• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Opini

IPM Kota Pasuruan Soroti Bullying: Ancaman Nyata Moralitas Pelajar dan Masa Depan Kota

Wildan Miftahul Ilmi oleh Wildan Miftahul Ilmi
1 bulan yang lalu
in Opini
0
Ketua PD IPM Kota Pasuruan

Ketua PD IPM Kota Pasuruan

6
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pelajar hari ini bukan sekadar peserta didik, melainkan cerminan wajah masa depan Kota Pasuruan. Di tangan merekalah arah peradaban lokal akan ditentukan apakah tumbuh menjadi generasi yang berintegritas, atau justru rapuh oleh krisis moral yang dibiarkan sejak dini.

Namun realitas di lapangan tidak selalu seideal harapan. Di tengah semangat belajar dan aktivitas sekolah, praktik bullying masih menjadi persoalan serius yang kerap dianggap sepele. Mulai dari ejekan verbal yang dianggap candaan, tekanan sosial, hingga ancaman yang mengarah pada kekerasan psikis semua itu masih dialami oleh banyak pelajar.

Lebih memprihatinkan lagi, kejadian bullying seringkali terjadi tanpa banyak yang tahu. Kalaupun ada yang mengetahui, tidak sedikit yang memilih diam dan berpura-pura tidak tahu. Sikap pembiaran ini justru memperpanjang umur perundungan dan membuat korban semakin terisolasi.

Sebagaimana disampaikan oleh Wildan, Ketua Umum PD IPM Kota Pasuruan:
“Praktik bullying akan merusak otak, baik pelaku maupun korban. Pada pelaku, akan muncul pola pikir dominasi dan ketidakpekaan. Sementara pada korban, akan tumbuh rasa ingin membalas dendam dengan cara yang sama ini termasuk salah satu bentuk kerusakan pola pikir. Korban juga akan mengalami tekanan mental, gangguan emosi, bahkan trauma jangka panjang.”

Related Post

Resmi Dilantik, Pengurus MUI di Empat Kecamatan Kota Pasuruan Siap Berkhidmat 2025-2030

25 April 2026

Peremajaan Usia IPM: Kepentingan Organisasi atau Celah Kepentingan Luar?

6 Februari 2026

Kolaborasi IPM dan Panti Asuhan Darul Arqom Sukses Gelar Turnamen Mobile Legends di Berkah Fest 2025

5 Januari 2026

PR IPM Se Kota Pasuruan Sukses Serentak Gelar Fortasi di Sekolahnya

20 Juli 2025

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa bullying bukan sekadar persoalan perilaku, tetapi juga ancaman serius terhadap kesehatan mental dan pembentukan karakter pelajar. Jika dibiarkan, ini akan melahirkan generasi yang kehilangan empati dan terjebak dalam lingkaran kekerasan yang terus berulang.

Dalam konteks ini, peran sekolah menjadi sangat krusial. Sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu, tetapi juga sebagai ruang aman bagi tumbuhnya karakter dan moralitas pelajar.

Sudah saatnya setiap satuan pendidikan di Kota Pasuruan memperkuat sistem pengawasan, menyediakan ruang aduan yang aman bagi korban, serta menghadirkan program edukasi anti-bullying yang berkelanjutan.

Di sisi lain, instansi terkait seperti Dinas Pendidikan Kota Pasuruan juga perlu mengambil langkah konkret dan sistematis. Tidak cukup hanya dengan imbauan, tetapi perlu kebijakan yang tegas, pendampingan psikologis bagi korban, serta pembinaan bagi pelaku agar tidak mengulangi tindakan yang sama. Kolaborasi antara sekolah, dinas, organisasi pelajar, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat.

Image : IPM Kota Pasuruan

IPM Kota Pasuruan sebagai organisasi pelajar memiliki posisi strategis dalam menggerakkan kesadaran kolektif ini. Melalui gerakan, edukasi, dan advokasi, IPM dapat menjadi garda depan dalam menumbuhkan budaya saling menghargai dan menolak segala bentuk perundungan.

Lebih dari itu, penting juga untuk membangun keberanian di kalangan pelajar agar tidak menjadi penonton pasif karena diam terhadap bullying sama saja dengan membiarkannya terus terjadi.

Kota Pasuruan membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral. Generasi yang mampu menjaga lisan, menghargai perbedaan, dan menciptakan lingkungan yang aman bagi semua.

Menjaga moralitas pelajar hari ini adalah investasi jangka panjang. Jika bullying terus dibiarkan baik oleh pelaku maupun oleh mereka yang memilih diam maka yang rusak bukan hanya individu, tetapi masa depan kota itu sendiri. Sebaliknya, jika ditangani dengan serius dan bersama-sama, Kota Pasuruan akan melahirkan generasi yang berakhlak, berdaya, dan siap membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: BullyingIPM Kota PasuruanKota PasuruanPelajar
Share2Tweet2Share
Wildan Miftahul Ilmi

Wildan Miftahul Ilmi

Related Posts

Kabar

Resmi Dilantik, Pengurus MUI di Empat Kecamatan Kota Pasuruan Siap Berkhidmat 2025-2030

oleh Firnas Muttaqin
25 April 2026
Opini

Peremajaan Usia IPM: Kepentingan Organisasi atau Celah Kepentingan Luar?

oleh Wildan Miftahul Ilmi
6 Februari 2026
Kabar

Kolaborasi IPM dan Panti Asuhan Darul Arqom Sukses Gelar Turnamen Mobile Legends di Berkah Fest 2025

oleh Yogi Arfan
5 Januari 2026
Next Post
Literasi sejati bukan sekadar membaca, melainkan memahami makna lalu berani mengubah kegelapan menjadi cahaya.

Habis Gelap Terbitlah Terang adalah Kutipan Ayat Al-Qur'an

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026
Mengungkap keterkaitan Islam, energi, dan frekuensi antara keyakinan spiritual serta perspektif ilmiah modern. (foto: ilustrasi/shutterstock.com)

Benarkah Zikir Mengubah Energi Tubuh? Rahasia Hubungan Islam, Frekuensi, dan Getaran yang Jarang Dibahas

31 Mei 2026
PSG Juara dengan drama adu finalti. (foto: Istimewa)

Dari Gol Cepat Havertz hingga Tangisan Adu Penalti: Final Liga Champions PSG vs Arsenal

31 Mei 2026
Profesionalisme pendidik dibangun melalui keteladanan, pengelolaan emosi, pembelajaran berkelanjutan, dan komunikasi sehat. (foto: Nurul Waridah/pasmu.id)

KURMA Edisi Mei 2026: Profesionalisme Aktor Pendidikan dalam Sikap, Peran, dan Keteladanan

30 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan