PASURUAN – Tim Day Care Lansia Mentari Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Purworejo bersama Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Purworejo mengunjungi Masjid Al-Ukhuwah, Kota Pasuruan, pada Selasa (20/10/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk membahas teknis pelaksanaan sekaligus mematangkan persiapan program Day Care Lansia Mentari.
Day Care Lansia Mentari diwakili oleh Royce Diana Sari bersama tim. Turut hadir perwakilan Lazismu Kota Pasuruan, Eko Prasetyo dan Jerino, serta perwakilan PCM Purworejo, Ustaz Boirin dan Ustaz Zaini. Rombongan diterima oleh takmir Masjid Al-Ukhuwah untuk mendiskusikan kesiapan dan pembagian peran masing-masing pihak dalam pelaksanaan program.
Pertemuan ini berfokus pada pembahasan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) setiap pihak yang terlibat, termasuk teknis kegiatan dan persiapan sosialisasi yang dijadwalkan berlangsung pada 22 dan 25 Oktober 2026.
Royce Diana Sari menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya memperluas syiar persyarikatan sekaligus menghadirkan kegiatan pemberdayaan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia.
“Kegiatan ini semata-mata demi syiar persyarikatan kita. Day Care Lansia ini gratis tanpa dipungut biaya,” ungkap Royce.
Day Care Lansia Mentari merupakan program pemberdayaan bagi lansia berusia di atas 60 tahun yang dikemas dalam format edukatif menyerupai sekolah lansia. Kegiatan ini direncanakan berlangsung setiap dua bulan sekali di Masjid Al-Ukhuwah.

Program tersebut mencakup empat bidang utama. Bidang keagamaan meliputi kajian fikih taharah, tahsin Al-Qur’an, perawatan jenazah, dan pembinaan spiritual. Bidang kesehatan mencakup edukasi kesehatan serta olahraga yang disesuaikan dengan kemampuan lansia.
Selain itu, terdapat kegiatan keterampilan untuk mendorong kreativitas dan pengembangan diri, serta kegiatan sosial berupa silaturahmi dan tadabur alam. Melalui pendekatan tersebut, para lansia diharapkan tetap aktif, produktif, sehat, dan memiliki ruang untuk memperkuat hubungan sosial maupun spiritual.
Takmir Masjid Al-Ukhuwah menyambut baik inisiatif PCA Purworejo tersebut. Dukungan ini sekaligus menjadi peluang untuk memperluas fungsi masjid sebagai pusat pelayanan dan pemberdayaan masyarakat lintas generasi.
Nuruddin, salah satu takmir Masjid Al-Ukhuwah, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung pelaksanaan program, termasuk dalam menjangkau calon peserta dari kalangan jamaah lansia.
“Kami siap dan mendukung program ini. Kalau bisa, kegiatan PCM dan PCA Purworejo pusatnya di Masjid Al-Ukhuwah. Insyaallah kami sudah punya fasilitas yang lengkap dan memadai. Untuk program Day Care Lansia, kami juga sudah punya database beberapa jamaah lansia yang insyaallah bisa kami tawarkan untuk ikut serta,” ujar Nuruddin.
Ketersediaan fasilitas masjid dan data jamaah lansia tersebut diharapkan dapat membantu proses sosialisasi sekaligus mempermudah perekrutan peserta. Dengan begitu, program tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga dapat menjangkau warga yang membutuhkan ruang belajar, pendampingan, dan aktivitas sosial di usia lanjut.
Apresiasi juga disampaikan Lazismu Kota Pasuruan. Eko Prasetyo menilai program Day Care Lansia Mentari sebagai inisiatif menarik yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi lintas unsur persyarikatan.
“Lazismu siap membantu dan mendukung Day Care Lansia. Awalnya kami kira day care penitipan anak, ternyata ada lansianya. Wah, ini sangat menarik,” kata Prasetyo.
Lebih lanjut, Lazismu Kota Pasuruan turut mewacanakan pembentukan kantor layanan di Kecamatan Purworejo dengan memanfaatkan sinergi bersama Masjid Al-Ukhuwah. Gagasan tersebut menjadi salah satu peluang pengembangan layanan Lazismu agar semakin dekat dengan masyarakat.
Rencana ini juga sejalan dengan upaya Masjid Al-Ukhuwah yang tengah menjajaki perluasan lahan dan bangunan melalui rencana akuisisi tanah di sebelah masjid. Apabila terealisasi, pengembangan tersebut berpotensi memperkuat kapasitas masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan pelayanan umat.
Program Day Care Lansia Mentari diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi para lansia, tetapi juga menjadi pemantik bagi pengembangan kegiatan PCM dan PCA Purworejo agar semakin aktif dan optimal.
Melalui kolaborasi dengan takmir Masjid Al-Ukhuwah dan Lazismu Kota Pasuruan, program ini menjadi contoh bagaimana sinergi antarunsur persyarikatan dapat menghadirkan kegiatan yang menjawab kebutuhan masyarakat.
Ke depan, PCM dan PCA Purworejo diharapkan semakin berkembang melalui program-program yang berkelanjutan, sebagaimana geliat sejumlah pimpinan cabang Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah lainnya di Kota Pasuruan. Dengan semangat kolaborasi, masjid dan organisasi persyarikatan dapat terus memperluas peran dakwah sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi umat.











