• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Puspita Melati, Program Pelayanan Terpadu Aisyiyah Kota Pasuruan kepada Masyarakat

Royce Diana Sari oleh Royce Diana Sari
11 bulan yang lalu
in Kabar
0
Pembentukan Puspita Melati/Foto: PDA Kota Pasuruan

Pembentukan Puspita Melati/Foto: PDA Kota Pasuruan

44
SHARES
102
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Puspita Melati, sebuah nama yang muncul dan bersinar di tengah keramaian serta persaingan eksistensi di Kota Pasuruan. Aroma dan keindahannya menarik perhatian, membuat ribuan orang tak dapat berpaling darinya. Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Pasuruan menunjukkan kepeduliannya dengan mengimplementasikan visi Nyai Siti Walidah, yang mendirikan “Sopo Tresno” pada tahun 1917 dan kemudian berkembang menjadi organisasi perempuan dalam Persyarikatan Muhammadiyah, yaitu Aisyiyah.

Sebagai organisasi otonom khusus dalam Persyarikatan Muhammadiyah, Aisyiyah berperan aktif dalam dakwah amar makruf nahi munkar, berlandaskan prinsip Islam yang bersumber pada Alqur’an dan As-Sunnah.

Tujuan utama Aisyiyah adalah memberdayakan perempuan di berbagai aspek kehidupan, yang diwujudkan melalui beragam program dan kegiatan. Salah satunya adalah mendorong kemajuan dalam pendidikan, termasuk pendidikan moral, agama, serta ilmu pengetahuan. Selain itu, juga berupaya untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan keluarga yang harmonis.

Puspita Melati adalah Bentuk Kepedulian Aisyiyah kepada Masyarakat Kota Pasuruan

puspita melati
Foto: PDA Kota Pasuruan

Dalam rapat pimpinan Aisyiyah Kota Pasuruan yang dilaksanakan pada Jumat, 18 April 2025, berdasarkan instruksi dari Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur, Hj. Drh. Emilis Setiyawati, selaku Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Pasuruan, memutuskan untuk membentuk sebuah program layanan masyarakat yang terintegrasi. Program ini mencakup kerjasama antara Majelis Tabligh, Majelis Kesejahteraan Sosial (Kesos), dan Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Majelis Tabligh akan menjalankan BIKKSA (Biro Konsultasi Keluarga Sakinah Aisyiyah), yang menyediakan layanan terkait dengan masalah agama, mencakup aqidah, ibadah, akhlak, dan muamalah. Sementara itu, Majelis Kesos akan melaksanakan BAKESOS (Balai Kesejahteraan Sosial), yang memberikan konsultasi serta layanan perlindungan dan pemberdayaan bagi anak-anak, perempuan, dan keluarga, juga menyediakan akses informasi yang diperlukan.

Related Post

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

Muhammadiyah Kota Pasuruan Gelar Salat Idulfitri di Enam Titik, GOR Dipadati Ratusan Jamaah

20 Maret 2026

Adapun Majelis Hukum dan HAM akan beroperasi melalui POSBAKUM (Pos Bantuan Hukum) yang bertugas memberikan dukungan dan penyelesaian untuk kasus litigasi maupun non-litigasi. “Program terintegrasi ini dinamakan Puspita Melati,” ungkap Ibu Emilis, yang juga aktif sebagai pegiat perlindungan ibu dan anak.

Puspita Melati hadir sebagai wadah bagi masyarakat yang belum mendapatkan akses hukum dan perlindungan. Ini adalah bentuk perhatian dari Aisyiyah Kota Pasuruan yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Pasuruan. Di bawah kepemimpinan Ibu Hj Baror Masfufah, S.Pd, Puspita Melati berkomitmen untuk melayani masyarakat di Kota Pasuruan.

Dalam sebuah wawancara, Hj Baror Masfufah, S.Pd menjelaskan bahwa Puspita Melati didirikan dengan tujuan memberikan dukungan dan layanan kepada masyarakat Kota Pasuruan yang menghadapi berbagai masalah, baik itu masalah pribadi, rumah tangga, maupun interaksi dengan lingkungan sosial.

Selain berfungsi sebagai sumber informasi, Puspita Melati juga ingin menjadi jembatan yang menawarkan solusi bagi mereka yang tengah menghadapi kesulitan. Ibu-ibu, remaja putri, dan anak-anak sangat dipersilakan untuk datang berkonsultasi atau berdiskusi seputar isu mengenai perempuan dan gender.

Kami akan melakukan mediasi dengan sebaik-baiknya, dan jika belum ada solusi yang ditemukan, Puspita Melati akan bekerja sama dengan berbagai stakeholder yang menjadi rujukan, seperti LBH Muhammadiyah, LAZISMU Kota Pasuruan, DP3AKB, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta Rumah Sakit, Puskesmas, dan Klinik.” ucap perempuan bersemangat yang juga merupakan Wakil Ketua I di Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Pasuruan.

Bu Baror, yang akrab disapa demikian, juga menambahkan, “Jika kehadiran secara langsung menjadi tantangan, kami juga menyediakan solusi alternatif melalui hotline service di 085708892902. Untuk proses validitas dan administrasi, diharuskan untuk membawa identitas diri sebagai syarat agar assessment dan penyampaian informasi dari PUSPITA MELATI dapat dipertanggungjawabkan.” (ROS)

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: AisyiahmuhammadiyahPasuruanPuspita Melati
Share18Tweet11Share3
Royce Diana Sari

Royce Diana Sari

Related Posts

Kabar

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

oleh Muslim Notonegoro
20 Maret 2026
Kabar

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

oleh Firnas Muttaqin
20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.
Kabar

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

oleh Marjoko
20 Maret 2026
Next Post
Foto: PDM Kota Pasuruan

Menuju Silaturahim Balappan 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Berita Duka: Ustaz Saiful Hadi Wafat, PDM Kota Pasuruan Kehilangan Sosok Teladan Dakwah

20 Februari 2026
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 menjadi penegas presisi hisab KHGT sekaligus simbol kuat arah baru persatuan kalender umat Islam dunia.

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Validasi Astronomis KHGT dan Momentum Menuju Kesatuan Umat

3 Maret 2026
Menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan, Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan menyelenggarakan kajian i’tikaf di lima masjid yang tersebar di Kota Pasuruan.

Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan Gelar Rangkaian Kajian I’tikaf Ramadhan

6 Maret 2026
Menuju 2029, Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan resmi bersinergi kawal demokrasi bersih dan berintegritas.

Langkah Besar Menuju 2029: Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Teken MoU Strategis

3 Maret 2026

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026
Dosa adalah malware yang merusak sistem fitrah, dan Ramadhan adalah proses reset total atas virus-virus keburukan.

Khutbah Idul Fitri di Halaman Masjid Baiturrahman: Rekonstruksi Jiwa Menuju Fitrah Orisinal

20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan