• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Opini

Sudut Pandang Islam Tentang Jodoh yang Tak Kunjung Datang

Dary Yumna Joesi oleh Dary Yumna Joesi
2 menit yang lalu
in Opini
0
Jodoh bukan ukuran takwa. Lajang hingga wafat bisa jadi mulia jika hati tetap dekat Allah. (Ilustrasi: AI)

Jodoh bukan ukuran takwa. Lajang hingga wafat bisa jadi mulia jika hati tetap dekat Allah. (Ilustrasi: AI)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Dalam kajian Islam yang diangkat dari berbagai referensi tafsir, hadits, dan kitab ulama terkemuka, disampaikan bahwa menjelang usia kepala tiga atau empat, pertanyaan “Kapan nikah?” kerap berubah dari basa-basi menjadi tekanan sosial yang menyesakkan. Di masyarakat, berkembang stigma tak tertulis bahwa kesuksesan hidup seorang muslim—terutama muslimah—baru lengkap jika sudah menikah. Namun, kajian ini mengajak umat untuk memahami bahwa jika takdir berkata lain hingga akhir hayat, itu bukan tanda kurang iman, kurang doa, atau azab dari Allah.

Dalam Islam, jodoh adalah rezeki yang unik. Garis takdir setiap manusia, termasuk jodoh, sudah ditulis di Lauh Mahfuzh. Ada yang dipertemukan di usia muda, ada yang setelah beberapa kali perceraian, dan ada pula yang jodohnya disimpan Allah untuk di akhirat. QS. Az-Zariyat: 49 tentang segala sesuatu berpasang-pasangan sering disalahartikan. Padahal, bagi yang tidak menikah di dunia, janji pasangan akan digenapi di surga.

Kajian ini juga menyoroti fakta sejarah tentang para ulama besar yang wafat dalam status lajang, seperti Imam An-Nawawi, Ibnu Taimiyah, dan Imam Thabari. Mereka justru membawa manfaat besar bagi umat. Tidak menikah bukan berarti tidak menyempurnakan agama. Bahkan, seorang muslim atau muslimah yang menjaga kesucian, menjauhi zina, dan rida atas ketetapan Allah hingga wafat, tidak akan pernah rugi. Rasulullah SAW bersabda bahwa di surga tidak ada orang yang melajang.

Hidup adalah ruang ujian dengan bentuk soal yang berbeda-beda. Ada yang diuji dengan pernikahan yang tidak harmonis, ada yang diuji dengan keturunan, dan ada yang diuji dengan kesendirian. Masing-masing punya celah pahala. Menahan diri dari maksiat saat melajang adalah ladang pahala besar. Standar bahagia bukan milik netizen, melainkan milik Allah. Fokuslah pada hubungan dengan Allah, bakti kepada orang tua, dan kebermanfaatan bagi lingkungan. Menikah adalah ibadah, tetapi menjadi hamba yang bertakwa dalam kesendirian juga ketaatan luar biasa. Allah tidak melihat status pernikahan, melainkan ketakwaan dalam dada.

Related Post

Kamis malam: umat Islam berdoa, umat Katolik berjaga. Satu rindu pada Tuhan, dua tradisi yang indah. (Ilustrasi:AI)

Jejak Kamis Malam Dalam Islam Dan Kristen, Dari Shalawat Hingga Devosi Yang Bertahan Berabad-abad.

12 Juni 2026
Iman makrifat harus naik, jangan ikut-ikutan; teliti informasi sebelum percaya, itu ciri berakal sehat. (foto:Firnas Muttaqin/pasmu.id)

Menyelami Makna Iman di Era Kecanggihan Teknologi

12 Juni 2026

Haji Wada’ Haji yang Pertama dan Terakhir Bagi Rasulullah

11 Juni 2026

Di Mana Letak Akhlak Kita?

9 Juni 2026

Referensi kajian ini antara lain Tafsir Al-Qur’an Surat Ali ‘Imran Ayat 39 tentang Nabi Yahya AS sebagai hashuran, konsep qadha dan qadar dalam jodoh, jurnal sosiologi Islam tentang stigma masyarakat, konsep kifayah dan qana’ah, serta penelitian psikologi modern tentang aktualisasi diri. Kitab Al-Ulama Al-Azzab karya Syekh Abdul Fattah Abu Ghuddah, Tafsir Al-Mishbah karya M. Quraish Shihab, dan Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali juga menjadi rujukan utama dalam kajian ini.

Editor: Marjoko

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: islamJodoh
ShareTweetShare
Dary Yumna Joesi

Dary Yumna Joesi

Mechanical Engineering graduate specializing in materials, manufacturing, and energy conversion, currently serving as an Automotive Engineering teacher and school data administrator (operator) at SMK Muhammadiyah 1 Pasuruan. \,,/ Just Enjoyneering this life \,,/

Related Posts

Kamis malam: umat Islam berdoa, umat Katolik berjaga. Satu rindu pada Tuhan, dua tradisi yang indah. (Ilustrasi:AI)
Opini

Jejak Kamis Malam Dalam Islam Dan Kristen, Dari Shalawat Hingga Devosi Yang Bertahan Berabad-abad.

oleh Nashrul Muminin
12 Juni 2026
Iman makrifat harus naik, jangan ikut-ikutan; teliti informasi sebelum percaya, itu ciri berakal sehat. (foto:Firnas Muttaqin/pasmu.id)
Kajian

Menyelami Makna Iman di Era Kecanggihan Teknologi

oleh Firnas Muttaqin
12 Juni 2026
Ust. Heru Winarno paparkan sejarah Haji Wada' dan 12 poin khutbah perpisahan Rasulullah di Masjid Darul Arqom. (foto:Suharsono/pasmu.id)
Kajian

Haji Wada’ Haji yang Pertama dan Terakhir Bagi Rasulullah

oleh Suharsono
11 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Jodoh bukan ukuran takwa. Lajang hingga wafat bisa jadi mulia jika hati tetap dekat Allah. (Ilustrasi: AI)

Sudut Pandang Islam Tentang Jodoh yang Tak Kunjung Datang

15 Juni 2026
Kelajangan bukan kekalahan, melainkan ruang sunyi untuk memenangkan cinta kepada-Nya. (Ilustrasi: AI)

Lentera yang Tetap Menyala

15 Juni 2026
Sabuk biru bukan hadiah, melainkan saksi bisu perjuangan panjang kader Tapak Suci yang tak kenal lelah. (Foto:Nashrul Mu'minin/Pasmu.id)

Sabuk Biru Itu Bukan Hadiah, Tapi Bukti Perjuangan

15 Juni 2026
Ust. Nur Adi Septyanto mengajak jamaah Masjid Al Kautsar meneladani keteguhan iman kaum Anshar. (foto: Suharsono/pasmu.id)

Ustaz Nur Adi Septyanto Kupas Hikmah Baitul Aqabah di Masjid Al Kautsar

14 Juni 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan