• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Istighosah dan Doa Bersama “Jogo Kota Pasuruan Aman”: Sinergi Pemerintah, Ulama, dan Masyarakat Wujudkan Kota Kondusif

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
5 bulan yang lalu
in Kabar
0
Foto: Jogo Kota Pasuruan Aman/Wildan

Foto: Jogo Kota Pasuruan Aman/Wildan

31
SHARES
71
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, memimpin acara istighosah dan doa bersama bertajuk “Jogo Kota Pasuruan Aman” yang digelar di depan kantor Wali Kota, Senin 13/10/2025. Acara yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat ini tidak hanya menjadi ikhtiar spiritual, tetapi juga platform politik kebersamaan, menegaskan sinergi antara pemerintah daerah, ulama, dan seluruh organisasi kemasyarakatan.

Nampak hadir jajaran Forkopimda, Ketua DPRD, perwakilan ulama dari NU dan Muhammadiyah, hingga perangkat RT/RW. Ini melambangkan guyub rukun (kebersamaan) seluruh lapisan masyarakat Pasuruan.

Keamanan sebagai Tanggung Jawab Kolektif

Dalam sambutannya, Wali Kota Adi Wibowo menekankan bahwa keharmonisan yang terjalin di Pasuruan adalah warisan luhur dari para kiai dan habaib, yang menjadikan Pasuruan dikenal sebagai Kota Santri. Ia secara tegas menyatakan bahwa tantangan menjaga kondusivitas kota bukan semata-mata tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh warga.

“Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat semata, tapi tentu menjadi tanggung jawab kita semuanya. Kalau masing-masing individu mampu istiqomah, insya Allah kesalehan ini akan termanifestasikan menjadi kekuatan sosial di Kota Pasuruan,” jelas Wali Kota, seraya berharap cita-cita ‘Kota Santri yang berakhlakul karimah’ terwujud.

Related Post

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

Muhammadiyah Kota Pasuruan Gelar Salat Idulfitri di Enam Titik, GOR Dipadati Ratusan Jamaah

20 Maret 2026

Wali Kota juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh ormas Islam—termasuk PCNU, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, LDII, dan Al-Irsad—yang memiliki komitmen kuat untuk menjaga persatuan.

Muhammadiyah: Istighosah sebagai Kearifan Lokal

Menanggapi inisiatif ini, Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Pasuruan, Ustaz Abu Nasir, menilai kegiatan istighosah dan doa bersama sebagai “bagian kearifan lokal” yang positif dan patut dilestarikan.

Menurut Ustaz Abu Nasir, pola semacam ini adalah instrumen penting untuk “merajut kembali hal-hal yang retak” di antara hubungan masyarakat, terutama dalam mengatasi isu-isu sosial dan potensi konflik antar kelompok. Dari sudut pandang muamalah (hubungan sosial keagamaan), Muhammadiyah melihat inisiatif ini sebagai kewajiban bersama untuk menjaga kondisifitas, keamanan, dan harmoni sosial.

“Kami melihatnya dari sudut pandang muamalah, di mana kita memiliki wajib bersama untuk menjaga kondisifitas, keamanan, ketentraman, serta harmoni sosial. Jadi ini memang sangat diperlukan dan positif,” ujar Abu Nasir.

Kedudukan Ormas yang Sejajar (Equal)

Ustaz Abu Nasir juga mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan yang telah memposisikan semua ormas Islam dalam kedudukan equal atau sejajar. “Pemerintah telah memposisikan semua ormas Islam, ormas manapun di Pasuruan ini, dalam posisi sejajar. Muhammadiyah, PCNU, Al-Irsyad, LDII, semuanya bisa bersama-sama semata-mata untuk membangun Kota Pasuruan supaya lebih baik.” Hal ini tentu menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk terus terlibat aktif dalam berbagai event Pemkot.

Peringatan Hari Santri

Mengenai peringatan Hari Santri, Muhammadiyah menyatakan siap mendukung dan terlibat jika dilibatkan oleh Pemkot. Secara internal, Muhammadiyah Kota Pasuruan biasanya memusatkan agenda Hari Santri di Pondok Pesantren, seperti di Pesantren Entrepreneur Almaun Muhammadiyah (SPEAM), dengan mengadakan apel dan upacara yang bernuansa santri.

Acara istighosah kemudian diakhiri dengan pembacaan doa yang penuh hikmat, menegaskan bahwa sinergi spiritual dan sosial antara Pemkot dan masyarakat adalah strategi utama Pasuruan dalam mengukuhkan identitasnya sebagai kota yang berakhlak dan aman.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: dakwahislammuhammadiyahPemerintah Kota Pasuruan
Share12Tweet8Share2
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Kabar

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

oleh Muslim Notonegoro
20 Maret 2026
Kabar

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

oleh Firnas Muttaqin
20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.
Kabar

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

oleh Marjoko
20 Maret 2026
Next Post
Foto: Jogo Kota Pasuruan Aman/Wildan

300 Warga dan Kader Muhammadiyah Kota Pasuruan Ikuti Istighosah “Jogo Kota Pasuruan Aman”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 menjadi penegas presisi hisab KHGT sekaligus simbol kuat arah baru persatuan kalender umat Islam dunia.

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Validasi Astronomis KHGT dan Momentum Menuju Kesatuan Umat

3 Maret 2026
Menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan, Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan menyelenggarakan kajian i’tikaf di lima masjid yang tersebar di Kota Pasuruan.

Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan Gelar Rangkaian Kajian I’tikaf Ramadhan

6 Maret 2026
Menuju 2029, Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan resmi bersinergi kawal demokrasi bersih dan berintegritas.

Langkah Besar Menuju 2029: Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Teken MoU Strategis

3 Maret 2026

Muhammadiyah Kota Pasuruan Siapkan 6 Titik Sholat Idul Fitri 1447 Hijriyah, Ini Daftar Lengkapnya

12 Maret 2026 - Updated On 13 Maret 2026

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026
Dosa adalah malware yang merusak sistem fitrah, dan Ramadhan adalah proses reset total atas virus-virus keburukan.

Khutbah Idul Fitri di Halaman Masjid Baiturrahman: Rekonstruksi Jiwa Menuju Fitrah Orisinal

20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan