• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

H. Djainuri Alief dan Hj. Mudjiati Dianugerahi Penghargaan MUI Kota Pasuruan atas Pengabdian dan Keteladanan

Nur Yasin oleh Nur Yasin
5 bulan yang lalu
in Kabar
0
Bapak Dr. H. Abu Nasir, mewakili keluarga Bapak H. Djainuri (alm.), dan Ibu Ninis, mewakili Ibu Hj. Faruq (almh.), menerima penghargaan dari MUI Kota Pasuruan. foto istimewa

Bapak Dr. H. Abu Nasir, mewakili keluarga Bapak H. Djainuri (alm.), dan Ibu Ninis, mewakili Ibu Hj. Faruq (almh.), menerima penghargaan dari MUI Kota Pasuruan. foto istimewa

31
SHARES
73
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Malang, 1 November 2025. Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pasuruan memberikan penghargaan khusus kepada sembilan tokoh ulama dan penggerak umat yang dinilai telah menunjukkan pengabdian, keikhlasan, dan ketekunan luar biasa dalam mendukung peran serta fungsi MUI selama beberapa periode terakhir.

Salah satu penerima penghargaan tersebut adalah H. Djainuri Alief (Allahummaghfirlahu) mantan Ketua PDM Kota Pasuruan, yang dikenal sebagai sosok alim dan istiqamah dalam mengabdikan diri sebagai Khaadimul Ummah dan Shadiiqul Hukumah. Selain beliau, penghargaan serupa juga diberikan kepada Hj. Mudjiati (almarhumah), mantan Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Pasuruan periode 2015–2020, serta tujuh tokoh ulama lainnya dari berbagai kalangan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, S.T.P., M.Si, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam pembukaan Musyawarah Daerah (MUSYDA) ke-6 MUI Kota Pasuruan periode 2025–2030 yang berlangsung pada Sabtu–Minggu, 1–2 November 2025, di Hotel Savana, Malang.

Dalam kesempatan tersebut, MUI Kota Pasuruan menegaskan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi para tokoh yang selama ini berperan aktif mengawal dan mengoptimalkan peran MUI sebagai lembaga yang menjembatani umat dan pemerintah. Para penerima penghargaan adalah sosok-sosok yang ikhlas, tekun, dan istiqamah dalam mengemban amanah umat serta membantu pemerintah dalam menjaga harmoni dan kemaslahatan bersama.

Related Post

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

Muhammadiyah Kota Pasuruan Gelar Salat Idulfitri di Enam Titik, GOR Dipadati Ratusan Jamaah

20 Maret 2026

Pengurus MUI Kota Pasuruan juga menyampaikan doa agar segala amal jariyah berupa ilmu, tenaga, dan pikiran yang telah dicurahkan oleh para tokoh tersebut diterima sebagai amal saleh di sisi Allah SWT. “Semoga Allah SWT memberikan ganjaran pahala yang sebesar-besarnya atas segala pengabdian mereka,” imbuhnya.

Acara pembukaan Musyda turut dihadiri oleh berbagai pejabat penting, antara lain Wakil Wali Kota Pasuruan, Ketua DPRD Kota Pasuruan, Kapolres, Danramil, Kepala Kemenag Kota Pasuruan, Ketua DP MUI, Wakil Sekretaris MUI Jawa Timur, Bendahara MUI Jawa Timur, serta Ketua MUI Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutannya, Wakil Sekretaris MUI Jawa Timur, Dr. H. M. Hasan Ubaifillah, SH., M.Si, menegaskan pentingnya peran sinergis antara ulama dan umara. “Ada dua kelompok yang dapat membuat manusia menjadi baik atau rusak, yaitu ulama dan umara. Jika keduanya bersinergi dengan baik, maka masyarakat akan sejahtera dan terarah,” ujarnya penuh makna.

Sementara itu, Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar MUI Kota Pasuruan dapat terus mengoptimalkan potensi internalnya serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah. “MUI diharapkan mampu memanfaatkan sumber daya yang ada untuk berperan aktif dalam pembangunan dan kemajuan Kota Pasuruan,” ungkapnya.

Beliau juga menekankan bahwa Jawa Timur merupakan barometer nasional dalam hal keamanan dan ketertiban masyarakat. Dalam konteks itu, peran MUI menjadi sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial melalui empat pilar utama, yakni ilmunya para ulama, keadilan umara, kedermawanan orang kaya, dan doa para fakir miskin.

Dengan terselenggaranya Musyda ke-6 ini, diharapkan MUI Kota Pasuruan semakin mampu memperkuat perannya sebagai pengemban amanah umat, mitra strategis pemerintah, dan pelopor dalam menjaga moralitas serta keharmonisan masyarakat menuju Pasuruan yang lebih religius, damai, dan maju.

Editor: Marjoko

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: muhammadiyahMUIPenghargaan
Share12Tweet8Share2
Nur Yasin

Nur Yasin

Related Posts

Kabar

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

oleh Muslim Notonegoro
20 Maret 2026
Kabar

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

oleh Firnas Muttaqin
20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.
Kabar

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

oleh Marjoko
20 Maret 2026
Next Post

Suara Muhammadiyah Kunjungi PDM Kota Pasuruan, Bahas Pengembangan Ekonomi dan Bisnis Persyarikatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Berita Duka: Ustaz Saiful Hadi Wafat, PDM Kota Pasuruan Kehilangan Sosok Teladan Dakwah

20 Februari 2026
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 menjadi penegas presisi hisab KHGT sekaligus simbol kuat arah baru persatuan kalender umat Islam dunia.

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Validasi Astronomis KHGT dan Momentum Menuju Kesatuan Umat

3 Maret 2026
Menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan, Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan menyelenggarakan kajian i’tikaf di lima masjid yang tersebar di Kota Pasuruan.

Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan Gelar Rangkaian Kajian I’tikaf Ramadhan

6 Maret 2026
Menuju 2029, Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan resmi bersinergi kawal demokrasi bersih dan berintegritas.

Langkah Besar Menuju 2029: Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Teken MoU Strategis

3 Maret 2026

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026
Dosa adalah malware yang merusak sistem fitrah, dan Ramadhan adalah proses reset total atas virus-virus keburukan.

Khutbah Idul Fitri di Halaman Masjid Baiturrahman: Rekonstruksi Jiwa Menuju Fitrah Orisinal

20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan