Meneladani keteladanan KH Abdul Hamid dan keberkahan ilmu yang beliau wariskan, Lazismu Kota Pasuruan turut hadir menyambut para peziarah dan jamaah Haul Mbah Hamid ke-45 yang memadati Kota Pasuruan, Sabtu (22/8/2026).
Sebagai bentuk khidmat dan pelayanan kepada masyarakat, Lazismu Kota Pasuruan membagikan 1000 paket snack dan minuman gratis, serta menyediakan sejumlah mangkuk asinan buah bagi jamaah yang hadir dalam rangkaian Haul KH Abdul Hamid.
Kehadiran Lazismu dalam agenda tahunan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan membangun semangat kebersamaan dengan seluruh elemen masyarakat. Tidak hanya membantu pembagian konsumsi, Lazismu bersama KOKAM Markas Cabang Gadingrejo dan MDMC juga turut memberikan pelayanan kepada jamaah yang membutuhkan bantuan selama kegiatan berlangsung.


General Manager Lazismu Kota Pasuruan, M. Iqbal Septiawan, mengatakan bahwa keterlibatan Lazismu dalam Haul Mbah Hamid merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya menjamu para tamu yang datang ke Kota Pasuruan.
“Harapan dari Lazismu yang pertama tentunya ikut andil dalam kegiatan teman-teman Nahdiyin, yaitu Haul Kiai Hamid. Harapan yang paling mendalam adalah berupaya menjamu para jamaah,” ujarnya.
Menurut Iqbal, keterlibatan Lazismu dalam Haul Mbah Hamid bukanlah hal baru. Setiap tahun, Lazismu bersama Muhammadiyah Kota Pasuruan membuka Posko Muhammadiyah di kompleks Gedung Dakwah Muhammadiyah, yang berada di sekitar Masjid Darul Arqam.
Posko tersebut menjadi tempat transit sekaligus ruang pelayanan bagi jamaah yang membutuhkan tempat beristirahat. Fasilitas yang disediakan antara lain tempat istirahat, toilet, kamar mandi, makanan, serta minuman.
“Setiap tahun kami membuka Posko Muhammadiyah. Kami mempersilakan jamaah untuk beristirahat dengan nyaman. Masjid Al-Arqam juga sangat luas, sehingga jamaah dari luar kota, termasuk ibu-ibu dan anak-anak, bisa beristirahat di sana,” jelasnya.
Dalam pelayanan tahun ini, Lazismu juga menerjunkan dua unit ambulans, yakni ambulans Grand Max yang ditempatkan di Jalan Jawa dan ambulans Ford Ranger di depan kantor Lazismu atau Gedung Dakwah Muhammadiyah. Dukungan turut diperkuat oleh personel KOKAM untuk membantu pengamanan serta MDMC yang bersiaga dalam pelayanan kesehatan.
Selain itu, sejumlah relawan Lazismu dari kalangan mahasiswa, pelajar, dan sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kota Pasuruan turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Iqbal menyebut, sinergi dalam pelayanan Haul Mbah Hamid juga mendapatkan dukungan dari masyarakat, termasuk jamaah Nahdiyin yang mempercayakan donasinya melalui Lazismu Kota Pasuruan.
“Ini membuktikan bahwa sinergi dan rasa kebersamaan sangat nampak. Kami berupaya menjamu tamu agung kami, teman-teman Nahdiyin, untuk singgah di Gedung Dakwah Muhammadiyah, makan, minum, dan beristirahat. Ketika ada keluhan atau kebutuhan, mereka juga bisa menyampaikannya di Posko Muhammadiyah,” ungkapnya.
Masjid Muhammadiyah Terbuka untuk Semua


Semangat pelayanan tersebut juga tercermin dari keterbukaan Masjid Darul Arqam sebagai pusat dakwah Muhammadiyah Kota Pasuruan. Masjid yang berada di kompleks Gedung Dakwah Muhammadiyah tersebut dibuka selebar-lebarnya bagi jamaah Haul Mbah Hamid yang tidak mendapatkan tempat di lokasi utama haul di Pondok Pesantren Salafiyah.
Sejak pagi, area masjid hingga lorong sekitar kantor dan SMP Muhammadiyah dipenuhi jamaah yang datang dari berbagai daerah. Mereka dipersilakan menggunakan berbagai fasilitas masjid, termasuk toilet dan kamar mandi.
Kehadiran Lazismu, KOKAM, MDMC, relawan Muhammadiyah, serta keterbukaan fasilitas Masjid Darul Arqam menjadi wujud nyata bahwa semangat kemanusiaan dan pelayanan tidak mengenal sekat organisasi.
Melalui momentum Haul Mbah Hamid ke-45, Lazismu Kota Pasuruan menunjukkan bahwa dakwah sosial dapat diwujudkan melalui kepedulian, pelayanan, dan gotong royong bersama untuk seluruh masyarakat dan umat.












