• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Ustaz Abu Nasir di Refleksi Akhir Tahun PDM Kota Pasuruan: Ego adalah Musuh Terbesar Pemimpin

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
3 bulan yang lalu
in Kabar, Kajian
1
Ustaz Abu Nasir di Refleksi Akhir Tahun PDM Kota Pasuruan/Yogi Arfan

Ustaz Abu Nasir di Refleksi Akhir Tahun PDM Kota Pasuruan/Yogi Arfan

22
SHARES
51
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Membuka ceramah dengan tadabbur Surah Al-Hajj ayat 1-4, Ustaz Abu Nasir mengingatkan tentang guncangan hari kiamat yang besar. Pesan teologis ini dibawanya untuk menyadarkan peserta refleksi akhir tahun bahwa waktu di dunia sangat terbatas. Oleh karena itu, membangun amal usaha dan peradaban yang bermanfaat adalah cara terbaik untuk mengisi sejarah kehidupan sebelum menghadap Sang Pencipta.

“Pemimpin yang berintegritas tidak butuh validasi orang lain.” Kalimat tegas ini menjadi salah satu esensi penting yang disampaikan oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pasuruan, Ustaz Abu Nasir, dalam acara Refleksi Akhir Tahun yang digelar di Tosari Pasuruan, Selasa (23/12/2025).

Di hadapan jajaran pimpinan dan kader muda Muhammadiyah, Ustaz Abu Nasir membedah arah baru organisasi yang kini tidak lagi sekadar berkutat pada urusan ritual, melainkan bergerak menuju pembangunan peradaban global yang lebih luas.

Integritas: Menaklukkan Ego untuk Ekosistem

Bagi Ustaz Abu Nasir, integritas adalah fondasi utama bagi setiap penggerak persyarikatan. Ia menekankan bahwa integritas bukan sekadar slogan, melainkan kesesuaian antara hati, perkataan, dan perbuatan.

Related Post

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

Muhammadiyah Kota Pasuruan Gelar Salat Idulfitri di Enam Titik, GOR Dipadati Ratusan Jamaah

20 Maret 2026
  • Pengendalian Diri: Beliau menyoroti bahwa musuh terbesar pemimpin adalah ego. “Integritas berarti kemampuan mengendalikan ego. Orang yang fokus pada kualitas diri tidak akan membiarkan pikirannya diracuni oleh penyakit hati hanya karena butuh pengakuan,” tegasnya.
  • Kualitas Interaksi: Abu Nasir mengingatkan bahwa buruknya komunikasi dan interaksi dalam organisasi seringkali bermuara pada rendahnya kualitas diri pemimpin yang gagal beradaptasi dengan lingkungannya.

Muhammadiyah sebagai Branding Peradaban

Dalam pidatonya, Ustaz Abu Nasir memaparkan bahwa Muhammadiyah telah memiliki differentiating factor atau faktor pembeda yang sangat jelas di mata masyarakat dunia.

  • Diakui Dunia: Beliau mencontohkan bagaimana lembaga internasional seperti UEA (Uni Emirat Arab) mempercayakan penyaluran bantuan 30 ton logistik melalui Muhammadiyah. Ini membuktikan bahwa posisi tawar (positioning) organisasi sudah sangat kokoh di tingkat global.
  • Melampaui Hal Normatif: “Bagi Muhammadiyah, urusan fiqh yang sifatnya normatif itu sudah selesai. Sekarang saatnya kita masuk ke ranah historis; memenangkan sejarah dengan membangun peradaban,” ujarnya merujuk pada langkah-langkah strategis internasional Muhammadiyah.

Memutus Mentalitas “Ingah-Ingih”

Salah satu poin paling tajam dalam refleksinya adalah ajakan untuk meninggalkan mentalitas lama yang menghambat kemajuan. Ustaz Abu Nasir mengajak seluruh elemen Muhammadiyah Kota Pasuruan untuk bertransformasi total.

“Jangan sampai kita menjadi orang yang ‘ingah-ingih’, ‘kelewas-kelewes’ (tidak berdaya), sedikit-sedikit mengeluh, atau terjebak dalam ‘lok-lokan’ (saling mengejek). Itu paradigma lama yang harus kita tinggalkan.”

Beliau menekankan bahwa kader Muhammadiyah harus memiliki respon yang cepat terhadap dinamika zaman. Menutup telinga dari pembicaraan negatif di luar sana, ia berpesan, “Orang yang membicarakan kita berarti mereka berada di belakang kita. Fokuslah pada capaian peradaban.”


Acara refleksi ini ditutup dengan semangat baru untuk seluruh organisasi, mulai dari tingkat ranting hingga daerah, agar lebih proaktif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di tahun 2026.

Editor: Yogi Arfan

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: Abu Nasirdakwahislammuhammadiyah
Share9Tweet6Share2
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Kabar

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

oleh Muslim Notonegoro
20 Maret 2026
Kabar

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

oleh Firnas Muttaqin
20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.
Kabar

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

oleh Marjoko
20 Maret 2026
Next Post

Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045

Comments 1

  1. Sri Endang P I says:
    3 bulan yang lalu

    Acara yg sangat mengesankan, ditunggu acara semacamnya. Menarik n antusias para undangan…

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 menjadi penegas presisi hisab KHGT sekaligus simbol kuat arah baru persatuan kalender umat Islam dunia.

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Validasi Astronomis KHGT dan Momentum Menuju Kesatuan Umat

3 Maret 2026

Berita Duka: Ustaz Saiful Hadi Wafat, PDM Kota Pasuruan Kehilangan Sosok Teladan Dakwah

20 Februari 2026
Menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan, Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan menyelenggarakan kajian i’tikaf di lima masjid yang tersebar di Kota Pasuruan.

Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan Gelar Rangkaian Kajian I’tikaf Ramadhan

6 Maret 2026
Menuju 2029, Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan resmi bersinergi kawal demokrasi bersih dan berintegritas.

Langkah Besar Menuju 2029: Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Teken MoU Strategis

3 Maret 2026

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026
Dosa adalah malware yang merusak sistem fitrah, dan Ramadhan adalah proses reset total atas virus-virus keburukan.

Khutbah Idul Fitri di Halaman Masjid Baiturrahman: Rekonstruksi Jiwa Menuju Fitrah Orisinal

20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan