• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Menjawab Zaman, ‘Aisyiyah Kota Pasuruan Perkuat Sinergi Lewat Halal Bihalal 1447 H

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
2 bulan yang lalu
in Kabar
0
Aisyiyah Kota Pasuruan berkomitmen hadirkan gerakan inklusif dan mandiri untuk menjawab tantangan stunting, kemiskinan, dan pendidikan

Aisyiyah Kota Pasuruan berkomitmen hadirkan gerakan inklusif dan mandiri untuk menjawab tantangan stunting, kemiskinan, dan pendidikan

7
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Pasuruan bersama Pimpinan Daerah Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal menggelar silaturahmi dan Halalbihalal 1447 Hijriah pada Jumat, 15 Syawal 1447 H bertepatan dengan 3 April 2026. Bertempat di aula pertemuan TK Aisyiyah Bustanul Athfal 6 Pasuruan, acara ini tidak hanya menjadi ajang mempererat tali persaudaraan, tetapi juga momentum strategis bagi organisasi perempuan tertua di Indonesia untuk merefleksikan diri agar lebih membumi dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat luas.

Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Pasuruan, drh. Hj. Emilis Setyawati, dalam sambutannya menegaskan pentingnya transformasi gerakan agar tidak sekadar berputar pada dinamika internal keanggotaan. Ia menguraikan sejumlah tantangan pelik yang masih membayangi Kota Pasuruan, mulai dari angka kemiskinan hingga persoalan kesehatan anak. “PR terbesar kita adalah bagaimana cabang dan ranting bisa memberikan kegiatan yang menyentuh dan dibutuhkan betul-betul oleh masyarakat. Kita sebagai organisasi perempuan tertua harus lebih peka terhadap kebutuhan perempuan dan anak,” tegas drh. Emilis.

Data yang dipaparkannya cukup mengkhawatirkan. “Angka stunting di Kota Pasuruan masih berada di level 18,7 persen, di atas target nasional. Guru-guru TK ABA harus menjadi ujung tombak dalam edukasi pola asuh yang benar kepada orang tua,” ujarnya. Sementara itu, tingkat kemiskinan yang masih bertahan di angka 7 persen dan tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,9 persen menuntut peran aktif Majelis Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial untuk merancang program pemberdayaan yang lebih terarah. Tak kalah memprihatinkan, rendahnya rata-rata lama sekolah yang hanya sembilan tahun berkorelasi langsung dengan tingginya kasus penyalahgunaan narkoba dan perceraian di kota ini. Untuk itu, PDA Kota Pasuruan berencana memperkuat kolaborasi dengan lembaga pemasyarakatan terkait konseling keluarga dan penyediaan pendidikan paket bagi warga binaan.

Di tengah agenda besar seperti Musyawarah Pimpinan Daerah dan persiapan menuju Muktamar 2027, drh. Emilis juga mengingatkan pentingnya efisiensi pengelolaan keuangan serta kemandirian finansial. “Kita harus berhati-hati dalam pengelolaan keuangan. Saya berharap tiap majelis bisa mengadakan kegiatan yang menghasilkan, tidak selalu menggantungkan pada bendahara daerah,” tambahnya. Semangat swadaya ini dinilai krusial agar gerakan persyarikatan tetap kokoh dalam setiap situasi.

Related Post

Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026
Profesionalisme pendidik dibangun melalui keteladanan, pengelolaan emosi, pembelajaran berkelanjutan, dan komunikasi sehat. (foto: Nurul Waridah/pasmu.id)

KURMA Edisi Mei 2026: Profesionalisme Aktor Pendidikan dalam Sikap, Peran, dan Keteladanan

30 Mei 2026

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

29 Mei 2026

Masjid Al-Ukhuwah Himpun 6 Sapi dan 10 Kambing Qurban, Distribusikan Hampir 1.800 Kantong Daging

28 Mei 2026

Memasuki acara inti, tausiyah hikmah halalbihalal disampaikan oleh Dr. Abu Nasir, M.Ag yang mengupas sejarah panjang tradisi halalbihalal di Indonesia. Tradisi ini, menurutnya, telah tercatat dalam berbagai manuskrip sejak abad ke-18 sebelum akhirnya diformalkan oleh KH Wahab Chasbullah dan Presiden Soekarno pada 1948. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh kader ‘Aisyiyah untuk mengadopsi sikap inklusif. “Inklusif berarti menerima kehadiran semua orang dengan tangan terbuka. Jangan merasa paling benar atau paling besar. Libatkan tokoh masyarakat dan warga sekitar tanpa memandang latar belakang agama agar sekolah dan organisasi kita semakin dicintai,” pesan Dr. Abu Nasir, M.Ag.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pasuruan, Dr. Abu Nasir, M.Ag menekankan bahwa esensi seluruh instrumen pendidikan, mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi, adalah menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua peserta didik. “Ayo kita hadirkan sikap inklusif sebagai wujud gerakan persyarikatan. Sikap ini adalah ciri orang bertakwa yang memandang semua manusia setara, tanpa membedakan suku, bangsa, maupun latar belakang sosial,” ujarnya. Ia merujuk pada Surat Al-Hujurat ayat 13 yang menggunakan sapaan Yaa ayyuhannas—wahai manusia—sebagai simbol keterbukaan Islam terhadap keragaman. Perbedaan diciptakan agar manusia saling mengenal dan memahami, bukan untuk saling merendahkan.

Ia pun memberi teladan dari Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Haedar Nashir. “Pak Haedar seringkali bepergian hanya naik kereta api, duduk di stasiun menunggu jadwal, bahkan membawa oleh-oleh dalam kardus layaknya warga biasa. Beliau tidak menjaga jarak dengan protokol yang kaku. Inilah mentalitas pimpinan Muhammadiyah: merasa hanya ‘sedikit ditinggikan’ namun tetap setara dengan anggota lainnya,” tutur Dr. Abu Nasir, M.Ag.

Menutup tausiyahnya, Dr. Abu Nasir, M.Ag mengajak para guru TK ABA untuk meningkatkan kualitas ibadah pasca-Ramadan dengan membedakan dua level puasa: shiyam yang sekadar menahan lapar dan dahaga, serta shaum yang merupakan level lebih tinggi, yakni menahan diri dari perkataan buruk, ghibah, dan segala hal yang menyakiti hati orang lain. “Ciri orang bertakwa adalah mereka yang memproduksi qaulan karima dan qaulan layyina. Terutama bagi ibu-ibu dan guru, lisan dan tulisan di media sosial harus dijaga agar selalu menyejukkan dan tidak memicu perpecahan,” pesan Dr. Abu Nasir, M.Ag.

Halalbihalal pun ditutup dengan penguatan komitmen bersama. Di tengah dinamika sosial yang kian kompleks, warga ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah Kota Pasuruan diharapkan tetap menjadi rumah yang terbuka bagi siapa pun yang ingin belajar dan berkontribusi, sekaligus menjadi motor penggerak solusi atas berbagai problem kemanusiaan di kota ini.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: Aisyiyahidul fitriislammuhammadiyahsyawal
Share3Tweet2Share
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)
Opini

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

oleh Dary Yumna Joesi
1 Juni 2026
Profesionalisme pendidik dibangun melalui keteladanan, pengelolaan emosi, pembelajaran berkelanjutan, dan komunikasi sehat. (foto: Nurul Waridah/pasmu.id)
Kabar

KURMA Edisi Mei 2026: Profesionalisme Aktor Pendidikan dalam Sikap, Peran, dan Keteladanan

oleh Nurul Mawaridah
30 Mei 2026
MI Muhammadiyah Pasuruan gelar qurban Idul Adha untuk menanamkan kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi. (foto: Istimewa/pasmu.id)
Kabar

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

oleh PasMu Media
29 Mei 2026
Next Post
Ketua PDM Pasuruan mengajak jamaah menjadikan Syawalan sebagai momentum memperdalam takwa, memperkuat ukhuwah, dan mengarahkan amal sebagai bekal akhirat.

Menggali Makna Takwa di Syawalan, Ini Pesan Abu Nasir di Masjid Al Ukhuwah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026
Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026
Mengungkap keterkaitan Islam, energi, dan frekuensi antara keyakinan spiritual serta perspektif ilmiah modern. (foto: ilustrasi/shutterstock.com)

Benarkah Zikir Mengubah Energi Tubuh? Rahasia Hubungan Islam, Frekuensi, dan Getaran yang Jarang Dibahas

31 Mei 2026
PSG Juara dengan drama adu finalti. (foto: Istimewa)

Dari Gol Cepat Havertz hingga Tangisan Adu Penalti: Final Liga Champions PSG vs Arsenal

31 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan