• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Khutbah

Menjadikan Puasa Berbuah Kebaikan Sosial: Pesan Ustadz Suharsono di Masjid At Taqwa

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
3 bulan yang lalu
in Khutbah
0
Puasa yang berhasil adalah yang melahirkan kepedulian sosial, memperkecil jurang pemisah, serta menguatkan tali silaturahmi di tengah masyarakat.

Puasa yang berhasil adalah yang melahirkan kepedulian sosial, memperkecil jurang pemisah, serta menguatkan tali silaturahmi di tengah masyarakat.

7
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 27 Februari 2026 – Suasana khidmat menyelimuti Masjid At Taqwa, Jagalan, Kota Pasuruan, saat khatib Ustadz Suharsono menyampaikan khutbah Jumat yang mengangkat tema tentang hakikat Ramadhan sebagai sarana pembentukan karakter sosial. Di hadapan ratusan jamaah, ia menegaskan bahwa ibadah puasa tidak hanya melatih ketahanan fisik dan spiritual, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang sangat dalam untuk memperkuat solidaritas antarumat.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Suharsono menjelaskan bahwa bulan suci yang akan datang ini mendidik seluruh lapisan usia untuk merasakan secara langsung bagaimana penderitaan yang dialami oleh saudara-saudara yang kurang beruntung. Rasa lapar dan dahaga yang dirasakan saat berpuasa, menurutnya, adalah sebuah metode pembelajaran langsung yang mampu membangkitkan empati. “Ketika kita merasakan perut keroncongan dan tenggorokan kering, di situlah Allah mengajarkan kita bagaimana rasanya menjadi mereka yang serba kekurangan. Harapannya, setelah Ramadhan, kepedulian sosial tidak lagi sekadar wacana, tetapi menjelma menjadi aksi nyata untuk membantu sesama,” ujar Ustadz Suharsono dengan suara lantang namun penuh kelembutan.

Lebih lanjut, khatib yang dikenal dengan dakwahnya yang menyentuh itu juga menyoroti bagaimana Ramadhan menjadi katalisator bagi terciptanya kebahagiaan bersama. Ia mengajak para jamaah untuk tidak melewatkan keutamaan bersedekah dan memberikan makanan berbuka, sekalipun hanya dengan sebiji kurma atau seteguk air. Kegiatan berbagi ini, jelasnya, tidak hanya melipatgandakan pahala, tetapi juga memiliki efek sosial yang luar biasa. “Sedekah dan memberi iftar menciptakan pemerataan kebahagiaan. Harta yang kita keluarkan menjadi lebih berkah, dan yang terpenting, ia memperkecil jurang pemisah antara yang mampu dan yang kurang mampu. Di bulan ini, kita semua diundang untuk duduk bersama, merasakan nikmatnya kebersamaan tanpa sekat,” tambahnya.

Ustadz Suharsono juga mengingatkan bahwa esensi puasa tidak hanya berhenti pada menahan diri dari makan dan minum. Ia adalah madrasah untuk melatih akhlak mulia dalam bermasyarakat. Menurutnya, puasa yang berkualitas adalah puasa yang mampu menjaga lisan dari perkataan sia-sia, ghibah, dan perilaku buruk lainnya. Ramadhan, dengan segala keistimewaannya, menjadi momen yang sangat tepat untuk membiasakan diri bersikap santun, jujur, serta menjaga hubungan harmonis dengan sesama. “Ini adalah fondasi untuk membangun masyarakat yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan sosial,” tegasnya.

Related Post

Haji mengajarkan kesetaraan, qurban menanamkan kepedulian; keduanya membangun peradaban Islam berkeadilan dan bermartabat. (foto: firnas/pasmu.id)

Khutbah Jumat Dzulhijjah: Haji dan Qurban sebagai Pondasi Membangun Peradaban yang Adil dan Bermartabat

29 Mei 2026
Kajian Al-Zalzalah menegaskan seluruh amal manusia akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT kelak/foto Firnas pasmu.id

Al-Zalzalah dan Kesadaran tentang Hari Akhir

22 Mei 2026

Bukan Hanya Tempat Sholat! Saat Motor Muadzin Mogok, Masjid Baitul Huda Langsung Action

18 Mei 2026

Korupsi sebagai Penyakit Hati dan Mental

16 Mei 2026

Di samping itu, khatib juga menyoroti bagaimana ritual-ritual khas Ramadhan, seperti shalat tarawih berjamaah, tadarus Al-Qur’an, hingga kegiatan penyaluran zakat fitrah, secara alami mempertemukan umat dari berbagai latar belakang. Interaksi intensif di masjid-masjid dan lingkungan sekitar inilah yang kemudian memperkuat tali silaturahmi atau ukhuwah Islamiyah. Kebersamaan yang terjalin selama sebulan penuh ini diharapkan mampu menciptakan suasana persatuan yang kokoh di tengah masyarakat, jauh dari perpecahan dan egoisme kelompok.

Mengakhiri khutbahnya, Ustadz Suharsono menyampaikan pesan mendalam bahwa tujuan akhir dari ibadah puasa adalah melahirkan pribadi yang tidak hanya kuat secara ritual (saleh secara individu), tetapi juga bermanfaat bagi lingkungannya (saleh secara sosial). “Ukuran keberhasilan puasa seseorang bukan hanya seberapa lama ia menahan lapar, tetapi seberapa banyak kebaikan yang ia tebar untuk orang-orang di sekitarnya setelah Ramadhan berlalu,” tegasnya menutup pesan.

Khutbah yang disampaikan dengan bahasa yang lugas dan penuh penghayatan itu pun ditutup dengan lantunan doa dan salam. Para jamaah yang hadir tampak khusyuk dan larut dalam pesan-pesan dakwah yang disampaikan. Suasana hening sesaat setelah khutbah selesai menjadi tanda bahwa pesan tentang pentingnya solidaritas sosial di bulan suci telah meresap ke dalam hati, menjadikan Jumat sore itu sebagai pengingat untuk menyambut Ramadhan dengan semangat kebersamaan dan kepedulian yang tulus.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: at taqwajumatramadhan
Share3Tweet2Share
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Haji mengajarkan kesetaraan, qurban menanamkan kepedulian; keduanya membangun peradaban Islam berkeadilan dan bermartabat. (foto: firnas/pasmu.id)
Khutbah

Khutbah Jumat Dzulhijjah: Haji dan Qurban sebagai Pondasi Membangun Peradaban yang Adil dan Bermartabat

oleh Firnas Muttaqin
29 Mei 2026
Kajian Al-Zalzalah menegaskan seluruh amal manusia akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT kelak/foto Firnas pasmu.id
Kabar

Al-Zalzalah dan Kesadaran tentang Hari Akhir

oleh Firnas Muttaqin
22 Mei 2026
Pak Jayadi bergembira di samping motornya yang sudah normal/foto: Agus pasmu.id
Kabar

Bukan Hanya Tempat Sholat! Saat Motor Muadzin Mogok, Masjid Baitul Huda Langsung Action

oleh Agus Salim
18 Mei 2026
Next Post
Masjid Al Ukhuwah Pasuruan gelar kompetisi e-sport Mobile Legends tarik minat remaja makmurkan masjid di bulan Ramadhan.

Masjid Al Ukhuwah Pasuruan Gelar Kompetisi E-Sport, Upaya Tarik Minat Milenial Makmurkan Masjid

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026
Mengungkap keterkaitan Islam, energi, dan frekuensi antara keyakinan spiritual serta perspektif ilmiah modern. (foto: ilustrasi/shutterstock.com)

Benarkah Zikir Mengubah Energi Tubuh? Rahasia Hubungan Islam, Frekuensi, dan Getaran yang Jarang Dibahas

31 Mei 2026
PSG Juara dengan drama adu finalti. (foto: Istimewa)

Dari Gol Cepat Havertz hingga Tangisan Adu Penalti: Final Liga Champions PSG vs Arsenal

31 Mei 2026
Profesionalisme pendidik dibangun melalui keteladanan, pengelolaan emosi, pembelajaran berkelanjutan, dan komunikasi sehat. (foto: Nurul Waridah/pasmu.id)

KURMA Edisi Mei 2026: Profesionalisme Aktor Pendidikan dalam Sikap, Peran, dan Keteladanan

30 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan