• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Masjid Al-Ikhlas Bukir Resmi Direnovasi, Diharapkan jadi Pusat Dakwah dan Pemberdayaan Umat

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
7 bulan yang lalu
in Kabar
0
21
SHARES
49
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Rangkaian acara doa dan sholawat bersama menandai peluncuran resmi (launching) renovasi Masjid Al-Ikhlas di Kelurahan Bukir, Kecamatan Gadingrejo, pada Rabu malam 22/10/2025. Acara yang dihadiri oleh perwakilan Kementerian Agama, ormas Islam, takmir masjid, dan masyarakat ini menekankan tujuan pembangunan bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pelaksana Renovasi, Suedi, menjelaskan bahwa Masjid Al-Ikhlas telah berdiri selama kurang lebih 45 tahun dan merupakan salah satu masjid tertua di kawasan tersebut. “Bangunannya sudah tua, untuk itu kami mohon doa dan restu dari seluruh jamaah agar proses renovasi dapat berjalan lancar,” ujarnya.

Makna Strategis Masjid di Era Modern

Perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pasuruan, Anang Abdul Malik, dalam pidatonya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan jamaah yang telah bersatu padu mewujudkan rencana renovasi ini.

Ia menegaskan bahwa masjid memiliki makna strategis yang jauh melampaui fungsi utamanya sebagai tempat shalat. “Masjid adalah tempat pusat dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat. Pembangunan masjid ini adalah amal jariyah yang pahalanya mengalir terus menerus,” katanya, mengutip sabda Rasulullah SAW.

Related Post

Cinta bisa tumbuh berbeda, tetapi pernikahan kokoh ketika dibangun di atas akidah yang sama. (ilustrasi: shutterstock.com

Cinta Beda Mazhab antara Muhammadiyah dan NU: Ketika Hati Bertemu, Haruskah Pernikahan Berpisah?

2 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

29 Mei 2026

Masjid Al-Ukhuwah Himpun 6 Sapi dan 10 Kambing Qurban, Distribusikan Hampir 1.800 Kantong Daging

28 Mei 2026

Lebih lanjut, ia berharap renovasi ini menjadi simbol semangat pembaharuan dan persaudaraan (ukhuwah). “Dari sini kita bangun komitmen bersama untuk memakmurkan umat. Masjid ini harus menjadi sentra pembinaan akidah, ibadah, akhlak, dan sosial,” pesannya.

Harapan: Jadi Penanda dan Tempat Istirahat bagi Musafir

Harapan serupa disampaikan oleh Bapak Arief Hernanto, selaku Lurah Bukir. Ia mengungkapkan bahwa lokasi Masjid Al-Ikhlas yang strategis di tepi jalan provinsi harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Awalnya saya tidak tahu ada masjid di sini. Saya berharap setelah renovasi, masjid ini menjadi penanda yang jelas dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya musafir yang melintas di jalur provinsi ini untuk beristirahat atau melaksanakan shalat,” ujar Arief.

Ia juga menginformasikan bahwa di wilayah Kelurahan Bukir terdapat sekitar lima masjid, dan Masjid Al-Ikhlas adalah yang paling terlihat dari jalan raya.

Seruan Ajakan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar

Dalam ceramah di acara ini, Dr Rasyidi, Kepala Kementerian Agama Kota Pasuruan mengingatkan kembali Al Quran surah Ali Imron 104 yang intinya menyeru kepada umat untuk saling mengajak dalam kebenaran dan kebaikan, serta mencegah dari kemungkaran. Kelompok yang menjalankan fungsi amar ma’ruf nahi munkar ini, menurut ayat tersebut, digolongkan sebagai orang-orang yang beruntung.

“Kita sepakat bahwa ayat ini turun sudah ribuan tahun yang lalu. Maka, ketika kita sampaikan di Indonesia, tentu ada role model-nya,” ujar pembicara, seraya meminta maaf jika terdapat kekeliruan dalam pemaparannya.

Dua tokoh yang diangkat sebagai contoh teladan tersebut adalah pendiri Muhammadiyah, Kiai Ahmad Dahlan, dan pendiri Nahdlatul Ulama (NU), Kiai Hasyim Asy’ari. Keduanya disebutkan memiliki hubungan persaudaraan dan sempat belajar dari guru yang sama, yakni Sayyid Kona Wali Bangkalan, serta sama-sama pernah menimba ilmu kepada Syaikh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi selama di Mekah.

“Kita cari persamaannya, jangan cari perbedaannya. Kalau kita cari perbedaan, tidak akan pernah ketemu,” tegasnya.

Meski memiliki akar ilmu yang sama, kedua tokoh tersebut kemudian mengembangkan segmen perjuangan yang berbeda. Kiai Ahmad Dahlan disebut lebih terpengaruh pemikiran modernis Muhammad Abduh dan Rashid Rida, sehingga fokus pada pendirian sekolah-sekolah formal. Sementara Kiai Hasyim Asy’ari lebih memilih untuk memperdalam ilmu hadits dan fikih, serta berkonsentrasi pada pengembangan pondok pesantren.

“Yang satu lebih memilih formalitas (sekolah), yang satu lebih memilih Pondok Pesantren. Walaupun tujuannya sama: sama-sama untuk mendidik dan memerdekakan bangsa Indonesia,” jelasnya.

Rasyidi berharap kehadiran Masjid Al-Ikhlas di Pasuruan dapat menjadi jembatan untuk mempersatukan umat dan mengedepankan kebersamaan. Dia mengajak semua pihak untuk tidak lagi mempertentangkan hal-hal kecil dan fokus pada kontribusi bersama untuk bangsa dan negara.

Melalui tausiyah ini Rasyidi memberi penekanan pada esensi perjuangan kedua organisasi Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah dan NU, yang meski berbeda pendekatan, memiliki tujuan mulia yang sama: mencerdaskan dan membebaskan bangsa melalui pendidikan.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan prosesi peresmian dan penandatanganan simbolis sebagai tanda dimulainya proyek renovasi Masjid Al-Ikhlas. Seluruh jamaah berdoa bersama agar pembangunan dapat berjalan lancar, tanpa hambatan, dan hasilnya dapat menjadi rumah peradaban yang mencerahkan serta memancarkan kebaikan bagi seluruh masyarakat.

Kegiatan ini juga turut memperingati Hari Santri Nasional, menyematkan pesan tentang peran penting para santri dan umat Islam dalam membangun negeri.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: dakwahislammasjidmuhammadiyah
Share8Tweet5Share1
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Cinta bisa tumbuh berbeda, tetapi pernikahan kokoh ketika dibangun di atas akidah yang sama. (ilustrasi: shutterstock.com
Opini

Cinta Beda Mazhab antara Muhammadiyah dan NU: Ketika Hati Bertemu, Haruskah Pernikahan Berpisah?

oleh Nashrul Muminin
2 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)
Opini

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

oleh Dary Yumna Joesi
1 Juni 2026
MI Muhammadiyah Pasuruan gelar qurban Idul Adha untuk menanamkan kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi. (foto: Istimewa/pasmu.id)
Kabar

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

oleh PasMu Media
29 Mei 2026
Next Post
Pengukuhan Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid dan Musala Muhammadiyah MT PPM, foto: istimewa

Staf Khusus Presiden dan PP Muhammadiyah Sinergi: Ekonomi Kerakyatan dan Masjid Berkemajuan Kunci Indonesia Berdaulat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Bahlil jadi lagu bank: pujian ironis yang bikin publik hafal rima, bukan kebijakan. (Ilustrasi: AI)

Lagu Viral Mas Bahlil Versi Nama nama Bank

3 Juni 2026
Iman adalah jangkar jiwa, saat sabar hilang, bahtera rumah tangga akan karam. (foto: Suharsono/pasmu.id)

Menjaga Nahkoda Iman di Tengah Badai Takdir

3 Juni 2026
Image IPM

Presiden Copot Kepala BGN: Harapan Baru Bagi Pelajar

3 Juni 2026
Cinta bisa tumbuh berbeda, tetapi pernikahan kokoh ketika dibangun di atas akidah yang sama. (ilustrasi: shutterstock.com

Cinta Beda Mazhab antara Muhammadiyah dan NU: Ketika Hati Bertemu, Haruskah Pernikahan Berpisah?

2 Juni 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan