• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Khutbah

Khutbah Jumat Dzulhijjah: Haji dan Qurban sebagai Pondasi Membangun Peradaban yang Adil dan Bermartabat

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
3 menit yang lalu
in Khutbah
0
Haji mengajarkan kesetaraan, qurban menanamkan kepedulian; keduanya membangun peradaban Islam berkeadilan dan bermartabat. (foto: firnas/pasmu.id)

Haji mengajarkan kesetaraan, qurban menanamkan kepedulian; keduanya membangun peradaban Islam berkeadilan dan bermartabat. (foto: firnas/pasmu.id)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Khotib:
Suharsono

Masjid At-Taqwa Jagalan
Jum’at, 29/5/2026

KHOTBAH PERTAMA


​الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَبِهِ نَسْتَعِينُ عَلَى أُمُورِ الدُّنْيَا وَالدِّينِ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، الْمَلِكُ الْحَقُّ الْمُبِينُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، صَادِقُ الْوَعْدِ الْأَمِينِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَتَابِعِيهِمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ
​أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُونَ الرَّحِمَكُمُ اللهُ، أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيمِ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
​(Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya, dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim.”)

​Jemaah Shalat Jumat yang Dirahmati Allah,

Related Post

Khutbah Idul Adha menekankan akal sehat, ketauhidan, kepedulian sosial, dan keteladanan keluarga Nabi Ibrahim AS (Foto: Firnas/pasmu.id

Khutbah Idul Adha di Masjid Al Kautsar Pasuruan Tekankan Pencarian Ketuhanan dan Nilai Sosial Qurban

27 Mei 2026
Khutbah Iduladha: Keteladanan Nabi Ibrahim Jadi Fondasi Ketakwaan dan Pendidikan Keluarga. (Foto: Marjoko/pasmu.id)

Khutbah Iduladha: Keteladanan Nabi Ibrahim Jadi Fondasi Ketakwaan dan Pendidikan Keluarga

27 Mei 2026

Al-Zalzalah dan Kesadaran tentang Hari Akhir

22 Mei 2026

Bukan Hanya Tempat Sholat! Saat Motor Muadzin Mogok, Masjid Baitul Huda Langsung Action

18 Mei 2026

​Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, yang telah memberikan kita nikmat iman, Islam, serta kesehatan, sehingga kita dapat melangkahkan kaki ke rumah-Nya yang mulia ini. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada uswatun hasanah kita, Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan para pengikutnya yang setia hingga akhir zaman.

​Sebagai khatib, saya berwasiat kepada diri saya pribadi dan kepada seluruh jemaah sekalian, marilah kita terus meningkatkan kualitas takwa kita kepada Allah SWT. Takwa dalam arti menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, karena hanya takwalah sebaik-baik bekal kita menghadap-Nya.

​Jemaah Shalat Jumat yang Dirahmati Allah,
​Saat ini, kita berada di bulan Dzunhijjah, sebuah bulan yang sarat dengan momentum ibadah agung, yaitu ibadah Haji dan Qurban. Kedua ibadah ini bukanlah sekadar ritual tahunan yang bersifat mekanis tanpa makna. Jika kita selami lebih dalam, haji dan qurban memuat filosofi spiritual dan sosial yang sangat tinggi, yang sejatinya merupakan pondasi utama dalam membangun peradaban manusia yang unggul, berkeadilan, dan bermartabat.

​Bagaimanakah filosofi haji dan qurban ini bekerja sebagai pembentuk peradaban? Ada tiga pilar utama yang bisa kita petik:

​1. Pilar Kesetaraan Global (Egalitarianisme)
​Ketika jutaan umat Islam berkumpul di Padang Arafah, Muzdalifah, dan Mina, semua atribut duniawi ditanggalkan. Tidak ada lagi pakaian kebesaran raja, tidak ada pangkat jenderal, tidak ada jas mewah sang miliarder. Semua manusia mengenakan pakaian yang sama: dua helai kain ihram berwarna putih tanpa jahitan.
​Ini adalah simbol bahwa di hadapan Allah, semua manusia adalah setara. Peradaban yang maju tidak dibangun di atas dasar rasisme, kasta, atau kesenjangan sosial yang menindas. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Hujurat ayat 13:
​يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ
​”Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara ?kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa.”

​Haji mengajarkan bahwa pondasi peradaban yang kokoh adalah keadilan dan kesetaraan, di mana manusia dinilai dari integritas moral dan takwanya, bukan dari warna kulit atau isi dompetnya.

​2. Pilar Pengorbanan dan Kepedulian Sosial (Altruisme)
​Sebuah peradaban akan hancur jika individunya dikuasai oleh sifat egois, serakah, dan acuh tak acuh terhadap penderitaan sesama. Di sinilah ibadah qurban hadir sebagai antitesis dari sifat serakah tersebut.
​Ibadah qurban yang diajarkan melalui sejarah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS mengajari kita tentang spirit of sacrifice (semangat berkorban). Kita diperintahkan menyembelih hewan ternak untuk kemudian dagingnya dibagikan kepada fakir miskin.
​Secara filosofis, menyembelih hewan adalah simbol dari menyembelih sifat-sifat kebinatangan yang ada dalam diri manusia: sifat rakus, ingin menang sendiri, dan menindas yang lemah. Allah tidak butuh daging atau darahnya, melainkan ketakwaan dan ketulusan kita untuk berbagi. Allah SWT menegaskan:
​لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنْكُمْ
​”Daging (hewan qurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan mencapai (keridhaan) Allah, tetapi yang mencapai keridhaan-Nya adalah ketakwaan kamu.” (QS. Al-Hajj: 37).

​Peradaban yang kuat adalah peradaban yang dibangun di atas pilar gotong royong. Saat yang kaya peduli pada yang miskin, dan yang kuat melindungi yang lemah.

​3. Pilar Persatuan dan Kedamaian (Ukhuwah dan Perdamaian)
​Ibadah haji adalah muktamar internasional umat Islam terbesar di dunia. Jutaan manusia dari berbagai belahan bumi, berbeda bahasa dan budaya, bergerak dalam satu komando, mengitari Ka’bah yang satu, menghadap kiblat yang sama, dan mengumandangkan kalimat yang sama: Labaikallahumma Labaik.
​Ini adalah modal sosial yang luar biasa untuk membangun perdamaian dunia. Islam mengajarkan bahwa persatuan adalah energi pembangun peradaban. Ketika umat egois dengan kelompoknya masing-masing, peradaban akan pecah dan runtuh. Namun ketika ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah basyariyah (kemanusiaan) dijunjung tinggi, kedamaian akan tercipta.

​Jemaah Shalat Jumat yang Dirahmati Allah
,
​Mari kita jadikan momentum Dzunhijjah ini bukan sekadar menonton tayangan haji di televisi atau sekadar menikmati hidangan daging qurban. Mari kita bawa esensi haji dan qurban ke dalam kehidupan sehari-hari kita:
​Bawalah sifat egaliter (merakyat dan rendah hati) ke dalam kepemimpinan dan pekerjaan kita.
​Bawalah sifat dermawan dan gemar berkorban ke dalam lingkungan tetangga dan masyarakat kita.
​Sembelihlah egoisme pribadi demi kemaslahatan bersama.
​Jika nilai-nilai ini tertanam kuat di dalam dada setiap muslim, niscaya akan lahir dari rahim umat ini sebuah peradaban yang berkemajuan, peradaban yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.
​بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ. أَقُولُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِينَ، فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

​KHOTBAH KEDUA


​الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا كَمَا أَمَرَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، إِرْغَامًا لِمَنْ جَحَدَ بِهِ وَكَفَرَ. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، سَيِّدُ الْخَلَائِقِ وَالْبَشَرِ
​أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ، اتَّقُوا اللهَ تَعَالَى وَاعْلَمُوا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيهِ بِنَفْسِهِ، وَثَنَّى بِمَلَائِكَتِهِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ. قَالَ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيمِ: إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
​اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

​Jemaah yang Dirahmati Allah,
​Di akhir khotbah ini, mari kita kuatkan kembali komitmen kita untuk menjadi agen-agen pembangun peradaban Islam yang ramah, damai, dan solutif bagi problematika umat.

Mari kita doakan saudara-saudara kita yang saat ini sedang menunaikan ibadah haji di tanah suci agar diberikan kesehatan, keselamatan, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
​Dan bagi kita yang belum berangkat maupun yang sedang bersiap untuk berqurban, semoga Allah mudahkan rezeki kita dan menerima amal ibadah kita.
​Mari kita tundukkan kepala sejenak, memohon ampunan dan keberkahan dari Allah SWT:
​اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ
​رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَقُرْبَانَنَا وَجَمِيعَ أَعْمَالِنَا الصَّالِحَةِ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
​رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
​عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: at taqwajumatkhutbahmasjid at taqwa
ShareTweetShare
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Khutbah Idul Adha menekankan akal sehat, ketauhidan, kepedulian sosial, dan keteladanan keluarga Nabi Ibrahim AS (Foto: Firnas/pasmu.id
Kabar

Khutbah Idul Adha di Masjid Al Kautsar Pasuruan Tekankan Pencarian Ketuhanan dan Nilai Sosial Qurban

oleh Firnas Muttaqin
27 Mei 2026
Khutbah Iduladha: Keteladanan Nabi Ibrahim Jadi Fondasi Ketakwaan dan Pendidikan Keluarga. (Foto: Marjoko/pasmu.id)
Kabar

Khutbah Iduladha: Keteladanan Nabi Ibrahim Jadi Fondasi Ketakwaan dan Pendidikan Keluarga

oleh Marjoko
27 Mei 2026
Kajian Al-Zalzalah menegaskan seluruh amal manusia akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT kelak/foto Firnas pasmu.id
Kabar

Al-Zalzalah dan Kesadaran tentang Hari Akhir

oleh Firnas Muttaqin
22 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
MI Muhammadiyah Kunjungan ke P3GI

Museum Gula yang Baru Diresmikan Diserbu Siswa MI Muhammadiyah, Ada Praktik Tanam Tebu

19 Mei 2026
Haji mengajarkan kesetaraan, qurban menanamkan kepedulian; keduanya membangun peradaban Islam berkeadilan dan bermartabat. (foto: firnas/pasmu.id)

Khutbah Jumat Dzulhijjah: Haji dan Qurban sebagai Pondasi Membangun Peradaban yang Adil dan Bermartabat

29 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Setiap ekonomi memburuk, rakyat selalu disibukkan ketakutan baru agar lupa mempertanyakan keadaan sebenarnya. (Ilustrasi: pasmu.id)

Dolar Naik, Pocong Datang: Kebetulan atau Pola Lama yang Diulang?

29 Mei 2026
MI Muhammadiyah Pasuruan gelar qurban Idul Adha untuk menanamkan kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi. (foto: Istimewa/pasmu.id)

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

29 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan