Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan oleh siswa SMA Muhammadiyah 1 Kota Pasuruan dalam ajang Kejuaraan Kota (Kejurkot) Pencak Silat 2026. Dua atlet muda yang tergabung dalam kontingen Tapak Suci itu berhasil meraih podium dalam kejuaraan yang digelar di GOR Untung Suropati pada 26 April 2026.
Dua siswa tersebut adalah Diva Ainai Ridwan (kelas X) dan Afrel Oemardi (kelas XI). Diva sukses meraih juara 2 pada kategori seni tunggal remaja putri, sementara Afrel berhasil menyabet juara 3 pada kategori dewasa kelas A putra.
Selama dua hari pertandingan, para pesilat muda Tapak Suci menunjukkan performa impresif dengan semangat juang tinggi. Mereka bertanding di berbagai nomor, mulai dari kategori seni hingga fighting, menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai kontingen se-Kota Pasuruan.
Secara keseluruhan, kontingen Tapak Suci Kota Pasuruan berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan perolehan 16 medali emas, 14 medali perak, dan 11 medali perunggu. Raihan tersebut mengantarkan mereka menduduki posisi Juara Umum II dalam kejuaraan tersebut.
Kepala SMA Muhammadiyah 1 Kota Pasuruan, Govan Adi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian kedua siswanya.
“Kami sangat bersyukur anak didik kami, Afrel dan Diva, telah mengharumkan nama sekolah melalui kejuaraan silat tingkat kota tahun ini. Prestasi ini tentu tidak diraih dengan mudah, melainkan melalui perjuangan panjang, dukungan orang tua, sekolah, serta pelatih. Semoga capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Senada dengan itu, Pembimbing Kontingen Tapak Suci Kota Pasuruan, Jamaludin, juga mengungkapkan kebanggaannya atas hasil yang diraih para atlet. Ia menilai capaian Juara Umum II merupakan buah dari kerja keras seluruh elemen tim.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Para atlet telah berjuang dengan sepenuh hati. Ini adalah hasil kerja sama antara atlet, pelatih, orang tua, dan seluruh keluarga besar Tapak Suci. Ke depan, kami akan terus melakukan evaluasi, terutama di sektor fighting, agar bisa meraih hasil yang lebih maksimal,” ungkapnya.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan atlet pencak silat di lingkungan Tapak Suci Kota Pasuruan terus berkembang secara signifikan. Keberhasilan meraih Juara Umum II diharapkan dapat menjadi pijakan untuk menembus prestasi yang lebih tinggi, baik di tingkat regional maupun nasional.










