelajar.
Sebagai organisasi pelajar, kami melihat bahwa program MBG sejatinya memiliki tujuan yang baik untuk mendukung kesehatan dan kebutuhan gizi peserta didik. Namun dalam pelaksanaannya, masih banyak hal yang perlu dibenahi agar program ini benar-benar memberi manfaat dan rasa aman bagi siswa.
Di lapangan, tidak sedikit siswa yang mengeluhkan kondisi makanan yang diberikan. Ada yang merasa makanan kurang layak konsumsi, kualitasnya kurang baik, hingga penyajian yang dinilai tidak sesuai standar kebersihan dan kesehatan. Bahkan di beberapa daerah sempat muncul kasus siswa mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut.
Keluhan-keluhan seperti ini tentu tidak boleh dianggap sepele, karena menyangkut kesehatan dan keselamatan peserta didik. Program yang seharusnya membantu pelajar justru jangan sampai menimbulkan keresahan baru di lingkungan sekolah.
Karena itu, pencopotan Kepala BGN harus menjadi momentum evaluasi besar-besaran terhadap tata kelola program MBG. Pemerintah perlu memastikan pengawasan distribusi makanan berjalan ketat, kualitas bahan makanan terjamin, serta adanya kontrol yang jelas terhadap pihak pengelola di lapangan.
Kami berharap ke depan program MBG dapat dijalankan lebih profesional, transparan, dan benar-benar memperhatikan kualitas konsumsi bagi siswa. Jangan sampai program yang memiliki niat baik justru kehilangan kepercayaan masyarakat akibat lemahnya pengawasan.
Semoga langkah evaluasi dan perbaikan ini dapat segera dirasakan hingga ke tingkat bawah, khususnya di Kota Pasuruan, agar pelaksanaan program MBG benar-benar berjalan baik, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh pelajar.













