• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Khutbah

Khutbah Jumat Masjid At-Taqwa: Pentingnya Menjaga Adab dan Etika dalam Bergurau Menurut Ajaran Islam

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
9 bulan yang lalu
in Khutbah
0
5
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 19 September 2025 – Muhammad Raizel Zaidan Al Rizki, dalam khutbah Jumatnya di Masjid At-Taqwa, Jagalan, mengingatkan jamaah akan pentingnya menjaga adab dan etika dalam bergurau sesuai ajaran Islam. Ia menegaskan bahwa gurauan yang tidak berlebihan dapat menjadi hiburan dan sarana mempererat persaudaraan, bukan sebaliknya.

Mengawali khutbahnya, Ustadz Zaidan mengutip kisah Rasulullah SAW yang dikenal memiliki selera humor. Kisah ini adalah tentang seorang nenek tua yang meminta didoakan agar masuk surga. Rasulullah SAW dengan lembut menjawab, “Wahai ibu si Anu, sesungguhnya surga tidak dimasuki oleh nenek tua.” Jawaban ini membuat nenek tersebut menangis. Namun, Nabi Muhammad SAW segera menjelaskan bahwa wanita itu tidak akan masuk surga dalam keadaan tua renta, melainkan akan diubah menjadi gadis-gadis perawan yang penuh cinta dan sebaya umurnya, sebagaimana firman Allah dalam Surat Al-Waqi’ah. Kisah ini menjadi contoh bahwa humor Rasulullah SAW selalu dilandasi kebenaran dan kasih sayang.

Lebih lanjut, khatib menjelaskan enam rambu utama dalam bersenda gurau yang harus dipegang teguh oleh setiap Muslim. Rambu-rambu ini berfungsi sebagai panduan agar gurauan tidak melampaui batas syariat dan etika.

Pertama, tidak berbohong. Gurauan harus dilandasi kejujuran, karena Rasulullah SAW bersabda, “Aku hanya bergurau, tapi aku selalu berkata benar.”

Related Post

Haji mengajarkan kesetaraan, qurban menanamkan kepedulian; keduanya membangun peradaban Islam berkeadilan dan bermartabat. (foto: firnas/pasmu.id)

Khutbah Jumat Dzulhijjah: Haji dan Qurban sebagai Pondasi Membangun Peradaban yang Adil dan Bermartabat

29 Mei 2026
Khutbah Idul Adha menekankan akal sehat, ketauhidan, kepedulian sosial, dan keteladanan keluarga Nabi Ibrahim AS (Foto: Firnas/pasmu.id

Khutbah Idul Adha di Masjid Al Kautsar Pasuruan Tekankan Pencarian Ketuhanan dan Nilai Sosial Qurban

27 Mei 2026

Khutbah Iduladha: Keteladanan Nabi Ibrahim Jadi Fondasi Ketakwaan dan Pendidikan Keluarga

27 Mei 2026

Jangan Biarkan Sepotong Haram Menahan Doa di Langit

8 Mei 2026

Kedua, tidak menakut-nakuti. Dilarang menakut-nakuti sesama Muslim, bahkan dalam bercanda. Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW melarang seorang Muslim mengacungkan senjata tajam kepada saudaranya, meskipun dalam gurauan, karena perbuatan itu dilaknat oleh malaikat.

Ketiga, tidak mengambil barang orang lain. Bercanda dengan menyembunyikan atau mengambil barang orang lain adalah perbuatan yang dilarang. Rasulullah SAW bersabda, “Tidak boleh seorang dari kalian mengambil barang saudaranya, baik bercanda maupun serius.”

Keempat, tidak terlalu banyak tertawa. Tertawa yang berlebihan dapat “mematikan hati.” Ustadz Zaidan mengutip hadis yang mengingatkan bahwa terlalu banyak tawa bisa membuat hati menjadi keras dan jauh dari kepekaan spiritual.

Kelima, tidak mengolok-olok agama. Mengguraukan atau mempermainkan agama dan ajaran Rasulullah SAW adalah dosa besar. Sebagaimana firman Allah dalam Surah At-Taubah, mengolok-olok agama dapat menyebabkan kekufuran.

Terakhir, menggunakan perkataan yang baik. Gurauan haruslah disampaikan dengan kata-kata yang baik, tidak menghina, dan tidak merendahkan orang lain. Akhlak mulia harus tercermin dalam setiap ucapan, termasuk dalam gurauan.

Ustadz Zaidan menutup khutbahnya dengan mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa berhati-hati dalam bertutur kata, memperbaiki akhlak, dan menjadikan gurauan sebagai sarana mempererat persaudaraan, bukan sebaliknya.

*) Penulis : Firnas Muttaqin

*) Editor : Marjoko

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: jumatkhutbah
Share2Tweet1Share
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Haji mengajarkan kesetaraan, qurban menanamkan kepedulian; keduanya membangun peradaban Islam berkeadilan dan bermartabat. (foto: firnas/pasmu.id)
Khutbah

Khutbah Jumat Dzulhijjah: Haji dan Qurban sebagai Pondasi Membangun Peradaban yang Adil dan Bermartabat

oleh Firnas Muttaqin
29 Mei 2026
Khutbah Idul Adha menekankan akal sehat, ketauhidan, kepedulian sosial, dan keteladanan keluarga Nabi Ibrahim AS (Foto: Firnas/pasmu.id
Kabar

Khutbah Idul Adha di Masjid Al Kautsar Pasuruan Tekankan Pencarian Ketuhanan dan Nilai Sosial Qurban

oleh Firnas Muttaqin
27 Mei 2026
Khutbah Iduladha: Keteladanan Nabi Ibrahim Jadi Fondasi Ketakwaan dan Pendidikan Keluarga. (Foto: Marjoko/pasmu.id)
Kabar

Khutbah Iduladha: Keteladanan Nabi Ibrahim Jadi Fondasi Ketakwaan dan Pendidikan Keluarga

oleh Marjoko
27 Mei 2026
Next Post

KOKAM Kota Pasuruan Ikut Resik-Resik dan Tanam Pohon di Kawasan Pelabuhan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Semarak Milad 'Aisyiyah ke-109: senam, cek kesehatan, bazar, dan tasyakuran untuk hidup sehat. (foto: Mawaridah/pasmu.id)

Semarak Milad ‘Aisyiyah ke-109, Senam Bersama Ibu Wakil Wali Kota Pasuruan Menjadi Syiar Healthy Life Campaign

7 Juni 2026
Rehab Masjid Darul Arqom Masuk Fase Kritis, Pekerja Lakukan Ini Biar Kubah Besar Tak Rembes Lagi. (Foto: Agus/pasmu.id)

Rehab Masjid Darul Arqom, Pekerja Lakukan Ini Biar Kubah Besar Tak Rembes Lagi

7 Juni 2026
Ustadz Baidowi, dalam kajian ahad pagi, Iblis sombong karena api, manusia sombong karena dunia, lupa menjaga fitrah di era digital. (foto: Firnas/pasmu.id)

Menjaga Fitrah di Era Digital: Refleksi Kesombongan Iblis dan Remeh-remeh Kehidupan

7 Juni 2026
Kajian di Masjid Darul Arqom, Jaga sehat fisik, jiwa, dan sosial agar masa tua tetap bugar, mandiri, dan bahagia. (foto: Suharsono/pasmu.id)

Menjaga Raga di Usia Senja: Memetik Hikmah Sehat Fisik, Jiwa, dan Sosial Bersama dr. Husni Muzakir Al Habsyi

7 Juni 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan