• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kajian

Menyelami Makna Iman di Era Kecanggihan Teknologi

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
56 detik yang lalu
in Kajian
0
Iman makrifat harus naik, jangan ikut-ikutan; teliti informasi sebelum percaya, itu ciri berakal sehat. (foto:Firnas Muttaqin/pasmu.id)

Iman makrifat harus naik, jangan ikut-ikutan; teliti informasi sebelum percaya, itu ciri berakal sehat. (foto:Firnas Muttaqin/pasmu.id)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Suasana haru dan penuh perenungan menyelimuti Masjid At-Taqwa Jagalan pada Kamis malam (11/6/2026). Puluhan jamaah yang memadati area masjid tampak larut dalam tausiyah Ustadz Anang Abdul Malik yang mengupas perbandingan kadar keimanan antara umat di masa Rasulullah SAW dengan generasi modern yang serba digital. Dengan gaya ceramah yang sarat analogi dan menyentuh hati, sang ustadz membuka pengajian dengan mengutip sabda Nabi tentang keberuntungan dua golongan umat.

“Rasulullah bersabda, ‘Thuba li man raani wa amana bi, wa thuba li man lam yarani wa amana bi’. Beruntunglah orang yang melihatku dan beriman kepadaku, dan sungguh beruntung orang yang tidak pernah melihatku namun mereka beriman kepadaku. Nah, kita yang hidup di akhir zaman ini harus meniru cara para sahabat dalam mencintai beliau,” ujar Ustadz Anang mengawali tausiyah.

Lebih lanjut, ia menyoroti tantangan berat yang justru dihadapi umat masa kini meskipun secara fisik fasilitas hidup jauh lebih nyaman. Menurutnya, godaan dan kebingungan dalam menentukan kebenaran semakin kompleks. Ia mencontohkan kemudahan transportasi untuk beribadah yang kerap disalahartikan, hingga kemunculan kecerdasan buatan dan robot yang membuat manusia sulit membedakan mana yang asli dan mana yang buatan. “Jangan dikira tantangan sekarang ringan. Ini ujian besar bagi keimanan,” tegasnya.

Untuk menghadapi kondisi tersebut, Ustadz Anang mengajak jamaah agar tidak berhenti pada iman turunan atau sekadar ikut-ikutan lingkungan. Ia menekankan perlunya peningkatan kualitas ke tingkat iman makrifat, yaitu iman yang didasari oleh kajian, ilmu, dan penelitian sungguh-sungguh. Dua dalil utama pun disitir untuk memperkuat pesan agar umat Islam selektif dan teliti dalam menerima informasi. Pertama, Surat Az-Zumar ayat 18: “(Yang) mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal sehat.” Kedua, hadits riwayat Muslim: “Katakanlah: ‘Aku beriman kepada Allah’, kemudian beristikamahlah (teguh pendirian).”

Related Post

Ust. Heru Winarno paparkan sejarah Haji Wada' dan 12 poin khutbah perpisahan Rasulullah di Masjid Darul Arqom. (foto:Suharsono/pasmu.id)

Haji Wada’ Haji yang Pertama dan Terakhir Bagi Rasulullah

11 Juni 2026
Kemuliaan manusia tidak diukur harta atau jabatan, melainkan akhlak dan ketakwaannya. (Ilustrasi: AI)

Di Mana Letak Akhlak Kita?

9 Juni 2026

Mengkaji Energi: Menemukan Titik Temu Antara Islam dan Konversi Energi

9 Juni 2026

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026

Di akhir ceramah, Ustadz Anang mengingatkan bahwa Allah tidak akan mewariskan pemahaman Al-Qur’an kepada orang yang malas berpikir. “Sehat fisik dan sehat akal adalah amanah. Pakailah untuk meneliti kebenaran,” pungkasnya, mengajak jamaah mensyukuri nikmat akal dan melatih empati sejak dini agar mampu membedakan yang hak dan batil di tengah derasnya arus informasi.

Editor:Marjoko

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: imanislamteknologi
ShareTweetShare
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Ust. Heru Winarno paparkan sejarah Haji Wada' dan 12 poin khutbah perpisahan Rasulullah di Masjid Darul Arqom. (foto:Suharsono/pasmu.id)
Kajian

Haji Wada’ Haji yang Pertama dan Terakhir Bagi Rasulullah

oleh Suharsono
11 Juni 2026
Kemuliaan manusia tidak diukur harta atau jabatan, melainkan akhlak dan ketakwaannya. (Ilustrasi: AI)
Opini

Di Mana Letak Akhlak Kita?

oleh Nashrul Muminin
9 Juni 2026
Menyalakan lampu hemat energi adalah bentuk nyata jadi khalifah yang merawat bumi, bukan merusaknya. (Ilustrasi:shutterstock.com)
Opini

Mengkaji Energi: Menemukan Titik Temu Antara Islam dan Konversi Energi

oleh Dary Yumna Joesi
9 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Iman makrifat harus naik, jangan ikut-ikutan; teliti informasi sebelum percaya, itu ciri berakal sehat. (foto:Firnas Muttaqin/pasmu.id)

Menyelami Makna Iman di Era Kecanggihan Teknologi

12 Juni 2026
Ust. Heru Winarno paparkan sejarah Haji Wada' dan 12 poin khutbah perpisahan Rasulullah di Masjid Darul Arqom. (foto:Suharsono/pasmu.id)

Haji Wada’ Haji yang Pertama dan Terakhir Bagi Rasulullah

11 Juni 2026
Pemimpin pro rakyat memperkuat rupiah melalui kepercayaan, stabilitas ekonomi, dan keberpihakan nyata. (Ilustrasi: pasmu.id)

Rupiah Kuat di Tangan Pemimpin Pro Rakyat: Pelajaran dari BJ Habibie

10 Juni 2026
Kemuliaan manusia tidak diukur harta atau jabatan, melainkan akhlak dan ketakwaannya. (Ilustrasi: AI)

Di Mana Letak Akhlak Kita?

9 Juni 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan