• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Kiai Cepu, Satu-satunya Kader Muhammadiyah yang Menjadi Dosen di Institut Agama Buddha

Yogi Arfan oleh Yogi Arfan
10 bulan yang lalu
in Kabar, Fakta Unik
0
Foto oleh Yogi Arfan/Pasmu

Foto oleh Yogi Arfan/Pasmu

62
SHARES
145
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pada Sabtu, 10 Agustus 2025, Pasuruan kedatangan sosok istimewa: Kiai Cepu, nama yang sudah tidak asing lagi bagi para aktivis seni dan budaya Muhammadiyah. Nama aslinya adalah Kiai Kusen. Ia tidak hanya dikenal sebagai seorang filsuf, budayawan, dan penulis, tetapi juga sebagai seorang pemikir yang secara aktif mengintegrasikan agama, seni, dan budaya dalam satu perspektif yang harmonis.

Saat ini, beliau menjabat sebagai Wakil Ketua Lembaga Seni Budaya PP Muhammadiyah dan juga sebagai Ketua Komite Sastra di Dewan Kesenian Tangerang Selatan. Kepekaannya terhadap isu-isu kontemporer, terutama di zaman digital ini, membuat kehadirannya selalu dinantikan di berbagai forum diskusi.

Dalam kunjungannya ke Pasuruan, Kiai Cepu ingin menemui rekannya, Pak Badri, yang merupakan seorang seniman Muhammadiyah dari Kabupaten Pasuruan. Selama perjalanan ini, kami beruntung bisa bertemu dan bercengkerama dengannya di sebuah warung kopi sederhana yang terletak dekat GOR Kota Pasuruan.

Kami mendapatkan banyak wawasan serta nasihat berharga dari beliau mengenai Islam, seni, filsafat, dan juga tentang esensi Muhammadiyah yang mungkin belum pernah kami dengar sebelumnya.

Related Post

Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026
Profesionalisme pendidik dibangun melalui keteladanan, pengelolaan emosi, pembelajaran berkelanjutan, dan komunikasi sehat. (foto: Nurul Waridah/pasmu.id)

KURMA Edisi Mei 2026: Profesionalisme Aktor Pendidikan dalam Sikap, Peran, dan Keteladanan

30 Mei 2026

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

29 Mei 2026

Masjid Al-Ukhuwah Himpun 6 Sapi dan 10 Kambing Qurban, Distribusikan Hampir 1.800 Kantong Daging

28 Mei 2026

Salah satu hal yang menarik dari perjalanan intelektual Kiai Cepu adalah bahwa ia adalah satu-satunya kader Muhammadiyah yang mengajar di Institut Agama Buddha, bernama Institut Nalanda, di Jakarta, sebuah lembaga pendidikan yang melahirkan calon-calon biksu. Sejak tahun 2018, beliau dipercaya untuk mengajar mata kuliah Pluralisme Agama di tingkat S1 dan S2.

Bagi Kiai Cepu, pendidikan di tengah masyarakat beragam keyakinan bukanlah sebuah ancaman terhadap identitas, melainkan peluang untuk menyebarkan nilai-nilai Islam serta ajaran Muhammadiyah secara inklusif. Ia membagikan pengetahuan tentang Islam hingga esensi ajaran Muhammadiyah, yang disambut baik oleh para mahasiswa. Saking besarnya antusiasme mereka, universitas pun memintanya untuk menjadi dosen tetap.

“Segala sesuatu tergantung cara komunikasinya, bukan semata materinya,” ujar Kiai Cepu.

Prinsip ini terbukti efektif, di mana para mahasiswa Buddha memberikan penilaian tinggi terhadap pengajarannya dengan angka di atas 8, serta senantiasa menunggu pertemuan selanjutnya. Mereka tidak merasa terancam dengan kemusliman Kiai Cepu.

Bahkan pada bulan Ramadan lalu, Kiai Cepu memaparkan makna puasa dalam Islam di hadapan komunitas Buddha, sementara mereka membalas dengan penjelasan tentang konsep puasa dalam ajaran mereka. Pertukaran pemahaman ini bukan hanya memperluas wawasan, tetapi juga menumbuhkan rasa saling hormat.

Kiai Cepu mengaitkan pengalamannya dengan 10 Sifat Muhammadiyah dalam Kepribadian Muhammadiyah, khususnya sifat ke-2 dan ke-3: Memperbanyak kawan dan mengamalkan ukhuwah Islamiyah serta lapang dada, luas pandangan, dengan memegang teguh ajaran Islam. Menurutnya, apa yang ia lakukan sejalan dengan metode dakwah Kiai Ahmad Dahlan yang tetap relevan hingga hari ini.

Kehadiran Kiai Cepu dalam pertemuan antaragama menunjukkan sikap terbuka tidak berarti mengorbankan identitas diri. Sebenarnya, melalui pendekatan yang ramah, dialog dapat menjadi alat dakwah yang lebih ampuh serta menciptakan hubungan kemanusiaan yang lebih kuat.

Kiai Cepu juga menunjukkan bahwa Muhammadiyah merupakan organisasi dakwah yang juga hadir di ruang-ruang dialog budaya dan lintas agama. Dan di sana, dakwah justru menemukan bentuknya yang paling halus dan menyentuh.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: dakwahislammuhammadiyahpendidikan
Share25Tweet16Share4
Yogi Arfan

Yogi Arfan

Kalau orang lain bisa, kenapa harus saya?

Related Posts

Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)
Opini

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

oleh Dary Yumna Joesi
1 Juni 2026
Profesionalisme pendidik dibangun melalui keteladanan, pengelolaan emosi, pembelajaran berkelanjutan, dan komunikasi sehat. (foto: Nurul Waridah/pasmu.id)
Kabar

KURMA Edisi Mei 2026: Profesionalisme Aktor Pendidikan dalam Sikap, Peran, dan Keteladanan

oleh Nurul Mawaridah
30 Mei 2026
MI Muhammadiyah Pasuruan gelar qurban Idul Adha untuk menanamkan kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi. (foto: Istimewa/pasmu.id)
Kabar

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

oleh PasMu Media
29 Mei 2026
Next Post

MKKS SMP Swasta Kota Pasuruan Meriahkan Fun Games Kemerdekaan HUT RI ke-80

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
1 Juni bukan sekadar sejarah; Pancasila adalah kompas persatuan yang menjaga Indonesia tetap utuh. (Ilustrasi: AI)

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

1 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026
Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026
Mengungkap keterkaitan Islam, energi, dan frekuensi antara keyakinan spiritual serta perspektif ilmiah modern. (foto: ilustrasi/shutterstock.com)

Benarkah Zikir Mengubah Energi Tubuh? Rahasia Hubungan Islam, Frekuensi, dan Getaran yang Jarang Dibahas

31 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan