PASURUAN – Lazismu Kota Pasuruan sukses menggelar program PLAY (Pekan Liburan Anak Yatim) Muharam Ceria 7-9 Juli 2026 sebagai rangkaian kegiatan menyambut Bulan Muharam. Sebanyak 50 anak yatim dan dhuafa mengikuti program yang memadukan rekreasi, edukasi, serta penguatan motivasi untuk menumbuhkan kebahagiaan dan semangat belajar mereka.
Kegiatan berlangsung selama dua hari. Pada 7 Juli 2026, para peserta diajak berlibur ke Parimas Water Park Pacet. Kemudian pada hari berikutnya mereka mengikuti nonton bareng film Children of Heaven di Bioskop Sams Studio Kota Pasuruan bersama Ibu Wali Kota Pasuruan Suryani Firdaus, jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA), IGABA, serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) RSUD dr. Soedarsono Kota Pasuruan.
Ketua Pelaksana PLAY 2026, M. Muslimaini, menjelaskan bahwa konsep kegiatan sengaja dirancang dalam dua bentuk utama, yakni rekreasi fisik dan hiburan edukatif agar memberikan dampak psikologis yang berkelanjutan bagi anak-anak.
“Hari pertama diisi dengan wisata air dan permainan edukatif di Parimas Waterpark Pacet sebagai sarana rekreasi bagi anak-anak. Sedangkan pada hari kedua mereka diajak menonton film bersama, kemudian menerima paket perlengkapan sekolah serta santunan uang saku untuk mendukung kebutuhan pendidikan,” jelasnya.
Ketua Lazismu Kota Pasuruan, Eko Prasetyo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya PLAY Muharam Ceria 2026. Ia mengucapkan terima kasih kepada manajemen Sams Studio yang memfasilitasi kegiatan nonton bareng, serta manajemen Parimas Water Park Pacet yang memberikan berbagai fasilitas secara cuma-cuma.
Menurutnya, seluruh peserta memperoleh tiket masuk gratis, makan, makanan ringan, wahana flying fox, hingga berbagai permainan outdoor tanpa dipungut biaya.
“Alhamdulillah seluruh fasilitas di Parimas diberikan secara gratis untuk adik-adik dalam kegiatan PLAY kali ini. Kami juga mendapat dukungan bus dari Duta Bangsa yang mengantarkan peserta menuju lokasi wisata,” ujarnya.
Pras juga menyampaikan bahwa di tengah padatnya pelaksanaan berbagai program Lazismu di bidang kesehatan, pendidikan, UMKM, dan sosial, pihaknya masih terus berupaya menyelesaikan amanah yang diberikan masyarakat.
Ia mengungkapkan bahwa Lazismu saat ini hampir menuntaskan renovasi tiga TK Aisyiyah di Kota Pasuruan. Dua sekolah telah selesai direnovasi, sementara satu sekolah lagi masih membutuhkan dana sekitar Rp50 juta. Selain itu, Lazismu juga tengah mempersiapkan pendirian klinik yang menjadi amanah dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah.
Dalam kesempatan tersebut, Pras turut mengajak masyarakat memperkuat budaya berbagi melalui Lazismu. Ia menyebut penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah Lazismu Kota Pasuruan saat ini berada di kisaran Rp1,5 hingga Rp1,8 miliar setiap tahun dan ditargetkan meningkat menjadi Rp2 miliar pada tahun mendatang.
Tak lupa, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh amil, relawan, donatur, dan mitra yang terus membersamai setiap program Lazismu. Ia juga memohon doa untuk dua keluarga relawan Lazismu yang sedang menghadapi musibah kecelakaan agar segera diberikan kesembuhan.
Sementara itu, Ketua DWP RSUD dr. Soedarsono Kota Pasuruan, Kiki Rachmawati, yang berhalangan hadir, menyampaikan sambutan melalui tayangan video. Ia mengapresiasi seluruh panitia, donatur, serta pihak yang telah berkolaborasi menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim pada momentum Muharam.
Menurutnya, Bulan Muharam merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.
“Semoga kegiatan ini semakin mempererat tali silaturahmi, memperkuat rasa kebersamaan, serta memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi adik-adik kita. Tetaplah semangat belajar, terus berdoa, dan jangan pernah berhenti meraih cita-cita,” pesannya.
Apresiasi juga datang dari Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Pasuruan yang diwakili Baror Masfufah. Ia menilai PLAY Muharam Ceria menjadi salah satu program sosial yang mampu menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga.
Baror juga mengucapkan terima kasih kepada Lazismu yang selama ini aktif mendukung berbagai program Aisyiyah, mulai dari renovasi TK ABA, pemberian tali asih bagi guru TK ABA, bantuan ambulans untuk layanan kesehatan, hingga santunan bagi anak yatim dan dhuafa di berbagai kecamatan.
“Terima kasih kepada Lazismu Kota Pasuruan yang selama ini selalu membersamai program-program Aisyiyah. Semoga Allah melimpahkan keberkahan dan semakin banyak masyarakat yang mempercayakan zakat, infak, serta sedekahnya melalui Lazismu,” ujarnya.
Sementara itu, Ibu Wali Kota Pasuruan, Suryani Firdaus, mengajak seluruh peserta membangun kebiasaan baik sejak dini sebagai bekal menjadi generasi Indonesia yang hebat.
Menurutnya, kebiasaan bangun pagi, sarapan sehat, rajin berolahraga, memiliki banyak teman, rajin belajar, dan tidur tepat waktu merupakan fondasi penting bagi masa depan anak-anak.

“Kalau ingin menjadi anak Indonesia hebat, anak-anak yang saleh dan salehah, harus membiasakan bangun pagi, sarapan sehat, rajin berolahraga, memiliki banyak teman, dan tidur tepat waktu,” tuturnya.
Ia juga meyakini seluruh anak yang hadir memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami yakin adik-adik semua yang ada di sini kelak akan mewujudkan cita-citanya menjadi apa pun yang diinginkan. Karena itu, belajarlah dengan rajin, jangan lupa beribadah, dan terus semangat menggapai impian,” tambahnya.
Usai menyaksikan film Children of Heaven, seluruh peserta menerima satu paket perlengkapan sekolah berupa tas dan alat tulis lengkap, serta santunan uang saku sebagai dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan mereka.
Sebanyak 50 anak yatim dan dhuafa berusia 7–15 tahun menjadi sasaran utama PLAY Muharam Ceria 2026. Peserta diprioritaskan berasal dari Kota Pasuruan dan kawasan ring satu Kabupaten Pasuruan. Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Lazismu melakukan verifikasi lapangan serta sinkronisasi data dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sehingga penyaluran bantuan diharapkan bebas dari tumpang tindih penerima.
Melalui PLAY Muharam Ceria 2026, Lazismu Kota Pasuruan berharap kepedulian terhadap anak yatim tidak berhenti pada pemberian santunan sesaat, tetapi menjadi investasi sosial yang mampu membangun karakter, menjaga kesehatan mental, dan mendukung keberlangsungan pendidikan mereka. Sinergi antara lembaga filantropi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan terus menghadirkan senyum serta harapan baru bagi anak-anak yatim di Kota Pasuruan.











