• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Aisyiyah Kota Pasuruan Serukan Perlindungan Anak di Era Digital pada Podcast Radio Ramapati

Royce Diana Sari oleh Royce Diana Sari
10 bulan yang lalu
in Kabar
0
11
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pada Rabu, 30 Juli 2025, di Radio Ramapati milik pemerintah Kota Pasuruan, hadir Emilis Setyawati, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah, dalam rangka “Hari Anak Nasional 2025.” Kontribusi Pimpinan Daerah Aisyiyah untuk Kota Pasuruan diwujudkan melalui berbagai program dan kegiatan yang tersegmentasi. Kali ini, fokusnya adalah pada era digitalisasi.

Kehadiran teknologi digital tidak dapat dihindari dan telah merambah ke semua aspek interaksi sosial, informasi, serta pemfasilitasan dalam masyarakat, keluarga, pendidikan, dan lingkungan profesional. Kemajuan dalam teknologi dan informasi berjalan seiring dengan meningkatnya kebutuhan manusia untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraannya.

Perkembangan internet dan digitalisasi berjalan dengan sangat cepat. Berbagai kemudahan kini tersedia untuk memenuhi kebutuhan manusia berkat kemajuan media digital dan sosial. Oleh karena itu, setiap orang diharapkan untuk tetap mengikuti perkembangan ini agar tidak tertinggal dalam arus informasi dan globalisasi. Namun, kita juga perlu bersikap selektif agar bisa menyaring pengaruh-pengaruh yang ada.

Dalam menyambut Hari Anak Nasional, Pimpinan Daerah Aisyiyah secara khusus menyatakan jihad melalui sebuah podcast Radio Ramapti Kota Pasuruan. Sebenarnya, anak-anak saat ini tengah menghadapi tantangan besar dalam era digital ini. Apa yang sangat dibutuhkan adalah adanya perlindungan bagi mereka. Perlindungan anak di tengah perkembangan digital merupakan langkah penting untuk melindungi mereka dari dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh internet dan teknologi digital.

Related Post

Profesionalisme pendidik dibangun melalui keteladanan, pengelolaan emosi, pembelajaran berkelanjutan, dan komunikasi sehat. (foto: Nurul Waridah/pasmu.id)

KURMA Edisi Mei 2026: Profesionalisme Aktor Pendidikan dalam Sikap, Peran, dan Keteladanan

30 Mei 2026
MI Muhammadiyah Pasuruan gelar qurban Idul Adha untuk menanamkan kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi. (foto: Istimewa/pasmu.id)

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

29 Mei 2026

Masjid Al-Ukhuwah Himpun 6 Sapi dan 10 Kambing Qurban, Distribusikan Hampir 1.800 Kantong Daging

28 Mei 2026

Kuliah Belasan Juta, tapi Susah Dapat Kerja: Ada yang Salah dengan Kampus Kita?

27 Mei 2026

“Ada 3 hal yang harus kita lakukan untuk menjaga anak-anak kita, yaitu memberikan pedoman bagaimana menggunakan gadget yang seharusnya dan sesuai kebutuhannya, ada komitmen antara orang tua dan anak tentang penggunaan gadget dan pemanfaatan internet, dan yang ketiga adalah ada ruang komunikasi saat berselancar di media internet dan media social,” ujar Emilis dalam sesi podcast pagi itu.

“Tak kalah penting peran orang tua, pemerintah dan lingkungan agar anak tidak terpuruk dan terjerumus dalam selancar yang salah saat penggunaan digitalisasi. Salah satu misal, contoh atau teladan yang baik harus diberikan oleh orang tua dan keluarga, regulasi yang tegas juga harus diciptakan oleh pemerintah agar anak anak terlindungi,” tambahnya.

Aisyiyah sebagai organisasi perempuan yang berdiri dan berkiprah sejak tahun 1917 berkomitmen untuk senantiasa mencintai dan mendidik anak sebagai generasi umat dan bangsa. Aisyiyah melalui program GACA (Gerakan Aisyiyah Cinta Anak) yang dirilis oleh Pimpinan Pusat Aisyiyah tahun 2017 merupakan wujud kepedulian terhadap anak sebagai upaya pencegahan tindak kekerasan terhadap anak, baik di lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat sekitar.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: AisyiyahAnakdakwahDigitalmuhammadiyah
Share4Tweet3Share1
Royce Diana Sari

Royce Diana Sari

Related Posts

Profesionalisme pendidik dibangun melalui keteladanan, pengelolaan emosi, pembelajaran berkelanjutan, dan komunikasi sehat. (foto: Nurul Waridah/pasmu.id)
Kabar

KURMA Edisi Mei 2026: Profesionalisme Aktor Pendidikan dalam Sikap, Peran, dan Keteladanan

oleh Nurul Mawaridah
30 Mei 2026
MI Muhammadiyah Pasuruan gelar qurban Idul Adha untuk menanamkan kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi. (foto: Istimewa/pasmu.id)
Kabar

MasyaAllah! MI Muhammadiyah Pasuruan Sembelih 5 Kambing Qurban, Siswa Belajar Ikhlas dan Peduli Sesama

oleh PasMu Media
29 Mei 2026
Kabar

Masjid Al-Ukhuwah Himpun 6 Sapi dan 10 Kambing Qurban, Distribusikan Hampir 1.800 Kantong Daging

oleh Yogi Arfan
28 Mei 2026
Next Post

Santri Speam Raih 16 Medali di Tapak Suci National Students Championship

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Istri shalihah bukan sekadar pendamping, melainkan benteng yang menggagalkan tipu daya setan. (Ilustrasi: shutterstock.com)

Istri Shalihah, Benteng Rumah Tangga dari Tipu Daya Setan

1 Juni 2026
1 Juni bukan sekadar sejarah; Pancasila adalah kompas persatuan yang menjaga Indonesia tetap utuh. (Ilustrasi: AI)

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

1 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026
Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan