Pasuruan, 5 Juni 2026 – Pengurus Masjid Darul Arqom menggelar rapat koordinasi dengan pihak pelaksana rehab masjid pada Jumat (5/6) untuk membahas progres serta kendala di lapangan. Rapat yang berlangsung di ruang utama masjid ini dipimpin langsung oleh takmir dan dihadiri perwakilan kontraktor, Bapak Riyan.
Dalam paparannya, Bapak Riyan selaku perwakilan pelaksana rehab menjelaskan secara detail kondisi terkini bangunan masjid yang sudah berusia puluhan tahun. “Kami menemukan banyak tantangan teknis, terutama struktur bangunan yang sudah rapuh dan memunculkan retakan di sejumlah titik,” ungkapnya.
Kondisi retakan tersebut menjadi sumber utama kebocoran saat hujan. Air hujan kerap masuk melalui sela-sela dinding dan plafon, sehingga mengganggu kenyamanan jamaah, terutama saat salat berjamaah di musim penghujan.
Meski demikian, proses rehab tahap pertama dan kedua yang difokuskan pada pengerjaan kubah besar, kubah kecil, serta dak cor bagian atas masjid dipastikan akan segera rampung dalam waktu dekat. Pengerjaan berlangsung bertahap namun tetap mengutamakan kualitas hasil.
Adapun metode pengerjaan yang dilakukan tim pelaksana meliputi lima langkah, yaitu:
- Pengelupasan cat lama pada permukaan kubah dan dak,
- Pembersihan menyeluruh dari debu dan sisa material,
- Pengeleman atau aplikasi car primer sebagai lapisan dasar,
- Pengecatan dengan cat berkualitas tinggi merek Jotun untuk lapisan luar guna menahan paparan sinar matahari dan air hujan,
- Finishing untuk memastikan hasil akhir rapi dan tahan lama.
Takmir Masjid Darul Arqom menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim pelaksana. “Semua ini adalah ikhtiar kami untuk mengatasi permasalahan kebocoran yang sudah bertahun-tahun mengganggu kenyamanan jamaah. Kami berharap proses rehab ini benar-benar bisa menyelesaikan permasalahan masjid secara permanen,” ujar perwakilan takmir.
Ke depannya, takmir juga berencana melakukan pengecekan rutin pasca-rehab untuk memastikan tidak ada lagi titik bocor yang tersisa. “Mudah-mudahan dengan finishing yang baik, Masjid Darul Arqom menjadi lebih kokoh, nyaman, dan kembali dimaksimalkan untuk kegiatan ibadah serta kemakmuran umat,” tutupnya.
Editor: Marjoko












