• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Memahami Islam dalam Perspektif Muhammadiyah: Upaya Nyata Menuju Keselamatan dan Kesehatan

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
3 minggu yang lalu
in Kabar, Kajian
0
3
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan – Kunci keselamatan dan kesejahteraan hidup manusia sangat ditentukan oleh upaya dan usahanya sendiri dalam menjemput takdir Allah. Pesan mendalam ini menjadi inti sari pengajian Kamis malam Jumat yang disampaikan oleh Ustadz Anang Abdul Malik di Masjid At-Taqwa, Jagalan, Kota Pasuruan, pada Kamis (7/5/2026).

Dalam ceramah bertajuk “Memahami Islam dalam Perspektif Muhammadiyah”, Ustadz Anang menekankan bahwa meskipun manusia berada di bawah skenario besar takdir Tuhan, Allah SWT tidak akan mengubah nasib suatu kaum jika individu tersebut tidak memiliki keinginan dan usaha untuk berubah.

Organisasi sebagai Alat Dakwah

Ustadz Anang menjelaskan bahwa kehadiran jamaah dalam forum tersebut digerakkan oleh dua hal: takdir Allah dan tugas organisasi. Beliau menggarisbawahi bahwa Muhammadiyah bukanlah tujuan, melainkan alat untuk melakukan “Islamisasi” atau menyebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Related Post

Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026
Haji mengajarkan kesetaraan, qurban menanamkan kepedulian; keduanya membangun peradaban Islam berkeadilan dan bermartabat. (foto: firnas/pasmu.id)

Khutbah Jumat Dzulhijjah: Haji dan Qurban sebagai Pondasi Membangun Peradaban yang Adil dan Bermartabat

29 Mei 2026

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

29 Mei 2026

Masjid Al-Ukhuwah Himpun 6 Sapi dan 10 Kambing Qurban, Distribusikan Hampir 1.800 Kantong Daging

28 Mei 2026

“Organisasi ini hanyalah alat untuk dakwah. Dengan berorganisasi, kegiatan menjelaskan nilai-nilai agama menjadi lebih ringan dan terstruktur dibandingkan bergerak sendirian,” ujarnya di hadapan para jamaah.

Karakter Tajdid dan Perubahan Zaman

Salah satu poin penting yang diangkat adalah karakter Tajdid (pembaruan) dalam Muhammadiyah. Ustadz Anang mengingatkan bahwa metodologi penyampaian dakwah harus adaptif terhadap perubahan zaman yang sangat cepat dan terkadang mengerikan, terutama dalam menjaga moralitas generasi muda.

Islam mengajarkan umatnya untuk terus melakukan perbaikan—berubah dari tidak baik menjadi baik, dan dari baik menjadi berkualitas. Perubahan ini tidak hanya menyentuh aspek spiritual, tetapi juga kognitif dan pola pikir dalam memahami hadis serta syariat di era teknologi.

Korelasi Iman dan Kesehatan Medis

Menariknya, Ustadz Anang menghubungkan ketaatan beragama dengan kesehatan fisik melalui pendekatan sains modern. Beliau mencontohkan perintah untuk bersikap jujur. Secara medis, perasaan bahagia, jujur, dan pasrah kepada Allah memicu tubuh mengeluarkan hormon yang memperkuat sistem imun.

“Kejujuran menghantarkan pada kebaikan, dan kebaikan menghantarkan pada ketenangan. Ilmu pengetahuan membuktikan bahwa pikiran dan perasaan yang tenang berdampak positif pada jasad, meningkatkan daya tahan tubuh melawan virus,” jelasnya.

Menunda Penuaan dengan Syariat

Beliau juga menyinggung fenomena kedokteran anti-aging. Menurutnya, pola hidup sehat yang diajarkan Islam—seperti saling menyayangi, menolong, dan menjaga hati—adalah cara alami untuk menjaga kualitas hidup di masa tua.

Menutup pengajian tersebut, Ustadz Anang mengajak jamaah untuk meyakini bahwa setiap syariat dan aturan Allah hadir semata-mata untuk kepentingan dan keselamatan manusia itu sendiri. Muhammadiyah, melalui para kadernya baik dokter, astronom, maupun ahli lainnya, bertugas menjelaskan kebenaran Al-Qur’an melalui kacamata ilmu pengetahuan yang relevan dengan zaman sekarang. 

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: at taqwaimankajianmuhammadiyah
Share1Tweet1Share
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)
Kabar

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

oleh PasMu Media
31 Mei 2026
Haji mengajarkan kesetaraan, qurban menanamkan kepedulian; keduanya membangun peradaban Islam berkeadilan dan bermartabat. (foto: firnas/pasmu.id)
Khutbah

Khutbah Jumat Dzulhijjah: Haji dan Qurban sebagai Pondasi Membangun Peradaban yang Adil dan Bermartabat

oleh Firnas Muttaqin
29 Mei 2026
MI Muhammadiyah Pasuruan gelar qurban Idul Adha untuk menanamkan kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi. (foto: Istimewa/pasmu.id)
Kabar

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

oleh PasMu Media
29 Mei 2026
Next Post

Jangan Biarkan Sepotong Haram Menahan Doa di Langit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Istri shalihah bukan sekadar pendamping, melainkan benteng yang menggagalkan tipu daya setan. (Ilustrasi: shutterstock.com)

Istri Shalihah, Benteng Rumah Tangga dari Tipu Daya Setan

1 Juni 2026
1 Juni bukan sekadar sejarah; Pancasila adalah kompas persatuan yang menjaga Indonesia tetap utuh. (Ilustrasi: AI)

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

1 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026
Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan