• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Ustaz Abu Nasir Ungkap Rahasia Umar bin Khattab: Asal Usul Kalender Hijriah dan Tantangan Muhammadiyah Melawan Kemustahilan

Marjoko oleh Marjoko
11 bulan yang lalu
in Kabar
0
9
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Ahad, 29 Juni 2025, Kajian Ahad Pagi, Dalam satu tahun, kita mengenal dua belas bulan, di antaranya empat bulan suci atau haram: Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, Rajab. Bulan-bulan ini memiliki kedudukan istimewa dalam sejarah Islam, menjadi saksi bisu peristiwa-peristiwa penting yang membentuk peradaban. Salah satu peristiwa fundamental adalah hijrahnya Rasulullah SAW dari Mekah ke Yatsrib (Madinah), sebuah momen yang sering kali menjadi pertanyaan kapan terjadinya.

Secara historis, Rasulullah SAW hijrah pada tahun 622 Masehi. Penting untuk diingat bahwa penanggalan Hijriah belum ada pada saat itu. Kalender Hijriah baru dicetuskan sekitar 6 atau 7 tahun setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW, tepatnya pada masa kepemimpinan Khalifah Umar bin Khattab (634-644 M). Ide pencatatan ini bermula dari kebutuhan akan sistem administrasi surat-menyurat yang rapi. Kala itu, Umar menerima surat dari Gubernur Yaman yang mengeluhkan tidak adanya sistem penanggalan yang seragam, sehingga menyulitkan pendataan dan kategorisasi surat yang masuk.

Terinspirasi dari kejadian tersebut, dan demi ketertiban administrasi surat, Umar bin Khattab memutuskan untuk membuat kalender baru. Kalender ini dikenal sebagai Kalender Hijriah, dan secara resmi dimulai dari peristiwa hijrahnya Rasulullah SAW. Uniknya, Umar tidak memilih kelahiran atau wafatnya Nabi Muhammad sebagai titik tolak permulaan. Sebaliknya, beliau memilih 1 Muharram sebagai awal kebangkitan umat, sebuah peristiwa yang sangat signifikan dan melambangkan titik balik dalam sejarah Islam.

Sebelum hijrahnya Rasulullah, tepatnya pada tahun 620 M di Yatsrib, di bulan Dzulhijjah, dua belas orang berbaiat kepada Rasulullah di Bai’atul Aqabah. Ini adalah salah satu fondasi awal bagi penyebaran Islam di luar Mekah.

Related Post

Cinta bisa tumbuh berbeda, tetapi pernikahan kokoh ketika dibangun di atas akidah yang sama. (ilustrasi: shutterstock.com

Cinta Beda Mazhab antara Muhammadiyah dan NU: Ketika Hati Bertemu, Haruskah Pernikahan Berpisah?

2 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

29 Mei 2026

Masjid Al-Ukhuwah Himpun 6 Sapi dan 10 Kambing Qurban, Distribusikan Hampir 1.800 Kantong Daging

28 Mei 2026

Peristiwa hijrah itu sendiri melibatkan banyak sahabat Nabi. Salah satunya adalah Shuhaib Ar-Rumi, yang berhijrah terlebih dahulu ke Yatsrib. Suhaib mengorbankan seluruh harta bendanya di Mekah demi perjalanan spiritual ini, sebuah tindakan pengorbanan luar biasa yang terjadi di bulan Muharram. Tak lama setelah itu, di bulan Saffar, Rasulullah SAW menyusul berhijrah. Periode setelah hijrah ini, dari Muharram ke Muharram berikutnya, menjadi saksi eksodus besar-besaran umat Islam dari Mekah ke Yatsrib, menandai titik tolak kebangkitan Islam yang sesungguhnya.

Di Madinah, Rasulullah SAW menunjukkan kepemimpinan yang brilian dengan menyatukan berbagai kelompok, suku, agama, dan ras yang berbeda melalui Piagam Madinah. Piagam ini, yang terdiri dari 27 pasal, mengatur prinsip-prinsip dasar kehidupan bermasyarakat, termasuk monoteisme, kesetaraan, dan perlindungan terhadap Madinah. Pada zamannya, pembuatan Piagam Madinah adalah sebuah kemajuan yang melampaui zamannya, sebuah “lompatan peradaban” yang menjadi sistem kenegaraan dan ide yang sangat ideal.

Kajian Ahad Pagi Darul Arqom, Pemateri dan Narasumber K.H. Dr. Abu Nasir, M.Ag

Meneruskan semangat inovasi dan kebangkitan ini, Muhammadiyah mengambil peran penting dalam melanjutkan amanah Khalifah Umar bin Khattab. Muhammadiyah telah berupaya mewujudkan Kalender Hijriah Global Tunggal, sebuah langkah berani yang mereka sebut sebagai “melawan kemustahilan”. Dalam metode hisab mereka, pergantian bulan tidak lagi bergantung pada terlihatnya hilal secara minimal, melainkan pada kriteria bulan harus berada di atas 4 hingga 6 derajat dari ufuk, berbeda dengan metode sebelumnya yang hanya membutuhkan 0,5 derajat.

Inilah yang menjadikan Muhammadiyah melawan kemustahilan dengan kalender Hijriah global tunggal, demi mencapai kesatuan umat dan menghindari perbedaan satu hari dengan dua tanggal. Upaya ini merupakan bentuk pembayaran peradaban umat dan amanah besar yang diemban Muhammadiyah.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: hijrahislammuhammadiyah
Share4Tweet2Share1
Marjoko

Marjoko

Seorang pecinta tulisan, pengulik desain grafis, and Good Daddy and Hubby in every universe.

Related Posts

Cinta bisa tumbuh berbeda, tetapi pernikahan kokoh ketika dibangun di atas akidah yang sama. (ilustrasi: shutterstock.com
Opini

Cinta Beda Mazhab antara Muhammadiyah dan NU: Ketika Hati Bertemu, Haruskah Pernikahan Berpisah?

oleh Nashrul Muminin
2 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)
Opini

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

oleh Dary Yumna Joesi
1 Juni 2026
MI Muhammadiyah Pasuruan gelar qurban Idul Adha untuk menanamkan kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi. (foto: Istimewa/pasmu.id)
Kabar

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

oleh PasMu Media
29 Mei 2026
Next Post

Eko Prasetyo Bongkar Kunci Keberkahan Hidup: Al-Qur'an, Sholat, Infaq, dan 3S!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Image IPM

Presiden Copot Kepala BGN: Harapan Baru Bagi Pelajar

3 Juni 2026
Cinta bisa tumbuh berbeda, tetapi pernikahan kokoh ketika dibangun di atas akidah yang sama. (ilustrasi: shutterstock.com

Cinta Beda Mazhab antara Muhammadiyah dan NU: Ketika Hati Bertemu, Haruskah Pernikahan Berpisah?

2 Juni 2026
Burung yang rajin berzikir pun bisa mati dengan suara kreek, bagaimana dengan kita (foto: Suharsono/pasmu.id)

Renungan Fajar: Ketika Burung Berzikir Mengajarkan Kita Tentang Kematian

2 Juni 2026
Istri shalihah bukan sekadar pendamping, melainkan benteng yang menggagalkan tipu daya setan. (Ilustrasi: shutterstock.com)

Istri Shalihah, Benteng Rumah Tangga dari Tipu Daya Setan

1 Juni 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan