PASURUAN – Sebanyak lebih dari 90 murid KB-TK ABA 6 Kota Pasuruan mengikuti kegiatan edu trip ke Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) Kota Pasuruan, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran di luar kelas untuk mengenalkan anak-anak pada sejarah industri gula sekaligus proses pengolahan tebu menjadi gula yang sehari-hari mereka konsumsi.
Dalam kunjungan tersebut, para murid dibagi menjadi tiga kelompok untuk mengikuti tur edukatif di kawasan P3GI. Mereka didampingi para pemandu yang mengajak peserta menjelajahi sejumlah lokasi, mulai dari museum, area pabrik, kebun tebu, hingga perpustakaan bawah tanah.
Perjalanan diawali dengan berkumpul di aula sebelum para murid diarahkan menuju museum P3GI. Di tempat ini, pemandu menjelaskan sejarah P3GI beserta sejumlah tokoh yang pernah berperan dalam perkembangannya, termasuk tokoh-tokoh dari Belanda dan Jepang.
Anak-anak tampak antusias menyimak penjelasan sembari mengamati berbagai foto, miniatur bangunan, serta patung tokoh-tokoh P3GI dari masa kolonial. Suasana museum yang menyimpan berbagai peninggalan bersejarah memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari kegiatan pembelajaran di sekolah.

Setelah mengenal sejarahnya, rombongan melanjutkan perjalanan ke area pabrik. Di sana, para murid diperkenalkan dengan mesin-mesin yang digunakan dalam proses pengolahan tebu menjadi gula.
Tak berhenti di area pabrik, pemandu juga mengajak mereka mengunjungi kebun tebu yang berada di bagian belakang kawasan P3GI. Dengan penuh semangat, anak-anak mengamati tanaman tebu yang tumbuh di lokasi tersebut. Mereka bahkan berkesempatan menyentuh langsung tanaman tebu yang masih kecil secara hati-hati di bawah pengawasan pendamping.
Pengalaman menarik lainnya hadir ketika rombongan mengunjungi perpustakaan bawah tanah. Keberadaan perpustakaan yang terletak di bawah permukaan tanah membuat anak-anak penasaran sekaligus heboh. Di dalamnya, tersimpan berbagai koleksi buku lama, termasuk buku-buku berbahasa Belanda yang menjadi bagian dari kekayaan dokumentasi sejarah P3GI.
Sebagai penutup kunjungan, para murid berkesempatan mencicipi es tebu murni dari P3GI sebelum kembali ke sekolah. Pengalaman tersebut melengkapi pembelajaran mereka tentang tanaman tebu dan kaitannya dengan gula yang biasa dikonsumsi sehari-hari.
Salah satu guru KB-TK ABA 6 Kota Pasuruan, Nazilatur Rochmah, mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan pengalaman pertama bagi sekolahnya mengadakan wisata edukasi ke P3GI.
“Ini pertama kalinya ABA 6 melakukan trip edukasi ke P3GI. P3GI kami pilih agar anak-anak tahu bahwa gula yang biasa mereka konsumsi di rumah awalnya berasal dari tebu dan diolah sedemikian rupa,” ujarnya.
Menurut Nazilatur, kawasan P3GI juga memiliki daya tarik tersendiri bagi anak-anak. Selain memperoleh pengetahuan mengenai proses pembuatan gula, mereka dapat melihat langsung berbagai bangunan dan benda peninggalan lama yang memiliki nilai sejarah.
“Suasana keseluruhan area gedung P3GI juga membuat anak-anak tertarik dengan berbagai bangunan dan peninggalan barang-barang tuanya,” tambahnya.
Melalui kegiatan edu trip ini, KB-TK ABA 6 Kota Pasuruan berupaya menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. Anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan melalui penjelasan guru di kelas, tetapi juga belajar secara langsung melalui pengamatan dan pengalaman di lapangan.
Kunjungan ini sekaligus menjadi cara sederhana untuk menumbuhkan rasa ingin tahu anak sejak dini, mengenalkan proses produksi pangan, serta memperluas wawasan mereka tentang sejarah dan lingkungan di Kota Pasuruan.












