• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

SD Muhammadiyah Satu Solo dan Kemandirian Makan Bergizi: Sebuah Teladan yang Perlu Ditiru

Marjoko oleh Marjoko
7 bulan yang lalu
in Kabar
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Di tengah maraknya wacana pemerintah untuk menerapkan program makan bergizi gratis di sekolah-sekolah, langkah SD Muhammadiyah Satu Solo menolak program tersebut justru memunculkan diskusi menarik. Sekolah ini memilih untuk tetap mempertahankan sistem penyediaan makanan yang telah mereka jalankan sendiri selama lebih dari satu dekade. Bukan tanpa alasan, metode yang diterapkan terbukti aman, sehat, dan berkelanjutan, bahkan telah mendapatkan pengakuan nasional.

Selama 10 tahun terakhir, SD Muhammadiyah Satu mengelola dapur sehat yang higienis dan memenuhi standar operasional prosedur (SOP) yang ketat. Setiap hari, siswa dan siswi mendapatkan makanan bergizi yang dimasak langsung di lingkungan sekolah. Tidak hanya segar, tetapi juga terjamin kualitas dan kandungan gizinya. Dapur sehat milik sekolah ini bahkan sudah dua kali meraih predikat Kantin Sehat Nasional dari Kementerian Kesehatan. Penghargaan tersebut tentu bukan hasil kebetulan, melainkan buah dari komitmen panjang terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak didik.

Penolakan terhadap program makan bergizi gratis bukanlah bentuk perlawanan terhadap pemerintah, melainkan ekspresi dari kemandirian institusi pendidikan yang telah membangun sistem yang baik dan teruji. Kepala sekolah, para guru, dan orang tua murid meyakini bahwa sistem internal yang telah terbentuk mampu menjaga kualitas makanan dengan lebih efektif ketimbang sistem baru yang belum tentu sesuai dengan kondisi sekolah mereka. Bahkan, Wali Kota Solo, Respati Ardi, turut mendukung keputusan ini, dengan alasan bahwa setiap sekolah memiliki karakter dan kebutuhan berbeda dalam mengelola gizi siswa.

Program makan bergizi gratis dari pemerintah tentu memiliki niat baik, yaitu memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang layak tanpa terkendala ekonomi. Namun, kebijakan publik yang bersifat menyeluruh seharusnya juga memberi ruang fleksibilitas bagi lembaga pendidikan yang telah memiliki sistem mandiri yang terbukti efektif. Dalam konteks ini, SD Muhammadiyah Satu menunjukkan bahwa desentralisasi pengelolaan gizi sekolah bisa menjadi model keberhasilan.

Related Post

No Content Available

Daripada mengganti sistem yang sudah baik, pemerintah seharusnya belajar dari sekolah-sekolah seperti SD Muhammadiyah Satu. Evaluasi dan sinergi dapat menjadi langkah yang lebih bijak ketimbang pemaksaan program tunggal. Mungkin justru pendekatan SD Muhammadiyah Satu, dengan dapur sehat yang terintegrasi, tenaga ahli gizi, dan keterlibatan orang tua, bisa dijadikan model nasional untuk implementasi program makan bergizi yang berkelanjutan.

Kemandirian sekolah ini juga mencerminkan nilai-nilai pendidikan karakter yang sesungguhnya: disiplin, tanggung jawab, dan komitmen terhadap kualitas. Dalam situasi di mana banyak sekolah masih bergantung pada bantuan eksternal, SD Muhammadiyah Satu Solo membuktikan bahwa kemandirian bukan berarti menutup diri dari kerja sama, melainkan memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan anak.

Penolakan yang dilakukan SD Muhammadiyah Satu Solo bukan semata tindakan menolak kebijakan, melainkan sebuah pernyataan bahwa mereka sudah memiliki sistem yang baik dan siap menjadi inspirasi bagi sekolah lain. Pemerintah seharusnya meniru, bukan mengganti. Karena pada akhirnya, tujuan bersama kita tetap satu: memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan bahagia.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: gizimakananMBG
ShareTweetShare
Marjoko

Marjoko

Seorang pecinta tulisan, pengulik desain grafis, and Good Daddy and Hubby in every universe.

Related Posts

No Content Available
Next Post

Masjid Al-Ikhlas Bukir Resmi Direnovasi, Diharapkan jadi Pusat Dakwah dan Pemberdayaan Umat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Istri shalihah bukan sekadar pendamping, melainkan benteng yang menggagalkan tipu daya setan. (Ilustrasi: shutterstock.com)

Istri Shalihah, Benteng Rumah Tangga dari Tipu Daya Setan

1 Juni 2026
1 Juni bukan sekadar sejarah; Pancasila adalah kompas persatuan yang menjaga Indonesia tetap utuh. (Ilustrasi: AI)

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

1 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026
Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan