Pasuruan, 7 Mei 2026 – Setelah vakum sementara selama bulan Ramadhan dan Syawal 1447 Hijriah, Takmir Masjid Baitul Huda resmi melanjutkan kembali program kajian rutin setiap Rabu. Kegiatan yang berlangsung ba’da salat Magrib hingga Isya ini menjadi langkah strategis takmir dalam memakmurkan masjid sekaligus meningkatkan kualitas keimanan dan keilmuan jamaah.
Kebijakan untuk mengaktifkan kembali kajian ini diambil setelah takmir selesai menyibukkan diri dengan berbagai proyek pembenahan fasilitas masjid. Sejumlah perbaikan signifikan telah dilakukan, antara lain mengaktifkan kembali ruangan ber-AC agar jamaah merasa nyaman saat menghadiri kegiatan keagamaan, perbaikan total instalasi listrik yang sempat mengalami kendala teknis, pembenahan pagar masjid untuk aspek keamanan dan estetika, serta peningkatan kualitas sound sistem agar suara ustadz dan murottal terdengar lebih jernih.
“Kami ingin jamaah tidak hanya datang, tetapi juga merasa betah dan nyaman. Makmur itu bukan hanya ramai, tapi juga meaningful, ada peningkatan ibadah dan ilmu,” ujar Yisno, Ketua Takmir Masjid Baitul Huda dalam keterangannya, Selasa (5/5).
Kajian perdana pasca-Ramadhan akan diisi oleh jajaran ustadz yang kompeten di bidangnya. Beberapa nama yang dijadwalkan mengisi secara bergiliran antara lain Ustadz H. Yusuf Hasmi, S.E., Ustadz Anang Abdul Malik, Ustadz Umar Efendi, S.Ag., Ustadz Drs. H. Arifin Ahmad, serta dr. H. M. Burhan, MMRS. Dengan latar belakang yang beragam, mulai dari ekonomi syariah, dakwah, hingga kesehatan, materi yang disampaikan diharapkan relevan dengan kebutuhan riil jamaah.
“Kami tidak ingin kajian hanya sekadar seremonial. Setiap pekan, tema akan disesuaikan dengan problematika umat saat ini, mulai dari fiqih ibadah sehari-hari, manajemen stres menurut Islam, hingga literasi keuangan syariah,” tambah Yisno.
Takmir berharap dengan kembali bergulirnya kajian Rabuan ini, Masjid Baitul Huda tidak hanya ramai saat salat fardu, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran dan pemberdayaan komunitas. Warga sekitar dan jamaah umum dari luar lingkungan pun dipersilakan hadir tanpa dipungut biaya.
“Mari kita hidupkan masjid kita bersama. Satu majelis ilmu lebih baik dari dunia seisinya. Kami undang bapak-ibu sekalian untuk hadir, membawa catatan, dan ikut serta dalam meramaikan rumah Allah,” ajak takmir dalam pengumuman yang disebarkan melalui grup WhatsApp dan papan pengumuman masjid.
Dengan segala persiapan teknis dan non-teknis yang telah matang, Takmir Masjid Baitul Huda optimistis program kajian rutin Rabu ini akan menjadi salah satu pilar utama dalam upaya memakmurkan masjid secara berkelanjutan. Semoga Allah memudahkan dan memberkahi setiap langkah kita.
Editor: Marjoko












