• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kajian

Mental Healing dalam Perspektif Medis dan Spiritual

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
9 bulan yang lalu
in Kajian
0
Image: Made by AI Generator

Image: Made by AI Generator

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Masjid Darul Arqom, Kota Pasuruan, menggelar Kajian Ahad Pagi dengan tema yang relevan dengan isu kesehatan jiwa, yaitu “Mental Healing”, pada Ahad (24/8/2025). Acara ini menghadirkan Dr. dr. H. Thontowi Djauhari, N.S., M.Kes., seorang ahli kesehatan yang juga menjabat Wakil Direktur RS Universitas Muhammadiyah Malang.

Dalam paparannya, dr. Thontowi menjelaskan bahwa masalah adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Menurutnya, masalah muncul ketika harapan tidak sesuai dengan kenyataan. Ia menekankan bahwa setiap orang memiliki masalahnya masing-masing, dan tidak sepantasnya membandingkan kesulitan pribadi dengan orang lain.

“Hidup ini adalah masalah. Jika kita tidak mampu menghadapi masalah itu, maka kitalah yang akan menjadi masalah,” ujarnya.

Proses Psikologis dan Solusi Islami

Dr. Thontowi memaparkan tahapan psikologis yang umum dilalui seseorang saat menghadapi masalah, yaitu penolakan (denial), kemarahan, depresi, tawar-menawar (bargaining), hingga akhirnya penerimaan. Ia mengingatkan agar seseorang tidak lari dari masalah, karena hal itu justru akan menambah masalah baru.

Related Post

Cinta bisa tumbuh berbeda, tetapi pernikahan kokoh ketika dibangun di atas akidah yang sama. (ilustrasi: shutterstock.com

Cinta Beda Mazhab antara Muhammadiyah dan NU: Ketika Hati Bertemu, Haruskah Pernikahan Berpisah?

2 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

29 Mei 2026

Masjid Al-Ukhuwah Himpun 6 Sapi dan 10 Kambing Qurban, Distribusikan Hampir 1.800 Kantong Daging

28 Mei 2026

Di hadapan para jamaah, dr. Thontowi juga menjelaskan pentingnya membedakan antara watak dan karakter. Menurutnya, watak (bawaan) memang sulit diubah, tetapi karakter (bentukan) bisa diperbaiki melalui perubahan pola pikir. Hal ini ia ilustrasikan dengan kisah Khalifah Umar bin Khattab yang wataknya keras, namun karakternya berubah menjadi pembela Islam yang gigih setelah bergaul dengan Rasulullah SAW.

Ia juga menekankan bahwa pikiran manusia dipengaruhi oleh perasaan, dan perasaan dipengaruhi oleh emosi. Ia mengutip makna emosi (emotion) dari bahasa Inggris, di mana “e” berarti energi dan “motion” berarti gerakan. “Makanya orang yang emosi itu selalu punya gerakan,” katanya.

Solusi Spiritual untuk Kesehatan Jiwa

Dalam kajian ini, dr. Thontowi juga menghubungkan kesehatan mental dengan spiritualitas. Ia menyebutkan beberapa amalan yang dapat meningkatkan “vibrasi” atau energi positif dalam diri manusia:

  • Menjaga Wudhu: Dengan berwudu, seseorang dijanjikan masuk surga. Ia menceritakan seorang kenalannya yang berhasil menjaga wudu sejak kecil dan merasakan manfaatnya.
  • Shalat: Gerakan shalat yang mencakup 360 derajat dianggap memiliki energi yang tinggi. Shalat dapat meningkatkan vibrasi dan memberikan ketenangan.
  • Puasa: Puasa, jika dilakukan dengan niat yang benar dan sesuai sunah, dapat meningkatkan vibrasi dan berdampak positif pada kesehatan fisik maupun mental.
  • Sedekah: Sedekah dapat meningkatkan vibrasi diri dan mendatangkan kebaikan.

Ulasan ini ditutup dengan nasihat untuk selalu bersyukur dan berpikir positif, serta pentingnya menyaring informasi di era digital yang penuh dengan berita bohong. Dr. Thontowi juga mengajak jamaah untuk berhati-hati dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang dapat memanipulasi informasi, sehingga ketajaman berpikir menjadi sangat penting.

Usai kajian, panitia Masjid Darul Arqom mengadakan bazar gratis sebagai bentuk berbagi. Seluruh jamaah dapat membawa pulang beragam bahan pangan seperti ikan laut, tempe, dan sayuran segar. Kegiatan ini disambut antusias oleh para jemaah yang membawa tas sendiri untuk menampung hasil bazar.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: dakwahislammuhammadiyah
ShareTweetShare
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Cinta bisa tumbuh berbeda, tetapi pernikahan kokoh ketika dibangun di atas akidah yang sama. (ilustrasi: shutterstock.com
Opini

Cinta Beda Mazhab antara Muhammadiyah dan NU: Ketika Hati Bertemu, Haruskah Pernikahan Berpisah?

oleh Nashrul Muminin
2 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)
Opini

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

oleh Dary Yumna Joesi
1 Juni 2026
MI Muhammadiyah Pasuruan gelar qurban Idul Adha untuk menanamkan kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi. (foto: Istimewa/pasmu.id)
Kabar

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

oleh PasMu Media
29 Mei 2026
Next Post

KURMA Edisi Agustus: Self-Healing Ala Islam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Teknik mesin dan Islam selaras: Al-Jazari pelopor poros engkol, ihsan jadi etika, green tech amanah khalifah. (Ilustrasi: AI)

Menelusuri Jejak Sejarah Indah Islam dan Etika Teknik Mesin

4 Juni 2026
Poster siswa berprestasi bukan merendahkan, melainkan bukti nyata bahwa kerja keras membuahkan hasil. (Ilustrasi: shutterstock.com)

Poster Siswa Berprestasi Bukan Bentuk Ketidakadilan, Melainkan Cermin Realitas dan Inspirasi

4 Juni 2026
Pesantren SPEAM Kota Pasuruan: agama, hafalan Al-Qur'an, wirausaha, dan bahasa asing dalam satu pendidikan modern. (foto: SPEAM/passmu.id)

Cetak Generasi Qur’ani Berjiwa Entrepreneur, SPEAM Kota Pasuruan Tawarkan Kurikulum Integratif dan Pengawasan 24 Jam

4 Juni 2026
Subuh di Masjid Darul Arqom, Ust. Heru ungkap fenomena tiga laut bertemu tak menyatu sebagai bukti kuasa Allah. (foto: Suharsono/pasmu.id)

Keajaiban Doa Air yang Tak Menyatu: Refleksi Teologis dan Saintifik di Masjid Darul Arqom

4 Juni 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan