• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Menggali Makna Takwa di Syawalan, Ini Pesan Abu Nasir di Masjid Al Ukhuwah

Marjoko oleh Marjoko
2 bulan yang lalu
in Kabar
1
Ketua PDM Pasuruan mengajak jamaah menjadikan Syawalan sebagai momentum memperdalam takwa, memperkuat ukhuwah, dan mengarahkan amal sebagai bekal akhirat.

Ketua PDM Pasuruan mengajak jamaah menjadikan Syawalan sebagai momentum memperdalam takwa, memperkuat ukhuwah, dan mengarahkan amal sebagai bekal akhirat.

13
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 3 April 2026 – Masjid Al Ukhuwah Kota Pasuruan tampak dipadati jamaah yang larut dalam suasana akrab pada acara Halal Bihalal Syawalan 1447 Hijriyah. Mengangkat esensi silaturahmi, kegiatan ini sukses menjadi wadah bagi masyarakat setempat untuk saling memaafkan sekaligus memperkuat jalinan persaudaraan Islam yang lebih solid dan harmonis.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pasuruan, Dr. Abu Nasir, M.Ag., yang menyampaikan tausiah inspiratif di hadapan jamaah yang memenuhi masjid. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk memaknai hakikat takwa serta menjadikan momentum Lebaran sebagai pintu menuju kesadaran spiritual yang lebih mendalam.

Mengawali tausiahnya, Dr. Abu Nasir menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pengurus Takmir Masjid Al Ukhuwah yang dinilainya memiliki semangat luar biasa dalam mengembangkan masjid dan memberikan pelayanan terbaik bagi umat.

“Masjid ini dari hari ke hari menampakkan kemajuan yang cukup signifikan. Para pengurusnya tampak memiliki spirit luar biasa dalam mengembangkan masjid dan mensejahterakannya dengan terus memberikan pelayanan terbaik untuk umat dan jamaahnya,” ujar Dr. Abu Nasir.

Related Post

Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026
Pesan mengejutkan Dr. KH. Sa’ad Ibrahim soal Islam berkemajuan mengguncang Silaturahim Syawal Pasuruan

Dari Kiblat hingga Kalender Global: Pesan PP Muhammadiyah Sa’ad Ibrahim di Silaturahim Syawal 1447 H

4 April 2026

Silaturahim Syawal PDM Kota Pasuruan di SMK Mutu: Abu Nasir Serukan “Login Muhammadiyah”

4 April 2026

Menjawab Zaman, ‘Aisyiyah Kota Pasuruan Perkuat Sinergi Lewat Halal Bihalal 1447 H

3 April 2026

Beliau secara khusus menyebut sosok Ketua Takmir Masjid Al Ukhuwah, Haji Sadjilan, yang dinilainya memiliki dedikasi tinggi.

“Mulai dari menyapu masjid, membersihkan tempat wudhu, membuat undangan, semua beliau lakukan. Ini luar biasa. Kita yang lebih muda patut merasa malu,” tambahnya.

Dalam tausiahnya, Dr. Abu Nasir mengisahkan pelajaran penting dari perang Badar melalui dialog dua sahabat Rasulullah SAW, yaitu Sa’ad bin Abi Waqqas dan Abdullah bin Jahsy. Keduanya berdoa kepada Allah dengan cara yang berbeda menjelang pertempuran.

Sa’ad bin Abi Waqqas berdoa agar dipertemukan dengan musuh yang kuat, diberi kemenangan, serta memperoleh harta rampasan perang. Sementara Abdullah bin Jahsy justru berdoa agar ia mati syahid dengan tubuh yang dimutilasi musuh, sebagai bekal kebanggaan di hadapan Allah kelak di akhirat.

“Sa’ad bin Abi Waqqas kemudian berkata bahwa doa Abdullah bin Jahsy jauh lebih baik daripada doanya sendiri. Doa Abdullah adalah doa yang berorientasi pada akhirat, bukan sekadar kemenangan dunia,” jelas Dr. Abu Nasir.

Beliau pun mengajak jamaah merenungkan pertanyaan mendasar, amal apa yang akan menjadi kebanggaan di hadapan Allah kelak?

Lebih lanjut, Dr. Abu Nasir menjelaskan sejarah panjang tradisi halal bihalal di Indonesia. Tradisi ini, kata beliau, jauh sebelum dipopulerkan oleh KH. Wahab Chasbullah pada tahun 1948, sebenarnya sudah ada sejak abad ke-18 di lingkungan keraton.

Dalam manuskrip Babad Cirebon CS 114/PNRI yang ditulis dengan huruf Arab Pegon, sudah disebutkan istilah “halal bahalal” sebagai tradisi silaturahmi masyarakat Cirebon. Bahkan majalah Suara Muhammadiyah edisi tahun 1924 dan 1926 sudah menggunakan istilah “chalal bil chalal” dan “alal bahalal” sebagai sarana silaturahmi.

“Halal bihalal adalah tradisi yang sangat baik untuk merekatkan kebersamaan dan harmoni. Intinya adalah pentingnya menjaga ukhuwah Islamiah, sikap hidup bersama, toleransi, dan saling kasih mengasihi,” tuturnya.

Dalam tausiahnya, Dr. Abu Nasir juga memaparkan tiga syarat pokok menjadi pribadi bertakwa menurut Ibnu Abbas. Pertama, tidak syirik, yakni membersihkan akidah dari segala bentuk kemusyrikan. Kedua, membersihkan Islam dari segala campuran yang merusak, yaitu dengan mengikuti tuntunan Rasulullah SAW secara murni. Ketiga, ihsan, yaitu beribadah seolah-olah melihat Allah.

Beliau mengingatkan bahwa takwa bukan sekadar menjalankan perintah dan menjauhi larangan, melainkan juga mencakup keotentikan seorang mukmin dalam menjalani kehidupan.

“Mudah-mudahan kita semua mendapatkan sebaik-baik dan sebesar-besar pahala dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Jadikan setiap amal kita sebagai bekal kebanggaan di hadapan-Nya kelak,” pungkas Dr. Abu Nasir.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan doa bersama sebagai wujud rasa syukur atas kelancaran acara. Doa tersebut sekaligus menjadi permohonan tulus kepada Allah SWT agar seluruh jamaah yang hadir kembali diberi kesempatan untuk menjumpai bulan Ramadan 1448 H dalam keadaan iman yang semakin kuat.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: al ukhuwahhalal bihahalidul fitrisyawal
Share5Tweet3Share1
Marjoko

Marjoko

Seorang pecinta tulisan, pengulik desain grafis, and Good Daddy and Hubby in every universe.

Related Posts

Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)
Kabar

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

oleh PasMu Media
31 Mei 2026
Pesan mengejutkan Dr. KH. Sa’ad Ibrahim soal Islam berkemajuan mengguncang Silaturahim Syawal Pasuruan
Kabar

Dari Kiblat hingga Kalender Global: Pesan PP Muhammadiyah Sa’ad Ibrahim di Silaturahim Syawal 1447 H

oleh Marjoko
4 April 2026
Kabar

Silaturahim Syawal PDM Kota Pasuruan di SMK Mutu: Abu Nasir Serukan “Login Muhammadiyah”

oleh Marjoko
4 April 2026
Next Post

Silaturahim Syawal PDM Kota Pasuruan di SMK Mutu: Abu Nasir Serukan "Login Muhammadiyah"

Comments 1

  1. Agus Supriyono says:
    2 bulan yang lalu

    Pasmu Pasuruan baik, mencerahkan umat dlm menyampaikan pesan pesan yg disampaikan oleh para Dai atau Kiyai di kota Pasuruan semoga kedepan lebih baik lagi. Aamiin YRA

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
1 Juni bukan sekadar sejarah; Pancasila adalah kompas persatuan yang menjaga Indonesia tetap utuh. (Ilustrasi: AI)

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

1 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026
Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026
Mengungkap keterkaitan Islam, energi, dan frekuensi antara keyakinan spiritual serta perspektif ilmiah modern. (foto: ilustrasi/shutterstock.com)

Benarkah Zikir Mengubah Energi Tubuh? Rahasia Hubungan Islam, Frekuensi, dan Getaran yang Jarang Dibahas

31 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan