• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kajian

Pengajian Ahad Pagi: Ibunda Emilis Setiowati Bahas Zoonosis, Penyakit dari Hewan ke Manusia

PasMu Media oleh PasMu Media
5 bulan yang lalu
in Kajian
0
3
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pengajian Ahad pagi kali ini menghadirkan narasumber istimewa, Ibu Hj. Drh. Emilis Setiowati, seorang dokter hewan sekaligus pemerhati kesehatan masyarakat. Dalam ceramah yang bertema “Zoonosis: Dari Hewan ke Manusia, Kisah Penyakit yang Mengubah Dunia”, beliau mengajak para jamaah untuk lebih memahami bahaya penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia serta pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Dalam paparannya, Hj. Drh. Emilis menjelaskan bahwa zoonosis merupakan jenis penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia melalui berbagai perantara, seperti udara, air, gigitan, atau kontak langsung. Beberapa contoh penyakit zoonosis yang pernah mengguncang dunia antara lain flu burung, rabies, antraks, dan Covid-19. Penyakit-penyakit ini tidak hanya berdampak pada kesehatan manusia, tetapi juga mengguncang perekonomian global dan kehidupan sosial masyarakat.

Beliau menekankan bahwa banyak wabah besar dalam sejarah dunia berawal dari zoonosis. “Kita bisa belajar dari masa lalu. Pandemi bukan hanya urusan medis, tapi juga peringatan agar manusia lebih bijak memperlakukan alam dan hewan,” ujar Emilis dalam ceramahnya yang disambut antusias para jamaah.

Menurut beliau, penyebab berkembangnya penyakit zoonosis tidak bisa dilepaskan dari pola hidup manusia dan kerusakan alam. Aktivitas manusia yang merusak habitat satwa liar, perdagangan hewan eksotik, serta kebersihan lingkungan yang buruk menjadi faktor utama yang mempercepat penyebaran penyakit dari hewan ke manusia. “Ketika manusia semakin sering bersentuhan dengan hewan tanpa menjaga kebersihan dan keseimbangan alam, maka risiko zoonosis meningkat,” tambahnya.

Related Post

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

Muhammadiyah Kota Pasuruan Gelar Salat Idulfitri di Enam Titik, GOR Dipadati Ratusan Jamaah

20 Maret 2026

Untuk mencegah penyebaran zoonosis, Hj. Drh. Emilis memberikan sejumlah langkah praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pertama, menjaga daya tahan tubuh dengan pola makan sehat, istirahat cukup, dan olahraga teratur. Kedua, rajin mencuci tangan dengan sabun, terutama setelah berinteraksi dengan hewan atau lingkungan yang kotor. Ketiga, menjaga kebersihan lingkungan agar tidak menjadi sarang penyakit.

Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya memberikan vaksin kepada hewan peliharaan seperti anjing dan kucing, serta menggunakan masker apabila sedang flu agar tidak menularkan penyakit kepada orang lain atau hewan di sekitar. Semua langkah tersebut sederhana, namun sangat efektif untuk mencegah terjadinya penularan penyakit zoonosis.

Hj. Drh. Emilis menutup ceramahnya dengan pesan moral yang mendalam. “Kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan adalah satu kesatuan. Ketiganya saling bergantung. Jika salah satu rusak, maka semuanya akan terdampak. Karena itu, mari kita rawat alam, jaga kebersihan, dan sayangi hewan sebagaimana kita menjaga diri sendiri.”

Pengajian Ahad pagi ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif. Para jamaah terlihat antusias, terutama ketika membahas cara-cara praktis mencegah penyakit dari hewan peliharaan. Diharapkan, melalui pengajian ini masyarakat semakin sadar akan pentingnya hidup sehat dan bersih, serta mampu mengambil hikmah dari kisah penyakit-penyakit yang pernah mengubah dunia.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: Aisyiyahdakwahislammuhammadiyahpendidikan
Share1Tweet1Share
PasMu Media

PasMu Media

Related Posts

Kabar

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

oleh Muslim Notonegoro
20 Maret 2026
Kabar

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

oleh Firnas Muttaqin
20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.
Kabar

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

oleh Marjoko
20 Maret 2026
Next Post

Dosa Finansial di Usia 20-an yang Akan Disesali di Usia 30-an

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 menjadi penegas presisi hisab KHGT sekaligus simbol kuat arah baru persatuan kalender umat Islam dunia.

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Validasi Astronomis KHGT dan Momentum Menuju Kesatuan Umat

3 Maret 2026
Menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan, Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan menyelenggarakan kajian i’tikaf di lima masjid yang tersebar di Kota Pasuruan.

Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan Gelar Rangkaian Kajian I’tikaf Ramadhan

6 Maret 2026
Menuju 2029, Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan resmi bersinergi kawal demokrasi bersih dan berintegritas.

Langkah Besar Menuju 2029: Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Teken MoU Strategis

3 Maret 2026

Muhammadiyah Kota Pasuruan Siapkan 6 Titik Sholat Idul Fitri 1447 Hijriyah, Ini Daftar Lengkapnya

12 Maret 2026 - Updated On 13 Maret 2026

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026
Dosa adalah malware yang merusak sistem fitrah, dan Ramadhan adalah proses reset total atas virus-virus keburukan.

Khutbah Idul Fitri di Halaman Masjid Baiturrahman: Rekonstruksi Jiwa Menuju Fitrah Orisinal

20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan