• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Opini

Mengkaji Energi: Menemukan Titik Temu Antara Islam dan Konversi Energi

Dary Yumna Joesi oleh Dary Yumna Joesi
35 detik yang lalu
in Opini
0
Menyalakan lampu hemat energi adalah bentuk nyata jadi khalifah yang merawat bumi, bukan merusaknya. (Ilustrasi:shutterstock.com)

Menyalakan lampu hemat energi adalah bentuk nyata jadi khalifah yang merawat bumi, bukan merusaknya. (Ilustrasi:shutterstock.com)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Dalam kajian bertajuk “Konversi Energi dalam Perspektif Islam: Menghidupkan Lampu, Menjaga Bumi”, diulas bahwa aktivitas sehari-hari seperti menyalakan lampu hemat energi, mengendarai motor listrik, atau memasang panel surya ternyata memiliki keterkaitan erat dengan ajaran Islam. Sering kali masyarakat memisahkan ilmu agama dan sains, padahal Islam memiliki pandangan visioner tentang pengelolaan alam.

Pertama, konsep khalifah dalam Al-Qur’an menegaskan bahwa manusia adalah pemimpin yang bertanggung jawab merawat bumi. Memanfaatkan energi matahari melalui panel surya atau energi angin melalui turbin merupakan bentuk nyata menjalankan amanah tersebut, karena tidak merusak alam seperti pembakaran batu bara yang menghasilkan emisi karbon tinggi. Kedua, firman Allah dalam QS. Ar-Rum ayat 41 menyebutkan bahwa kerusakan di darat dan laut disebabkan ulah manusia. Krisis iklim dan polusi akibat bahan bakar fosil adalah wujud fasad (kerusakan). Beralih ke energi bersih seperti air, angin, atau surya menjadi solusi konkret untuk menghentikan kerusakan ini, sekaligus menjalankan perintah agama.

Ketiga, prinsip tabzir (mubazir) dalam QS. Al-Isra ayat 27 mengingatkan bahwa pemboros adalah saudara setan. Dalam hukum termodinamika, konversi energi selalu menyisakan energi terbuang (entropi). Teknologi yang tidak efisien atau pemborosan listrik di rumah adalah bentuk tabzir. Sebaliknya, menggunakan lampu LED atau perangkat hemat energi mencerminkan penerapan anti-mubazir. Para ulama dan pakar mengajak umat untuk membawa semangat green energy ke kehidupan sehari-hari melalui langkah-langkah kecil yang bernilai ibadah, seperti memilih teknologi efisien, mendukung energi terbarukan, serta mengedukasi diri tentang asal listrik yang digunakan. Dengan memandang konversi energi sebagai amanah spiritual, setiap hemat energi dan inovasi teknologi bersih menjadi perwujudan iman, bukan sekadar tren lingkungan.
Editor:Marjoko

Related Post

Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026
Ilustrasi Inovasi Teknologi di Zaman Islam Kuno/Generate by AI

Bukan Mitos, Dunia Islam Pernah jadi Laboratorium Inovasi Terbesar dengan Revolusi Teknologi

15 Mei 2026

Habis Gelap Terbitlah Terang adalah Kutipan Ayat Al-Qur’an

21 April 2026

Menjawab Zaman, ‘Aisyiyah Kota Pasuruan Perkuat Sinergi Lewat Halal Bihalal 1447 H

3 April 2026

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: energiislam
ShareTweetShare
Dary Yumna Joesi

Dary Yumna Joesi

Mechanical Engineering graduate specializing in materials, manufacturing, and energy conversion, currently serving as an Automotive Engineering teacher and school data administrator (operator) at SMK Muhammadiyah 1 Pasuruan. \,,/ Just Enjoyneering this life \,,/

Related Posts

Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)
Opini

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

oleh Dary Yumna Joesi
1 Juni 2026
Ilustrasi Inovasi Teknologi di Zaman Islam Kuno/Generate by AI
Sejarah

Bukan Mitos, Dunia Islam Pernah jadi Laboratorium Inovasi Terbesar dengan Revolusi Teknologi

oleh Dary Yumna Joesi
15 Mei 2026
Literasi sejati bukan sekadar membaca, melainkan memahami makna lalu berani mengubah kegelapan menjadi cahaya.
Opini

Habis Gelap Terbitlah Terang adalah Kutipan Ayat Al-Qur’an

oleh Marjoko
21 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Menyalakan lampu hemat energi adalah bentuk nyata jadi khalifah yang merawat bumi, bukan merusaknya. (Ilustrasi:shutterstock.com)

Mengkaji Energi: Menemukan Titik Temu Antara Islam dan Konversi Energi

9 Juni 2026
TK ABA 2 Kota Pasuruan kembali meraih Juara 1 Soeropati Marching Competition 2026 membanggakan. (foto: istimewa)

TK ABA 2 Kota Pasuruan Raih Juara 1 Soeropati Marching Competition 2026

9 Juni 2026
Semarak Milad 'Aisyiyah ke-109: senam, cek kesehatan, bazar, dan tasyakuran untuk hidup sehat. (foto: Mawaridah/pasmu.id)

Semarak Milad ‘Aisyiyah ke-109, Senam Bersama Ibu Wakil Wali Kota Pasuruan Menjadi Syiar Healthy Life Campaign

7 Juni 2026
Rehab Masjid Darul Arqom Masuk Fase Kritis, Pekerja Lakukan Ini Biar Kubah Besar Tak Rembes Lagi. (Foto: Agus/pasmu.id)

Rehab Masjid Darul Arqom, Pekerja Lakukan Ini Biar Kubah Besar Tak Rembes Lagi

7 Juni 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan