Editor: Firnas Muttaqin
Kota Pasuruan, Senin (27/4/2026) — Upaya menghidupkan peran generasi muda dalam kegiatan keagamaan dan sosial kembali digelorakan melalui pembentukan Remaja Masjid Darul Arqom yang berlangsung di Masjid Darul Arqom, Senin malam (27/4). Kegiatan ini menjadi momentum awal konsolidasi pemuda untuk terlibat aktif dalam dakwah serta membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Acara yang dipandu oleh Akmal sebagai pembawa acara tersebut dihadiri oleh takmir masjid, tokoh pemuda, serta para remaja setempat. Dalam kesempatan itu, struktur kepengurusan Remaja Masjid Darul Arqom resmi ditetapkan. M. Nu’im dipercaya sebagai ketua, didampingi Jakfar sebagai wakil ketua, Izzul sebagai sekretaris, dan Rofiqi sebagai bendahara. Sementara itu, posisi pembina diisi oleh Akmal dan Andy.
Dalam sambutannya, Bambang Purwiyono selaku Takmir Masjid Bidang Pendidikan dan Dakwah menegaskan bahwa peran remaja masjid tidak terbatas pada aktivitas ibadah semata. Ia menekankan pentingnya membangun ikatan kekeluargaan di antara anggota sebagai bagian dari nilai yang dimuliakan oleh Allah SWT.
“Menjadi remaja masjid bukan hanya tentang shalat, tetapi juga tentang membangun kebersamaan dan kebanggaan. Banyak potensi kebaikan yang bisa kita lakukan bersama di masjid ini,” ujarnya.
Sementara itu, motivator Gen Z, Ustadz Teten Hasan Asyuro, memberikan dorongan spiritual dengan mengutip nilai-nilai Al-Qur’an. Ia mengingatkan bahwa setiap kebaikan yang dilakukan sejatinya akan kembali kepada diri sendiri.
“Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan. Jika kalian berbuat baik, maka itu untuk diri kalian sendiri,” ungkapnya, merujuk pada pesan Al-Qur’an Hal Jazaul Ihsan Illal Ihsan dan In Ahsantum Ahsantum Lianfusikum.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa remaja masjid harus mampu menjadi motor penggerak yang mengajak generasi muda untuk lebih dekat kepada Allah, sekaligus aktif dalam kehidupan sosial yang harmonis di tengah keberagaman. Konsep keseimbangan antara hubungan dengan Tuhan (hablum minallah) dan hubungan antarmanusia (hablum minannas) menjadi landasan utama yang ditekankan.
Ia juga menyatakan komitmennya untuk mendampingi setiap kegiatan Remaja Masjid Darul Arqom ke depan, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan generasi muda.
Pembentukan ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol organisasi, tetapi juga menjadi awal gerakan kolektif remaja dalam menciptakan lingkungan yang religius, inklusif, dan berkontribusi terhadap kondusivitas sosial di Kota Pasuruan.










