PASURUAN — Kota Pasuruan akan menjadi tuan rumah agenda rutin Ngopi Bareng Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) yang mempertemukan pebisnis, pelaku usaha kader Muhammadiyah dari berbagai daerah di Jawa Timur. Agenda tersebut rencananya digelar bersamaan dengan rangkaian Berkah Fest Season 2 di GOR Untung Suropati, Sabtu, 26 Desember 2026.
Kepastian awal tersebut dibahas dalam silaturahmi dan audiensi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pasuruan bersama Lazismu Kota Pasuruan dan perwakilan SUMU ke Rumah Dinas Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, Jumat (6/11/2026).
Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu dihadiri perwakilan SUMU dari sejumlah daerah, di antaranya PDM Kabupaten Blitar, PDM Kota Batu, PDM Kabupaten Malang, dan PDM Jombang. Audiensi dimulai sekitar pukul 13.00 WIB.
Dalam pertemuan tersebut, SUMU menyampaikan permohonan izin agar Kota Pasuruan dapat menjadi tuan rumah agenda rutin Ngopi Bareng SUMU. Sementara PDM dan Lazismu Kota Pasuruan sekaligus menyampaikan perkembangan persiapan Berkah Fest Season 2 yang akan digelar pada 26 Desember mendatang.
Hadirkan 35 PDM Se-Jawa Timur
Ngopi Bareng SUMU direncanakan berlangsung pada siang hari sebelum pembukaan Berkah Fest Season 2. Agenda tersebut diupayakan berlangsung di area indoor GOR Untung Suropati.
Kegiatan diproyeksikan melibatkan sekitar 35 PDM se-Jawa Timur. Setiap PDM nantinya diharapkan mengerahkan sekitar 10 kader Muhammadiyah untuk mengikuti rangkaian kegiatan.
Ketua PDM Kota Pasuruan, Ustaz Abu Nasir, menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, menjadi tuan rumah merupakan kesempatan bagi Kota Pasuruan untuk memperluas silaturahmi sekaligus memperkenalkan berbagai potensi kota kepada kader Muhammadiyah dari daerah lain.
“Alhamdulillah, terima kasih telah menjadikan Kota Pasuruan sebagai tuan rumah. Insya Allah kota ini penuh berkah. Nanti kami ajak jenengan-jenengan bersama peserta yang lain jalan-jalan ke Payung Madinah, menikmati suasana Madinah van Java sambil ngetan dan ngopi bareng,” ujar Ustaz Abu Nasir.
Ia juga menyampaikan permohonan izin sekaligus dukungan kepada Wali Kota Pasuruan atas pelaksanaan Ngopi Bareng SUMU dan rangkaian Berkah Fest Season 2.
Wali Kota: Momentum Silaturahmi dan Kolaborasi

Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menyambut positif rencana Muhammadiyah menjadikan Kota Pasuruan sebagai lokasi pertemuan tersebut.
Ia menilai kegiatan seperti Ngopi Bareng SUMU dapat menjadi ruang silaturahmi sekaligus pertukaran pengalaman antardaerah, khususnya dalam pengembangan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.
“Ini adalah kota Pasuruan yang dipilih untuk tempat Ngopi Bareng. Di sini bertemunya para cendekiawan dari Muhammadiyah yang nanti bisa juga saling berbagi success story di daerah-daerah lain. Kami juga bisa mendapatkan masukan apa yang bisa kami adopsi di Kota Pasuruan,” ungkapnya.
Menurut Adi, kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah penting untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa. Terlebih, tantangan ekonomi saat ini membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
“Semoga ini menjadi ruang untuk kita memberikan kontribusi yang baik bagi umat dan bangsa. Intinya ini menjadi media untuk bisa berkontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan masyarakat,” katanya.
Adi juga menyebut Kota Pasuruan sebagai kota yang religius dan modern, sekaligus memiliki karakter masyarakat yang harmonis. Ia berharap suasana tersebut terus dijaga bersama.
“Kami sangat welcome dan menerima ketika ada masukan dan saran dari teman-teman. Kami juga sangat berterima kasih sekali karena Kota Pasuruan dipilih menjadi salah satu tempat untuk silaturahmi Muhammadiyah se-Jawa Timur,” ujarnya.
Ia pun menyinggung pentingnya keterlibatan Muhammadiyah dalam menghadapi persoalan ekonomi dan sosial yang semakin kompleks. Menurutnya, berbagai persoalan masyarakat tidak cukup diselesaikan pemerintah sendiri, tetapi membutuhkan kontribusi organisasi dan elemen masyarakat.
Persiapan Berkah Fest Capai 70–80 Persen
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Lazismu Kota Pasuruan, Iqbal, menyampaikan perkembangan persiapan Berkah Fest Season 2.
Ia menyebut persiapan acara telah mencapai sekitar 70–80 persen. Berkah Fest Season 2 akan dikemas lebih besar dan meriah dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
Sejumlah tokoh juga dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ustaz Rifky Ja’far Kasembon dan Gus Aziz.
Berkah Fest Season 2 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 26 Desember 2026 di GOR Untung Suropati Kota Pasuruan.
SUMU Dorong Kolaborasi dan Pendampingan Pelaku Usaha

Ketua PDM Kabupaten Blitar, Sigit Prasetyo, turut menyampaikan gagasan mengenai penguatan ekosistem usaha Muhammadiyah melalui SUMU.
Menurutnya, pelaku usaha Muhammadiyah dapat dikelompokkan berdasarkan tahap perkembangan usahanya, mulai dari startup atau pemula, usaha menengah, hingga usaha yang telah berkembang dan mampu menjadi mentor.
“Jadi memang secara struktur itu masih ada tiga. Ada kelompok startup, pemula, kemudian yang sudah menengah, dan yang sudah berkembang. Yang sudah di atas ini kami lebih mengarahkan bagaimana bisa menjadi mentor,” jelas Sigit.
Ia menilai salah satu persoalan yang dihadapi pelaku usaha pemula adalah minimnya pendampingan dari mereka yang telah lebih dulu berhasil menjalankan usaha.
Karena itu, SUMU mendorong terbentuknya komunitas usaha yang tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga pendampingan secara berkelanjutan.
“Banyak startup yang belum bisa sukses karena memang tidak ada pendampingan atau pengarahan dari siapapun yang sudah berhasil di bidangnya. Ini yang kami dorong, ada komunitas, kemudian ada pendamping,” katanya.
Sigit juga menyoroti pentingnya tata kelola keuangan dalam pengembangan usaha. Menurutnya, pelaku usaha pemula masih kerap mencampurkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha sehingga sulit mengetahui kondisi usaha secara objektif.
Ia menawarkan konsep pengelolaan keuangan secara tripartit sebagai salah satu model pengawasan agar pengelolaan dana usaha lebih terkontrol.
“Kalau tidak ada kontrol, salah satu biasanya bisa mencederai perjanjian. Entah dana dipinjam, digunakan sendiri, atau lainnya. Dengan model tripartit, itu akan lebih terkontrol,” ujarnya.
Menurut Sigit, pola pendampingan tersebut dapat diterapkan pada berbagai sektor usaha, mulai dari peternakan hingga retail dan warung.
Ia menegaskan, pelaku usaha yang telah berkembang juga diharapkan tidak berhenti pada keberhasilan pribadi, tetapi ikut mendampingi pelaku usaha pemula.
“Yang sudah harus mau mendampingi. Kami insya Allah siap untuk mendampingi bagi pemula, khususnya di bidang yang kami kuasai,” tuturnya.
Tinjau Venue hingga Matangkan Konsep Acara

Silaturahmi antara PDM, Lazismu, SUMU, dan Wali Kota Pasuruan berlangsung dalam suasana hangat dan santai. Para peserta bahkan beberapa kali terlibat dalam obrolan ringan dan canda bersama.
Usai audiensi, perwakilan SUMU bersama panitia meninjau langsung lokasi yang direncanakan menjadi venue Ngopi Bareng SUMU.
Rangkaian koordinasi kemudian dilanjutkan dengan pematangan mekanisme dan konsep acara bersama panitia Berkah Fest Season 2 di salah satu kafe di sekitar kawasan GOR Untung Suropati hingga sore hari.
Dengan adanya Ngopi Bareng SUMU, Berkah Fest Season 2 tidak hanya diharapkan menjadi ruang hiburan dan penguatan ekonomi UMKM, tetapi juga menjadi momentum mempertemukan kader, pelaku usaha, dan pimpinan Muhammadiyah dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Kota Pasuruan pun bersiap menyambut puluhan PDM dari berbagai daerah dalam satu momentum silaturahmi, kolaborasi, dan penguatan ekonomi umat.













