• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Khutbah

Energi Kebaikan, Jalan Menuju Ketenangan: Refleksi dari Khutbah Jumat Ustadz Mustaqim Ismail

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
9 bulan yang lalu
in Khutbah
0
2
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern yang penuh ketidakpastian, pesan spiritual dari Ustadz Mustaqim Ismail di Masjid At-Taqwa, Jagalan, Kota Pasuruan, pada Jum’at, 29 Agustus 2025, terasa menenangkan. Dalam khutbahnya, Ustadz Mustaqim mengingatkan para jamaah tentang sebuah keyakinan fundamental yang seharusnya menjadi pegangan hidup, bahwa setiap perbuatan, baik maupun buruk, adalah energi yang tidak akan pernah hilang, melainkan akan kembali kepada pelakunya.

Gagasan ini berakar kuat pada ajaran Al-Qur’an, khususnya Surah Az-Zalzalah. Ayat 6 hingga 8 dari surah tersebut, yang dikutip dalam khutbah, menjadi landasan utama. Allah SWT berfirman bahwa di hari kiamat, manusia akan keluar dalam keadaan berkelompok untuk diperlihatkan balasan dari setiap perbuatannya.

“Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya,” demikian pesan tegas dari ayat-ayat tersebut.

Ustadz Mustaqim menganalogikan prinsip ini dengan teori energi: energi tidak pernah hilang, hanya berubah bentuk. Dengan demikian, jika seseorang menyebarkan energi positif melalui kebaikan, ia akan menerima kembali energi positif tersebut. Sebaliknya, energi negatif dari keburukan akan kembali pula kepada dirinya.

Related Post

Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026
MI Muhammadiyah Pasuruan gelar qurban Idul Adha untuk menanamkan kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi. (foto: Istimewa/pasmu.id)

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

29 Mei 2026

Masjid Al-Ukhuwah Himpun 6 Sapi dan 10 Kambing Qurban, Distribusikan Hampir 1.800 Kantong Daging

28 Mei 2026

Kuliah Belasan Juta, tapi Susah Dapat Kerja: Ada yang Salah dengan Kampus Kita?

27 Mei 2026

Pesan ini mendorong umat untuk tidak pernah ragu berbuat baik, karena setiap tetes kebaikan yang ditanam tidak akan pernah sia-sia. Masalahnya hanya pada waktu; ada yang balasan kebaikannya datang segera di dunia, namun banyak pula yang akan menunggu hingga hari akhirat, di mana balasan tersebut akan dilipatgandakan.

Lebih lanjut, Ustadz Mustaqim menyoroti amalan sedekah sebagai salah satu bentuk kebajikan yang paling nyata. Sedekah, menurutnya, bukan hanya sekadar amalan berbagi, tetapi juga sebuah perisai yang dapat mengurangi musibah dan mendatangkan keselamatan. Dengan bersedekah, seorang hamba juga akan mendapatkan pertolongan dari Allah, sejalan dengan janji-Nya bahwa Dia akan menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong sesamanya.

Poin penting lainnya yang disinggung adalah keikhlasan dalam bersedekah. Mengutip Surah Al-Baqarah, Ustadz Mustaqim menekankan bahwa sedekah yang paling sempurna adalah yang tidak diiringi dengan mengungkit-ungkit atau menyakiti perasaan si penerima. Bagi mereka yang melakukannya, Allah menjanjikan pahala yang besar, serta menghilangkan rasa cemas dan takut.

Khutbah ini menjadi pengingat yang kuat di tengah realitas sosial saat ini, di mana rasa cemas dan ketakutan sering membayangi masyarakat, entah itu karena masalah pribadi atau musibah yang melanda. Ustadz Mustaqim mengajak jamaah untuk menghadapi tantangan ini dengan memperbanyak kebajikan, khususnya melalui sedekah. Pesannya sederhana namun mendalam: dengan menabur kebaikan, kita tidak hanya menabung pahala di akhirat, tetapi juga membangun benteng ketenangan dan keselamatan bagi diri kita sendiri di dunia.

Singkatnya, khutbah Ustadz Mustaqim Ismail adalah sebuah seruan untuk kembali pada esensi ajaran agama: setiap perbuatan adalah investasi. Baik investasi kebaikan yang akan mendatangkan ketenangan dan keselamatan, maupun investasi keburukan yang akan membawa kegelisahan. Energi positif dari kebaikan yang kita sebarkan pada hakikatnya adalah jalan termudah untuk menghilangkan kecemasan, rasa takut, dan berbagai musibah yang ada.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: dakwahislammuhammadiyah
Share1Tweet1Share
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)
Opini

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

oleh Dary Yumna Joesi
1 Juni 2026
MI Muhammadiyah Pasuruan gelar qurban Idul Adha untuk menanamkan kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi. (foto: Istimewa/pasmu.id)
Kabar

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

oleh PasMu Media
29 Mei 2026
Kabar

Masjid Al-Ukhuwah Himpun 6 Sapi dan 10 Kambing Qurban, Distribusikan Hampir 1.800 Kantong Daging

oleh Yogi Arfan
28 Mei 2026
Next Post
Image: Made by AI Generator

Affan Kurniawan Mati Dilindas, bukan Terlindas!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Istri shalihah bukan sekadar pendamping, melainkan benteng yang menggagalkan tipu daya setan. (Ilustrasi: shutterstock.com)

Istri Shalihah, Benteng Rumah Tangga dari Tipu Daya Setan

1 Juni 2026
1 Juni bukan sekadar sejarah; Pancasila adalah kompas persatuan yang menjaga Indonesia tetap utuh. (Ilustrasi: AI)

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

1 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026
Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan