• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kajian

Bukan Uang, Inilah Aset Paling Berharga Manusia Menurut Ustadz Suharsono

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
3 bulan yang lalu
in Kajian, Khutbah
0
Waktu adalah kekayaan termahal yang menentukan nasib manusia di hari pertanggungjawaban, jauh melampaui segala harta duniawi.

Waktu adalah kekayaan termahal yang menentukan nasib manusia di hari pertanggungjawaban, jauh melampaui segala harta duniawi.

5
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 26 Januari 2026 – Ustadz Suharsono dalam ceramah singkatnya ba’da tarawih dan witir di Masjid At Taqwa Jagalan, menekankan bahwa waktu merupakan aset paling berharga yang dimiliki manusia, melampaui harta benda apa pun. Beliau mengingatkan bahwa saking pentingnya waktu, Allah SWT berkali-kali bersumpah menggunakan dimensi waktu di dalam Al-Qur’an, seperti Wal-Ashr (Demi Waktu) dan Wal-Layl (Demi Malam).

Dalam penjabarannya, beliau menjelaskan bahwa setiap manusia melewati lima fase waktu yang harus disikapi dengan bijak. Pertama, masa lalu yang telah berlalu, yakni waktu yang tidak mungkin terulang, di mana jamaah diajak mengevaluasi amal agar diterima Allah dan bertaubat atas kesalahan. Beliau mengutip hadis Nabi bahwa Ramadan adalah momentum pengampunan bagi siapa saja yang berpuasa dengan penuh keimanan. Kedua, hari ini atau masa kini, yang merupakan kesempatan nyata untuk memaksimalkan setiap detik di bulan Ramadan karena pahala amal kebaikan dilipatgandakan.

Ketiga adalah hari esok, sebuah misteri yang hanya diketahui Allah, sehingga penting bagi lisan untuk selalu mengucapkan “InsyaAllah” sebagai bentuk tawakal. Keempat, hari kematian sebagai penentu akhir perjalanan manusia; beliau berpesan agar jamaah konsisten dalam kebaikan (istiqomah) demi meraih akhir yang baik atau Husnul Khotimah, karena kualitas manusia ditentukan di akhir hayatnya. Terakhir adalah hari pertanggungjawaban, fase di mana manusia dihadapkan pada hasil prestasi dunianya, apakah berujung pada surga atau neraka.

Menutup kultumnya, Ustadz Suharsono mengutip ayat Al-Qur’an mengenai perbedaan antara penghuni surga dan neraka. Beliau menegaskan bahwa orang-orang yang beruntung adalah mereka yang mampu menjaga kualitas imannya hingga maut menjemput. Beliau pun mengajak jamaah untuk memaksimalkan Ramadan guna mencari ridha Allah SWT dan terus berjuang dalam kebaikan agar termasuk golongan orang-orang yang menang.

Related Post

Haji mengajarkan kesetaraan, qurban menanamkan kepedulian; keduanya membangun peradaban Islam berkeadilan dan bermartabat. (foto: firnas/pasmu.id)

Khutbah Jumat Dzulhijjah: Haji dan Qurban sebagai Pondasi Membangun Peradaban yang Adil dan Bermartabat

29 Mei 2026
Kajian Al-Zalzalah menegaskan seluruh amal manusia akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT kelak/foto Firnas pasmu.id

Al-Zalzalah dan Kesadaran tentang Hari Akhir

22 Mei 2026

Bukan Hanya Tempat Sholat! Saat Motor Muadzin Mogok, Masjid Baitul Huda Langsung Action

18 Mei 2026

Korupsi sebagai Penyakit Hati dan Mental

16 Mei 2026

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: at taqwakultumramadhan
Share2Tweet1Share
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Haji mengajarkan kesetaraan, qurban menanamkan kepedulian; keduanya membangun peradaban Islam berkeadilan dan bermartabat. (foto: firnas/pasmu.id)
Khutbah

Khutbah Jumat Dzulhijjah: Haji dan Qurban sebagai Pondasi Membangun Peradaban yang Adil dan Bermartabat

oleh Firnas Muttaqin
29 Mei 2026
Kajian Al-Zalzalah menegaskan seluruh amal manusia akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT kelak/foto Firnas pasmu.id
Kabar

Al-Zalzalah dan Kesadaran tentang Hari Akhir

oleh Firnas Muttaqin
22 Mei 2026
Pak Jayadi bergembira di samping motornya yang sudah normal/foto: Agus pasmu.id
Kabar

Bukan Hanya Tempat Sholat! Saat Motor Muadzin Mogok, Masjid Baitul Huda Langsung Action

oleh Agus Salim
18 Mei 2026
Next Post
Pengeluaran membengkak di Ramadhan bukan karena kita boros, tapi karena kita sedang berinvestasi untuk keabadian.

Ramadhan dan "Boros" ala Nabi: Saat Pengeluaran Membengkak Justru Menjadi Investasi Akhirat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Cinta bisa tumbuh berbeda, tetapi pernikahan kokoh ketika dibangun di atas akidah yang sama. (ilustrasi: shutterstock.com

Cinta Beda Mazhab antara Muhammadiyah dan NU: Ketika Hati Bertemu, Haruskah Pernikahan Berpisah?

2 Juni 2026
Burung yang rajin berzikir pun bisa mati dengan suara kreek, bagaimana dengan kita (foto: Suharsono/pasmu.id)

Renungan Fajar: Ketika Burung Berzikir Mengajarkan Kita Tentang Kematian

2 Juni 2026
Istri shalihah bukan sekadar pendamping, melainkan benteng yang menggagalkan tipu daya setan. (Ilustrasi: shutterstock.com)

Istri Shalihah, Benteng Rumah Tangga dari Tipu Daya Setan

1 Juni 2026
1 Juni bukan sekadar sejarah; Pancasila adalah kompas persatuan yang menjaga Indonesia tetap utuh. (Ilustrasi: AI)

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

1 Juni 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan