• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Bukan Hanya Tempat Sholat! Saat Motor Muadzin Mogok, Masjid Baitul Huda Langsung Action

Agus Salim oleh Agus Salim
15 menit yang lalu
in Kabar
0
Pak Jayadi bergembira di samping motornya yang sudah normal/foto: Agus pasmu.id

Pak Jayadi bergembira di samping motornya yang sudah normal/foto: Agus pasmu.id

3
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, Ada suara merdu yang biasa menggema dari pengeras suara Masjid Baitul Huda setiap waktu sholat. Itulah suara Pak Jayadi, muadzin berusia 63 tahun yang tak pernah absen mengumandangkan adzan.

Namun, di balik suara lantangnya, tersimpan perjuangan sunyi yang tak banyak orang tahu.

Setiap hari, pria paruh baya itu harus menempuh perjalanan dari rumahnya yang berada di Jl. Ir. H. Juanda 5, Kelurahan Blandong, Kecamatan Bugul Kidul. Jarak normal rumah ke masjid hanya 1,5 kilometer. Sebuah angka yang terbilang dekat.

Tapi “dekat” menjadi relatif bagi Pak Jayadi.

Related Post

Korupsi sebagai Penyakit Hati dan Mental

16 Mei 2026

Menemukan Wajah Keadilan

14 Mei 2026 - Updated On 15 Mei 2026

Memahami Islam dalam Perspektif Muhammadiyah: Upaya Nyata Menuju Keselamatan dan Kesehatan

8 Mei 2026

Ustadz Dadang: Ramadhan Momentum Membumikan Al-Qur’an untuk “Melangitkan” Manusia

8 Maret 2026

Sejak Jembatan Bokwedi kontruksi ulang  dan akses jalan utama menuju masjid ditutup total, Pak Jayadi tak punya pilihan. Ia harus memutar. Jarak yang dulu 1,5 km kini membengkak menjadi 2,5 kilometer.

Bagi kebanyakan orang, memutar 1 km mungkin bukan masalah besar. Tapi tidak bagi Pak Jayadi.

Sejak lama, kaki kanan Pak Jayadi sakit. Ia tidak bisa berjalan normal. Setiap langkah harus ditopang oleh sebuah tongkat. Di masjid pun, ia tak lagi bisa berdiri lama. Semua sholat wajib ia kerjakan dengan duduk.

Lantas, bagaimana ia bisa terus menjadi muadzin? Jawabannya sederhana: Sepeda motor tua kesayangannya.

Motor Yamaha Mio M3 itulah “kaki kedua” yang mengantarnya melewati jalan memutar sejauh 2,5 km setiap kali waktu sholat tiba. Tanpa motor itu, Pak Jayadi nyaris mustahil sampai ke masjid.

Tapi satu bulan terakhir, “kaki keduanya” itu sakit.

Saat Starter Tak Menyala, dan Hati Hampir Padam

Suatu pagi, Pak Jayadi duduk di teras rumahnya. Keringat dingin membasahi pelipis. Iringan takbir sudah sebentar lagi berkumandang, tapi motornya tak mau hidup saat di starter.

“Starter ndak bunyi, Pak. Kayaknya tekor, akinya” gumamnya pada diri sendiri.

Ia sudah mencoba starter kaki berkali-kali. Tapi tenaga di kaki kanannya yang sakit tak cukup untuk mengayuh kick starter. Double starter (tombol elektrik) juga mati total. Motor itu hanya diam, bisu.

Pak Jayadi hampir putus asa. Untuk sampai ke masjid saja ia sudah menguras tenaga ekstra karena jalan memutar. Kini motor yang menjadi penopangnya mogok.

Namun, takdir berkata lain.

Kabar tentang motor Pak Jayadi sampai ke telinga Takmir Masjid Baitul Huda. Tanpa banyak drama, tanpa pidato panjang, mereka segera bergerak.

“Beliau muadzin kami. Beliau sudah setia dengan adzan di masjid ini puluhan tahun. Giliran beliau kesulitan, masjid ini wajib hadir,” ujar salah satu takmir.

Motor tua Pak Jayadi segera dievakuasi ke Bengkel Pojok Prapatan SMK Mutu—sebuah bengkel yang tak hanya terkenal pintar, tapi juga punya hati.

Mekanik bengkel langsung mendiagnosa. Gejalanya jelas: motor tidak bisa start, baik elektrik maupun manual.

Setelah diperiksa, ditemukan biang keroknya:

  • Bostel (brush) dinamo starter sudah habis. Itulah kenapa tombol start tidak berfungsi.
  • Kondisi aki awalnya lemah (kurang setrum). Setelah di-charge, dayanya tak mampu mencapai 90 persen.

Akhirnya diputuskan: aki diganti baru. Bostel starter pun diganti. Sebagai bentuk servis ekstra, oli motor juga ikut diganti.

Beberapa jam kemudian, kunci kontak diputar. Tek tombol starter… Bremm… bremm… bremm…

Motor Yamaha Mio M3 itu hidup kembali. Normal. Fit. Siap mengantar muadzinnya melaju lagi.

“Alhamdulillah,” kata Mekanik. “Alhamdulillah,” jawab Takmir dalam hati.

Masjid Baitul Huda ingin menyampaikan satu hal lewat kisah ini: Masjid bukan hanya tempat shalat berjamaah.

Masjid adalah rumah bagi jamaahnya. Ketika ada muadzin yang kakinya sakit, masjid harus menjadi tongkat. Ketika ada motor jamaah yang mogok, masjid harus menjadi bengkel. Ketika ada yang terhambat jalan menuju kebaikan, masjid harus menjadi jembatan.

Pak Jayadi kini bisa kembali bertakbir di pengeras suara. Motornya sudah sehat. Adzan akan kembali berkumandang tepat waktu.

Dan cerita ini menjadi pengingat bagi kita semua: bahwa ukhuwah itu nyata. Kadang tidak dalam khotbah panjang, tapi dalam sebuah busi, sebuah aki, dan sebuah starter yang kembali menyala.

Terima kasih kepada Bengkel Pojok Prapatan SMK Mutu dan seluruh takmir Masjid Baitul Huda yang telah peduli.

Editor: Marjoko

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: at taqwajamaah
Share1Tweet1Share
Agus Salim

Agus Salim

Related Posts

Khutbah

Korupsi sebagai Penyakit Hati dan Mental

oleh Firnas Muttaqin
16 Mei 2026
Kabar

Menemukan Wajah Keadilan

oleh Firnas Muttaqin
14 Mei 2026 - Updated On 15 Mei 2026
Kabar

Memahami Islam dalam Perspektif Muhammadiyah: Upaya Nyata Menuju Keselamatan dan Kesehatan

oleh Firnas Muttaqin
8 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Cemerlang! Nanda Arkana, Siswa SD Al Kautsar Kota Pasuruan, Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Nasional

27 April 2026
Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026

KB-TK ABA 6 Peringati Hari Kartini dengan Literasi di Perpustakaan Kota Pasuruan

21 April 2026
Jamal mewakili tim mendapakan piala di podium

Tapak Suci Kota Pasuruan Raih Juara Umum II di Kejurkot Pencak Silat 2026

26 April 2026
Pak Jayadi bergembira di samping motornya yang sudah normal/foto: Agus pasmu.id

Bukan Hanya Tempat Sholat! Saat Motor Muadzin Mogok, Masjid Baitul Huda Langsung Action

18 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Presiden Prabowo Menyapa Rakyat saat Kunjungan ke Jawa Timur/indobangkit.com

Koperasi Desa Merah Putih, Harapan Baru atau Sekadar Proyek Besar?

17 Mei 2026
Ustaz M. Nuryasin di Kajian Ahad Pagi Al-Ukhuwah/Yogi Arfan

Ustaz M. Nuryasin di Kajian Ahad Pagi Al-Ukhuwah: Semua Aktivitas Harus Melibatkan Allah

17 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan