• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Muhammadiyah Siapkan Cetak Biru Dakwah 20 Tahun: Mubaligh Wajib Bersertifikasi dan Sejahtera

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
5 bulan yang lalu
in Kabar
0
3
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar Konsolidasi Akbar Dakwah Muhammadiyah secara daring pada Selasa, 14 Oktober 2025, yang melibatkan hampir seribu peserta dari seluruh tingkatan persyarikatan. Mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Dakwah untuk Misi Peradaban,” konsolidasi ini berfungsi sebagai starting point yang sangat teknis untuk merombak sistem dakwah Muhammadiyah agar lebih profesional, terintegrasi, dan berorientasi pada masa depan.

Acara dibuka oleh Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Fathurrahman Kamal, Lc., M.S.I., yang memaparkan visi jangka panjang dan prinsip dasar gerakan.

Visi 20 Tahun: Profesionalisasi dan Perlindungan Mubaligh

Dalam sambutan pengantarnya, Fathurrahman Kamal menekankan bahwa Majelis Tabligh harus menyiapkan “I’dad” (persiapan strategis) untuk 20 tahun ke depan di tengah dunia yang terus berubah. Ia mengingatkan bahwa dakwah harus dijadikan sebagai pusat gerakan ilmu, dakwah, dan pelayanan (service) terhadap umat.Poin krusial yang disoroti adalah upaya pembangunan ekosistem dakwah yang menghormati profesi seorang mubaligh (pendakwah).

“Bagaimana profesi seorang mubaligh itu dihormati betul, memiliki sistem, memiliki jangkauan seperti juga profesi-profesi yang lain… Mereka yang secara profesional mendapatkan hak-haknya. Bila perlu lebih jauh, itu diproteksi oleh peraturan,” ujar Fathurrahman Kamal, mengisyaratkan langkah tegas untuk memastikan kesejahteraan pendakwah tidak lagi hanya bergantung pada pemberian amplop semata.

Related Post

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

Muhammadiyah Kota Pasuruan Gelar Salat Idulfitri di Enam Titik, GOR Dipadati Ratusan Jamaah

20 Maret 2026

Amanat Muktamar dan Integrasi Tata Kelola

Sesi teknis dilanjutkan oleh Dr. Waluyo, Lc., M.A., yang memaparkan cetak biru integrasi dakwah. Dr. Waluyo menjelaskan bahwa konsolidasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dakwah dari tingkat Pusat hingga Ranting, sekaligus menindaklanjuti Amanat Muktamar Solo ke-48 terkait standarisasi manajemen tabligh.

Muhammadiyah kini menempatkan Masjid dan Musala sebagai Amal Usaha (AUM) di bawah kendali Majelis Tabligh. Mandat baru ini menuntut penataan kelembagaan yang komprehensif:

KMM (Komite Mubaligh Muhammadiyah): Wajib dibentuk di setiap tingkatan oleh Majelis Tabligh sebagai wadah pembinaan.

DKM (Dewan Kemakmuran Masjid): Dibentuk di bawah kendali Majelis Tabligh untuk mengelola masjid secara profesional.

Integrasi LAZISMU: Majelis Tabligh mendesak agar segera didirikan Kantor Layanan LAZISMU berbasis Masjid Muhammadiyah. Pendapatan dari kantor layanan ini nantinya akan digunakan untuk menjamin kesejahteraan seluruh komponen dakwah—mulai dari Takmir, Mubaligh, Khatib, Imam, hingga Guru Madrasah Diniyah dan TPA.

Sertifikasi Wajib dan Data Dakwah (SITAMA)

Aspek terpenting dari profesionalisasi ini adalah penekanan pada sertifikasi dan penggunaan data. Dr. Waluyo mengumumkan program aksi dakwah nyata, di antaranya:

Pendidikan dan Pelatihan (Diklat): Majelis Tabligh mewajibkan adanya Diklat Mubaligh di setiap tingkatan.

Sertifikasi Mubaligh: Setelah Oktober 2025, akan dimulai sertifikasi wajib bagi seluruh Mubaligh Muhammadiyah. Syarat utamanya adalah memiliki NBM (Nomor Baku Muhammadiyah) dan telah lulus Diklat Mubaligh.

Sistem Informasi Tabligh Muhammadiyah (SITAMA): Sertifikasi dan registrasi akan terekam dalam sistem digital SITAMA, yang akan dibahas lebih lanjut di sesi berikutnya.

Kehadiran SITAMA sangat krusial, karena nanti Takmir Masjid tidak diperbolehkan menjadwalkan Mubaligh yang belum tersertifikasi.Langkah ini memperkuat komitmen Muhammadiyah untuk menyebarluaskan Islam dalam paham Tarjih, memastikan kualitas pendakwah, dan membangun basis-basis keilmuan dakwah yang terukur.

Konsolidasi Akbar ini berfungsi sebagai penegasan bahwa dakwah di Muhammadiyah akan bergerak maju dengan sistem yang rapi, profesional, dan fokus pada misi peradaban bangsa.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: dakwahislammuhammadiyah
Share1Tweet1Share
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Kabar

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

oleh Muslim Notonegoro
20 Maret 2026
Kabar

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

oleh Firnas Muttaqin
20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.
Kabar

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

oleh Marjoko
20 Maret 2026
Next Post
foto: shutterstock

Otak Kita Rusak Tanpa Sadar! Ini Penyebab Asli Kenapa Susah Fokus Dan Kecanduan Hp!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 menjadi penegas presisi hisab KHGT sekaligus simbol kuat arah baru persatuan kalender umat Islam dunia.

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Validasi Astronomis KHGT dan Momentum Menuju Kesatuan Umat

3 Maret 2026

Berita Duka: Ustaz Saiful Hadi Wafat, PDM Kota Pasuruan Kehilangan Sosok Teladan Dakwah

20 Februari 2026
Menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan, Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan menyelenggarakan kajian i’tikaf di lima masjid yang tersebar di Kota Pasuruan.

Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan Gelar Rangkaian Kajian I’tikaf Ramadhan

6 Maret 2026
Menuju 2029, Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan resmi bersinergi kawal demokrasi bersih dan berintegritas.

Langkah Besar Menuju 2029: Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Teken MoU Strategis

3 Maret 2026

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026
Dosa adalah malware yang merusak sistem fitrah, dan Ramadhan adalah proses reset total atas virus-virus keburukan.

Khutbah Idul Fitri di Halaman Masjid Baiturrahman: Rekonstruksi Jiwa Menuju Fitrah Orisinal

20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan