• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Khutbah

Energi Kebaikan, Jalan Menuju Ketenangan: Refleksi dari Khutbah Jumat Ustadz Mustaqim Ismail

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
7 bulan yang lalu
in Khutbah
0
1
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern yang penuh ketidakpastian, pesan spiritual dari Ustadz Mustaqim Ismail di Masjid At-Taqwa, Jagalan, Kota Pasuruan, pada Jum’at, 29 Agustus 2025, terasa menenangkan. Dalam khutbahnya, Ustadz Mustaqim mengingatkan para jamaah tentang sebuah keyakinan fundamental yang seharusnya menjadi pegangan hidup, bahwa setiap perbuatan, baik maupun buruk, adalah energi yang tidak akan pernah hilang, melainkan akan kembali kepada pelakunya.

Gagasan ini berakar kuat pada ajaran Al-Qur’an, khususnya Surah Az-Zalzalah. Ayat 6 hingga 8 dari surah tersebut, yang dikutip dalam khutbah, menjadi landasan utama. Allah SWT berfirman bahwa di hari kiamat, manusia akan keluar dalam keadaan berkelompok untuk diperlihatkan balasan dari setiap perbuatannya.

“Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya,” demikian pesan tegas dari ayat-ayat tersebut.

Ustadz Mustaqim menganalogikan prinsip ini dengan teori energi: energi tidak pernah hilang, hanya berubah bentuk. Dengan demikian, jika seseorang menyebarkan energi positif melalui kebaikan, ia akan menerima kembali energi positif tersebut. Sebaliknya, energi negatif dari keburukan akan kembali pula kepada dirinya.

Related Post

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

Muhammadiyah Kota Pasuruan Gelar Salat Idulfitri di Enam Titik, GOR Dipadati Ratusan Jamaah

20 Maret 2026

Pesan ini mendorong umat untuk tidak pernah ragu berbuat baik, karena setiap tetes kebaikan yang ditanam tidak akan pernah sia-sia. Masalahnya hanya pada waktu; ada yang balasan kebaikannya datang segera di dunia, namun banyak pula yang akan menunggu hingga hari akhirat, di mana balasan tersebut akan dilipatgandakan.

Lebih lanjut, Ustadz Mustaqim menyoroti amalan sedekah sebagai salah satu bentuk kebajikan yang paling nyata. Sedekah, menurutnya, bukan hanya sekadar amalan berbagi, tetapi juga sebuah perisai yang dapat mengurangi musibah dan mendatangkan keselamatan. Dengan bersedekah, seorang hamba juga akan mendapatkan pertolongan dari Allah, sejalan dengan janji-Nya bahwa Dia akan menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong sesamanya.

Poin penting lainnya yang disinggung adalah keikhlasan dalam bersedekah. Mengutip Surah Al-Baqarah, Ustadz Mustaqim menekankan bahwa sedekah yang paling sempurna adalah yang tidak diiringi dengan mengungkit-ungkit atau menyakiti perasaan si penerima. Bagi mereka yang melakukannya, Allah menjanjikan pahala yang besar, serta menghilangkan rasa cemas dan takut.

Khutbah ini menjadi pengingat yang kuat di tengah realitas sosial saat ini, di mana rasa cemas dan ketakutan sering membayangi masyarakat, entah itu karena masalah pribadi atau musibah yang melanda. Ustadz Mustaqim mengajak jamaah untuk menghadapi tantangan ini dengan memperbanyak kebajikan, khususnya melalui sedekah. Pesannya sederhana namun mendalam: dengan menabur kebaikan, kita tidak hanya menabung pahala di akhirat, tetapi juga membangun benteng ketenangan dan keselamatan bagi diri kita sendiri di dunia.

Singkatnya, khutbah Ustadz Mustaqim Ismail adalah sebuah seruan untuk kembali pada esensi ajaran agama: setiap perbuatan adalah investasi. Baik investasi kebaikan yang akan mendatangkan ketenangan dan keselamatan, maupun investasi keburukan yang akan membawa kegelisahan. Energi positif dari kebaikan yang kita sebarkan pada hakikatnya adalah jalan termudah untuk menghilangkan kecemasan, rasa takut, dan berbagai musibah yang ada.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: dakwahislammuhammadiyah
ShareTweetShare
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Kabar

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

oleh Muslim Notonegoro
20 Maret 2026
Kabar

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

oleh Firnas Muttaqin
20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.
Kabar

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

oleh Marjoko
20 Maret 2026
Next Post
Image: Made by AI Generator

Affan Kurniawan Mati Dilindas, bukan Terlindas!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Berita Duka: Ustaz Saiful Hadi Wafat, PDM Kota Pasuruan Kehilangan Sosok Teladan Dakwah

20 Februari 2026
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 menjadi penegas presisi hisab KHGT sekaligus simbol kuat arah baru persatuan kalender umat Islam dunia.

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Validasi Astronomis KHGT dan Momentum Menuju Kesatuan Umat

3 Maret 2026
Menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan, Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan menyelenggarakan kajian i’tikaf di lima masjid yang tersebar di Kota Pasuruan.

Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan Gelar Rangkaian Kajian I’tikaf Ramadhan

6 Maret 2026
Menuju 2029, Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan resmi bersinergi kawal demokrasi bersih dan berintegritas.

Langkah Besar Menuju 2029: Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Teken MoU Strategis

3 Maret 2026

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026
Dosa adalah malware yang merusak sistem fitrah, dan Ramadhan adalah proses reset total atas virus-virus keburukan.

Khutbah Idul Fitri di Halaman Masjid Baiturrahman: Rekonstruksi Jiwa Menuju Fitrah Orisinal

20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan