• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Opini

Lho, Kok Bisa? McD Kosong, Almas Ramai! Bukan karena Rasa, tapi Soal Value

Marjoko oleh Marjoko
12 bulan yang lalu
in Opini
0
33
SHARES
76
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Fenomena unik tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Sebuah gerai makanan cepat saji ternama, McDonald’s, yang biasanya ramai pengunjung, kini tampak sepi. Sementara di sebelahnya, restoran Almas justru diserbu pembeli. Padahal dari segi fasilitas dan kenyamanan, McD sudah tidak diragukan lagi. Brand ini dikenal luas, menampilkan standar layanan tinggi, tempat yang bersih dan nyaman, serta menu yang telah lama digemari masyarakat.

Namun, sepi-nya McD kali ini tampaknya bukan karena persaingan rasa atau kualitas layanan. Publik mulai melihat aspek lain yang lebih dalam: value dan moral. Di era digital yang serba cepat dan terbuka, konsumen kini semakin sadar terhadap isu sosial dan kemanusiaan. Mereka tidak lagi hanya membeli produk, tapi juga membeli value di balik produk tersebut.

“Sekarang orang beli enggak cuman pakai duit, tapi pakai hati,” tulis seorang netizen dalam unggahan viral. Dalam konteks ini, kehadiran Almas yang lebih lokal dan dianggap mewakili nilai solidaritas terhadap isu-isu kemanusiaan, menjadi magnet kuat bagi konsumen yang ingin menyuarakan empati mereka lewat tindakan nyata: memilih tempat makan yang sesuai dengan prinsip moral mereka.

Dalam sebuah episode podcast Kasih Solusi, Okta Wirawan Founder dari Almaz Ayam Goreng. Ia menyebut bahwa Almas bukan sekadar tempat makan, tapi juga bagian dari gerakan nilai. “Brand fried chicken ini saham 5 persennya buat Palestina. Selain itu, Almaz buka loker bagi yang terdampak PHK karena boikot,” ungkapnya.

Related Post

Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026
MI Muhammadiyah Pasuruan gelar qurban Idul Adha untuk menanamkan kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi. (foto: Istimewa/pasmu.id)

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

29 Mei 2026

Masjid Al-Ukhuwah Himpun 6 Sapi dan 10 Kambing Qurban, Distribusikan Hampir 1.800 Kantong Daging

28 Mei 2026

Kuliah Belasan Juta, tapi Susah Dapat Kerja: Ada yang Salah dengan Kampus Kita?

27 Mei 2026

Banyak pengunjung Almas mengaku datang bukan hanya untuk makan, tetapi juga menunjukkan dukungan terhadap nilai-nilai yang mereka anggap penting. Hal ini menandakan bahwa pengalaman makan kini telah berevolusi menjadi ekspresi nilai, pilihan identitas, bahkan bentuk perlawanan simbolik.

Di sisi lain, brand global seperti McD menghadapi tantangan besar. Meskipun mereka memiliki keunggulan teknis dan pengakuan merek yang kuat, tetapi jika mereka diasosiasikan dengan sikap yang bertentangan dengan moral publik, maka akan sulit mempertahankan loyalitas konsumen.

Fenomena ini menunjukkan bahwa perang dagang masa kini tidak hanya soal harga dan rasa, tetapi juga soal perang value. Masyarakat ingin merek yang tidak hanya enak dan nyaman, tetapi juga sejalan dengan nurani mereka.

Kini, pilihan konsumen bukan lagi sekadar soal “mana yang lebih enak”, tetapi juga “mana yang lebih benar”. Dan di tengah krisis kemanusiaan atau konflik Palestina, keputusan sederhana seperti memilih tempat makan bisa menjadi bentuk pernyataan sikap yang kuat.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: islammuhammadiyahPalestina
Share13Tweet8Share2
Marjoko

Marjoko

Seorang pecinta tulisan, pengulik desain grafis, and Good Daddy and Hubby in every universe.

Related Posts

Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)
Opini

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

oleh Dary Yumna Joesi
1 Juni 2026
MI Muhammadiyah Pasuruan gelar qurban Idul Adha untuk menanamkan kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi. (foto: Istimewa/pasmu.id)
Kabar

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

oleh PasMu Media
29 Mei 2026
Kabar

Masjid Al-Ukhuwah Himpun 6 Sapi dan 10 Kambing Qurban, Distribusikan Hampir 1.800 Kantong Daging

oleh Yogi Arfan
28 Mei 2026
Next Post
Foto: PDA Kota Pasuruan

KURMA Edisi Spesial Juni: Membentuk Kader Milenial Aisyiyah sebagai Bibit Unggul Islam Berkemajuan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Istri shalihah bukan sekadar pendamping, melainkan benteng yang menggagalkan tipu daya setan. (Ilustrasi: shutterstock.com)

Istri Shalihah, Benteng Rumah Tangga dari Tipu Daya Setan

1 Juni 2026
1 Juni bukan sekadar sejarah; Pancasila adalah kompas persatuan yang menjaga Indonesia tetap utuh. (Ilustrasi: AI)

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

1 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026
Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan