• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Ustaz M. Nuryasin di Kajian Ahad Pagi Al-Ukhuwah: Semua Aktivitas Harus Melibatkan Allah

PasMu Media oleh PasMu Media
2 minggu yang lalu
in Kabar
0
Ustaz M. Nuryasin di Kajian Ahad Pagi Al-Ukhuwah/Yogi Arfan

Ustaz M. Nuryasin di Kajian Ahad Pagi Al-Ukhuwah/Yogi Arfan

5
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Kajian Ahad pagi ketiga di bulan Mei di Masjid Al-Ukhuwah Sekarsono berlangsung penuh antusias dan refleksi mendalam. Pada kesempatan tersebut, Sekretaris PDM Kota Pasuruan, M. Nuryasin hadir sebagai pemateri dengan tema “Hidup Ini Perjalanan Spiritual.”

Sejak awal kajian, suasana terasa berbeda. Ustaz M. Nuryasin tidak hanya menyampaikan materi secara ceramah, tetapi juga membagikan selembar kertas berisi sejumlah pertanyaan reflektif tentang perjalanan spiritual manusia sejak sebelum lahir hingga menuju akhirat. Melalui pertanyaan-pertanyaan itu, jamaah diajak untuk berpikir lebih dalam tentang tujuan hidup, arah perjalanan manusia, serta makna setiap aktivitas yang dilakukan di dunia.

Dalam lembaran tersebut, jamaah diajak merenungkan berbagai hal, mulai dari alasan melakukan perjalanan, tahapan alam kehidupan manusia, hingga hakikat dunia sebagai tempat menanam amal dan akhirat sebagai tempat memanen hasilnya. Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah pertanyaan tentang alasan manusia menjalani berbagai aktivitas, yang menurut beliau jawabannya harus selalu melibatkan Allah SWT.

Dalam kajiannya, Ustaz M. Nuryasin menyampaikan rasa syukur atas perkembangan Masjid Al-Ukhuwah yang dinilainya mengalami kemajuan luar biasa. Ia menilai, masjid yang dahulu sederhana kini tumbuh menjadi pusat kegiatan dakwah dan pembinaan umat yang semakin hidup.

Related Post

MI Muhammadiyah Pasuruan gelar qurban Idul Adha untuk menanamkan kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi. (foto: Istimewa/pasmu.id)

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

29 Mei 2026

Masjid Al-Ukhuwah Himpun 6 Sapi dan 10 Kambing Qurban, Distribusikan Hampir 1.800 Kantong Daging

28 Mei 2026

Kuliah Belasan Juta, tapi Susah Dapat Kerja: Ada yang Salah dengan Kampus Kita?

27 Mei 2026

Abu Nasir: Umat Islam Butuh Kepemimpinan Otentik, Bukan Pemimpin Karbitan

27 Mei 2026

Beliau kemudian menjelaskan bahwa manusia sejatinya sedang menjalani perjalanan spiritual panjang melalui lima alam kehidupan, mulai dari alam ruh hingga akhirat. Menurutnya, sejak di alam ruh manusia telah bersaksi bahwa Allah adalah Tuhan mereka, sebagaimana disebutkan dalam ayat “Alastu birobbikum? Qolu bala syahidna.” Fitrah tauhid itu, kata beliau, sebenarnya tertanam dalam diri setiap manusia, namun sering tertutupi oleh hawa nafsu dan kesombongan ketika hidup di dunia.

Ustaz M. Nuryasin juga mengibaratkan kehidupan dunia sebagai tempat menanam, sedangkan akhirat adalah tempat memanen. Amal saleh yang dilakukan manusia tidak hanya memberi balasan di akhirat, tetapi juga menghadirkan manfaat sejak di dunia, sebagaimana pohon mangga yang meski belum berbuah tetap memberi oksigen dan keteduhan.

Menurut beliau, kehidupan manusia adalah sebuah perlombaan yang disponsori dan diatur langsung oleh Allah SWT. Pada babak pertama, manusia diberi kebebasan memilih jalan taat atau maksiat. Sedangkan bagi mereka yang memilih jalan taat, akan masuk ke babak final berupa perlombaan dalam memberi manfaat sebesar-besarnya kepada orang lain.

“Khairunnas anfa’uhum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya,” jelasnya di hadapan jamaah.

Beliau juga menyinggung kisah hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai pelajaran penting dalam kehidupan. Menurutnya, Allah telah menetapkan Madinah sebagai tempat berkembangnya Islam. Karena itu, hijrah ke Habasyah tidak berkembang maksimal, sedangkan dakwah ke Thaif justru mengalami penolakan keras.

Dari kisah tersebut, ia mengajak jamaah untuk memahami bahwa penolakan dalam hidup bisa jadi merupakan cara Allah mengarahkan seseorang menuju tempat terbaiknya. Ia mengibaratkan hal itu seperti perjuangan Siti Hajar yang harus berlari bolak-balik antara Bukit Shafa dan Marwah hingga tujuh kali sebelum pertolongan Allah datang melalui air zamzam.

Selain itu, beliau menekankan bahwa umat Islam tidak boleh berhenti hanya pada fase “Mekah”, yakni taat namun tertindas. Menurutnya, umat Islam harus menuju fase “Madinah”, yaitu keadaan ketika umat menjadi kuat, mandiri, dan menang dalam kebaikan.

Menjelang akhir kajian, Ustaz M. Nuryasin kembali mengingatkan pentingnya melibatkan Allah dalam setiap niat aktivitas kehidupan. Menurutnya, pekerjaan dan aktivitas apa pun akan bernilai ibadah apabila dilakukan karena Allah dan untuk mencari ridha-Nya.

Kajian Ahad pagi tersebut ditutup dengan suasana hangat penuh kebersamaan. Seperti biasanya, jamaah tidak langsung pulang setelah kajian selesai. Mereka berkumpul dan berbincang santai di halaman belakang masjid sambil menikmati kopi, teh, susu, bubur kacang hijau, aneka kue, dan roti yang disediakan oleh Masjid Al-Ukhuwah.

Program ngopi bersama setelah kajian Ahad pagi itu menjadi salah satu agenda rutin sekaligus daya tarik Masjid Al-Ukhuwah. Pada kajian kali ini, jumlah jamaah juga terlihat semakin bertambah, terutama dari kalangan ibu-ibu. Takmir masjid menyebutkan bahwa beberapa jamaah baru bahkan datang dari wilayah Tambak Yudan dan Bugul Kidul untuk mengikuti kajian tersebut.


Reporter:

  1. Yogi Arfan
  2. Firnas Muttaqin

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: Kajian Ahad PagiMasjid Al-Ukhuwahmuhammadiyah
Share2Tweet1Share
PasMu Media

PasMu Media

Related Posts

MI Muhammadiyah Pasuruan gelar qurban Idul Adha untuk menanamkan kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi. (foto: Istimewa/pasmu.id)
Kabar

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

oleh PasMu Media
29 Mei 2026
Kabar

Masjid Al-Ukhuwah Himpun 6 Sapi dan 10 Kambing Qurban, Distribusikan Hampir 1.800 Kantong Daging

oleh Yogi Arfan
28 Mei 2026
Ilustrasi dibuat menggunakan AI
Opini

Kuliah Belasan Juta, tapi Susah Dapat Kerja: Ada yang Salah dengan Kampus Kita?

oleh Aman Ridho
27 Mei 2026
Next Post
Presiden Prabowo Menyapa Rakyat saat Kunjungan ke Jawa Timur/indobangkit.com

Koperasi Desa Merah Putih, Harapan Baru atau Sekadar Proyek Besar?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Istri shalihah bukan sekadar pendamping, melainkan benteng yang menggagalkan tipu daya setan. (Ilustrasi: shutterstock.com)

Istri Shalihah, Benteng Rumah Tangga dari Tipu Daya Setan

1 Juni 2026
1 Juni bukan sekadar sejarah; Pancasila adalah kompas persatuan yang menjaga Indonesia tetap utuh. (Ilustrasi: AI)

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

1 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026
Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan